Jumat, 17 April 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Warga Tolak Alih Fungsi Fasum Untuk Koperasi Merah Putih, Nama Khairul Kamal Diisebut Terlibat
Kamis, 13 November 2025 19:25:00

Warga Tolak Alih Fungsi Fasum Untuk Koperasi Merah Putih, Nama Khairul Kamal Diisebut Terlibat

Kamis, 13 November 2025 19:25:00
BAGIKAN:

DUMAI, POROSRIAU.COM - Warga Jalan Paus kelurahan Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat menolak pembangunan perkantoran koperasi merah putih di lahan peruntukan fasilitas umum komplek Yaptapena Dumai.

Demikian diungkapkan Rizki Kurniawan salah seorang warga jalan Paus Dumai.

Menurut kordinator Aliansi Rakyat Untuk Keadilan ini, berdasarkan surat perjanjian pemerintah dengan PT pertamina tahun 2016 menyebutkan bahwa fasilitas umum hanya bisa dipergunakan untuk kepentingan masyarakat  sekitar diantaranya, untuk pembangunan jalan, jembatan, pasar rakyat tempat ibadah dan taman bermain.
 
"Sejak tahun 2016 Fasum Komplek Yaktapena disepakati untuk kepentingan masyarakat sekitar bukan untuk bisnis pihak ketiga," ujar Rizki.

Ditambahkan Rizki Kurniawan, alih fungsi lahan sebagai perkantoran sekaligus tempat produksi makanan bergizi tersebut disebut disebut karena adanya campur tanggan dari salah seorang orang dekat Wali Kota Dumai,

"Pembangunan kantor Koperasi tersebut disebut-sebut karena ada campur tanggan Khairul Kamal orang dekat Walikota yang juga warga jalan Paus," Jelas Rizki Kurniawan.

Pembangunan Fasilitas  umum dengan luas 2628 m3 tersebut,  kini sudah mulai dilakukan pemancangan. 

Mandor lapangan yang ditemui media menyebutkan bangunan yang sedang dikerjakan ini merupakan kantor koperasi merah putih milik kodim.

Salah seorang warga yang enggan disebut jatidirinya, saat ditemui media menyebutkan pembangunan gedung perkantoran koperasi merah putih bertentangan dengan harapan masyarakat karena fasilitas umum yang  seharus nya untuk kepentingan masyarakat kini dialihkan jadi perkantoran koperasi.

"Warga sangat keberatan dengan alih fungsi fasum jadi kantor koperasi. Sore ini, warga melakukan aksi penolakan," jelasnya. (saf)

  Berita Terkait
  • Warga Tolak Alih Fungsi Fasum untuk Koperasi Merah Putih, Nama Khairul Kamal Diisebut Terlibat

    5 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Warga Jalan Paus kelurahan Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat menolak pembangunan perkantoran koperasi merah putih di lahan peruntukan fasilitas umum komplek Yaptapena Dum

  • Khairul Kamal Bantah Ikut Dalam Koperasi Merah Putih dan Pengalihan Fasum Komplek Yaktapena

    5 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri, Khairul Kamal ST, membantah terlibat dan ikut dalam proses pembangunan perkantoran Koperasi Merah Putih di jalan Pa

  • Setelah Setnov, KPK Diminta Usut Dugaan Suap Zulhas

    8 tahun lalu

    Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat Ketua DPR nonaktif Setya Novanto dalam kasus korupsiproyek pengadaan e-KTP, masyarakat berharap agar KPK dapat mengusut tuntas semua kasus dugaan korupsi yang melibatkan para wakil rakyat.

  • Belasan Miliar Mengalir di Pipa Air

    10 tahun lalu

    Para stakeholder yang diduga kuat melakukan penyalahan wewenang hingga menimbulkan kerugian negara puluhan miliar tidak tersentuh dengan hukum. bahkan para saksi sudah bolak balik diperiksa namun belum ada tersangka

  • Berkedok Koperasi Militer, Alfian Diduga Leluasa Tampung Arang Bakau Asal Rupat

    10 bulan lalu

    RUPAT, POROSRIAU.COM - Puluhan hektar lahan mangrove di sepanjang bibir pantai laut pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Riau, terancam musnah. Pasalnya, puluhan dapur arang ilegal berbahan baku ma

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.