Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • MERANTI
  • Isak Tangis H. Syahril Warnai Wisuda 108 Mahasiswa STAI-NH 12 Diantaranya Lulus Comlaude
Kamis, 21 Desember 2017 15:59:00

Isak Tangis H. Syahril Warnai Wisuda 108 Mahasiswa STAI-NH 12 Diantaranya Lulus Comlaude

Oleh: Manik
Kamis, 21 Desember 2017 15:59:00
BAGIKAN:
Ketua YP3NH H.Syahril M.Pd pada acara Wisuda Mahasiswa STAI-NH, Rabu (20/12/207).

SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) -
Prosesi Wisuda 108  Mahasiswa STAI-NH Selatpanjang yang 12 diantaranya lulus Comlaude, pada Rabu (20/12/2017) , diwarnai isak tangis Ketua Yayasan Pondok Pesantren (YP3NH) Nurul Hidayah, H.Syahril M.Pd.

Rasa haru menyelimuti fikiran tokoh masyarakat Bugis yang satu ini, sebab, dengan Kondisi tanpa ada bantuan dari pemerintah daerah, STAI-NH yang di pimpinya telah menciptakan ratusan Sarjana berprestasi.

H. Syahril selaku Ketua yayasan YP3NH menceritakan kepada POROSRIAU.COM, bahwa STAI-NH yang merupakan sebuah Perguruan Tinggi dan tegak berdiri di kabupaten yang sudah memasuki usia ke 9 tahun, tidak pernah memperoleh bantuan dari Pemerintah Daerah.

Memang apa yang saya lakukan ini belum seberapa, tapi untuk melepaskan masayarakat dari belenggu kemiskinan dan kebodohan adalah sebuah kewajiban dari pemerintah, dan sudah barang tentu untuk memberikan ilmu harus pula melalui proses pendidikan.

Tapi apa mau dikata, dari awal berdiri hingga sekarang ini, STAI-NH memang belum pernah mendapat bantuan, ungkap H. Syahril, mengulang perkataannya.

Dihadapan staf Ahli bupati kepulauan Meranti M. Arif MM serta Wakil Ketua DPRD Meranti Taufiqurrahman dan tamu undangan lain yang hadir ketika acara tersebut, H. Syahril juga melontarkan pertanyaan , " Yang kami didik anak siapa ? , yang kami didik masyarakat siapa ?.

Yang kami didik ini masyarakat Bapak, masyarakat Kabupaten Kepuluan Meranti, bukan masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Pak" papar H.Syahril.

Kalau yang Kuliah  di STAI-NH ini dari keluarga kaya, mereka pasti kuliah di pekanbaru, bandung, jogja ataupun jakarta.

Tak mampu menahan isak tangisnya, H. Syahril terus menuturkan kepada semua yang hadir bahwa, Perjuangan mahasiswa disini  murni biaya dari hasil pribadi, bayar kuliah pribadi, biaya ongkos penyebrangan pribadi bahkan banyak diantara Mahasiswa STAI-NH yang tidak bayar uang semester pak, ucapnya dengan nada tersendat.

Mudah-mudahan ilmu yg didapat selama belajar bisa bermanfaat, dan bersemangatlah dalam meninggalkan kemiskinan, bersemangatlah mengurangi krisis kebodohan.

Senada dengan Ketua YP3NH H.Syahril M. Pd, Wakil Kopertais 12 Riau-Kepri, Dr.Saifudin MA juga mengungkapkan rasa kecewanya,
"Saya sangat menyayangkan hal ini terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti, tugas kami (Kopertais Red) untuk memberikan pengawasan, pengendalian, serta pembinaan terhadap Perguruan Tinggi dibawah naungan kopertais.

STAI-NH ini memang milik yayasan,  tapi pada hakikatnya milik seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti,  juga sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang prodinya di akui Negara, statusnya legal menurut Undang- Undang.

Ia berharap,  agar Wisudawan  menjadi sarjana yang kompeten jangan impoten, jadilah sarjana yang kuat bukan yang lemah "  dan harus menjadi putra- putri daerah yang mampu mengabdi dikampung sendiri

Dalam kesempatan itu pula, Dr.Saifudin menyampaikan pantun yang berbunyi " Kalaulah ade pelite ngape pakai lilin, Kalaulah ade anak kite ngape mikir orang lain,".

Mengakhiri perkataannya, Dr. Saifudin mengatakan, pemerintah, jika ingin merubah tatanan masyarakat, cukup 2 hal yang harus dibenahi,  yaitu kualitas pendidikan dan kualitas ekonomi masyarakat, pungkasnya.(nik)

Editor: Chaviz fernandes

  Berita Terkait
  • Lepas 146 Mahasiswa STAI Nurul Hidayah untuk KKN, Wakil Bupati : Berikan Contoh yang Baik kepada Masyarakat

    8 tahun lalu

    Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim melepas rombongan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Meranti Angkatan XVI, untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), sekaligus memberikan pembekelan kepada mahasiswa sebelum turun kel

  • Dies Natalis ke-16 , STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Gelar Berbagai Kegiatan

    10 tahun lalu

    Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Auliaurrasyidin Tembilahan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati dies natalis ke-16 Senen (07/11/2016). Peringatan tersebut melibatkan keluarga besar civitas akademika STAI Auliya Urrasyidin.

  • 138 Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian Diwisuda

    9 tahun lalu

    Melalui sidang Senat Terbuka Universitas Pasir Pengaraian (UPP) kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sebanyak 138 Mahasiswa UPP Diwisuda. Kegiatan itu dipusatkan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian, Rabu (15/3/2017).

  • 12 Mahasiswa UIN Suska Riau Jalani PPL Di Thailand

    9 tahun lalu

    Sebanyak 12 Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sulthan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dikirim ke Negara Thailand untuk menjalani Program Pengalaman Lapangan (PPL) .

  • AMIK Selatpanjang Mewisuda 135 Mahasiswa 8 Dengan Prediket Cumlaude

    8 tahun lalu

    135 mahasiswa yang diwisuda Terdiri dari 129 Wisudawan program studi Manajemen Informatika, 6 Wisudawan program studi Teknik Komputer yang 8 diantaranya Cumlaude.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.