Sabtu, 19 Oktober 2019
  • Home
  • KEPRI
  • PLN Riau-Kepri Teken MoU PJBL Berbasis Energi Baru Terbarukan 18,4 MW
Rabu, 24 Juli 2019 10:51:00

PLN Riau-Kepri Teken MoU PJBL Berbasis Energi Baru Terbarukan 18,4 MW

Rabu, 24 Juli 2019 10:51:00
BAGIKAN:
Antaranews
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, M Irwansyah Putra (dua kanan) menandatangani MoU PJBL energi listrik baru terbarukan, disaksikan oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto (kanan), di Kantor PLN Distribu

Pekanbaru, POROSRIAU.COM- PT PLN (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang Jual Beli Listrik atau PJBL pembangkit energi baru terbarukan dengan empat pengembang swasta, dengan total kapasitas penyaluran listrik untuk wilayah kerja Provinsi Riau dan Kepulauan Riau sebesar 18,4 megawatt (MW).

Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, M Irwansyah Putra, dan disaksikan oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto, di Kantor PLN Distribusi Lampung bertepatan dengan Forum Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN se-Regional Sumatera, Selasa.

Dalam sambutannya, Wiluyo mengungkapkan dukungannya kepada para pengembang Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk dapat mengembangkan potensi renewable energi khususnya di daerah-daerah yang masih menggunakan Diesel atau BBM sebagai bahan bakar listrik.

“Alhamdulillah saat ini telah dilaksanakan penandatangan Mou dengan para pengembang EBT, semoga dengan pengembangan tenaga listrik dengan renewable energi, dapat menyediakan listrik yg handal dan affordable untuk masyarakat,” kata Wiluyo dalam pernyataan pers kepada Antara di Pekanbaru.

Ia mengatakan MoU tersebut menjadi bentuk keseriusan PLN dalam penyediaan dan memperkuat sistem kelistrikan daerah melalui energi baru terbarukan yang menjadi target pemerintah.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri (UIWRKR) M. Irwansyah Putra, mengungkapkan bahwa potensi energi terbarukan di Provinsi Riau dan Kepri sangat besar sehingga bisa dioptimalkan untuk meningkatkan keandalan dalam penyediaan energi listrik untuk masyarakat.

“Penandatanganan ini merupakan salah satu upaya untuk menekan BPP dan meningkatkan mutu penyediaan tenaga listrik di wilayah kerja PLN UIW Riau dan Kepri, tentunya dengan memanfaatkan EBT untuk pembangkit listrik," ujar Irwansyah.

Irwansyah menambahkan, penandatanganan ini merupakan komitmen PLN UIW Riau dan Kepri untuk memenuhi target bauran energi terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025.

Penandatangan antara PLN dan empat pengembang energi baru terbarukan antara lain :

1. PT AKUO Energy Indonesia yang bekerjasama terkait Penyaluran Tenaga Listrik sebesar 2 MW dengan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa dan atau Tenaga Surya. Kerjasama Penyaluran Tenaga Listrik ini pada prinsipnya untuk meningkatkan mutu tenaga listrik di Dabo Singkep.

2. PT Kundur Energi terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik 2,4 MW dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa, untuk mendukung penyediaan listrik di Tanjung Batu, Pulau Kundur.

3. PT Sentosa Jasa Purnama dengan nilai penyaluran kapasitas tenaga listrik 10x400 kW (4 MW) untuk Kabupaten Natuna. Penyaluran tenaga listrik ini melalui Pembangkit listrik tenaga biomassa.

4. PT Pengembangan Investasi Riau, dengan total kapasitas kerjasama 10 MW. Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini akan meningkatkan mutu kelistrikan di Kabupaten Siak.(ANTARANEWS)

  Berita Terkait
  • Program Listrik Kementrian ESDM Bakal Terangi Pedesaan Di Meranti

    2 tahun lalu

    Kalau di Provinsi Riau, rasio eletrifikasi 89% dengan kata lain masih ada 11% yang desa belum menikmati listrik. Sesuai program nawacita Presiden Jokowi, kita menargetkan 2019 sudah terang benderang semua atau minimal 97%.

  • Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?

    3 tahun lalu

    POROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi

  • Menuju Swasembada Pangan, Pemkab Rohil Berbenah Disektor Pertanian Dan Perkebunan

    2 tahun lalu

    Program ketahanan pangan dimasa kepemimpinan Bupati Rohil H Suyatno terus mengukir prestasi dengan keberhasilnya membina berbagai kelompok tani dalam memachttp://porosriau.com/editor/kcfinder/upload/images/BUP12.pngu peningkatan sektor pertanian hingga pe

  • Ayat Cahyadi: Mulai Dari Rumah Sendiri, Dengan Begitu Kota Kita Bersih, Asri Dan Nyaman

    2 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam menjaga keindahan serta kebersihan kota, seperti menanam pohon penghijau dan rutin mengangkut sampah yang ada diberbagai ruas jalan.

  • Wabup Meranti Sampaikan Jawaban Kepala Daerah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Terkait Nota Keuangan APBD-P Tahun 2018.

    tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, menyampaikan jawaban Kepala Daerah terhadap Pandangan Umum Fraksi terkait Nota Keuangan APBD-P Tahun 2018, bertempat di Ruang Rapat Par

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.