Senin, 09 Juli 2018 19:20:00
Jubir PSI Heran Prabowo Tak Paham soal Utang Negara
Oleh: redaksi
Senin, 09 Juli 2018 19:20:00
JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi heran dengan buruknya pemahaman Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto terhadap konsep utang negara.
Menurutnya, pernyataan Prabowo bahwa negeri ini hidup dari utang memperlihatkan dangkalnya pemahaman sang pentolan kubu oposisi.
"Saya terkejut melihat bagaimana politisi sekelas Pak Prabowo tidak memiliki pemahaman yang cukup soal menilai sehat tidaknya keuangan negara dilihat dari utang," kata politikus muda yang akrab disapa Uki itu, Senin (9/7).
"Beliau juga mengambil contoh yang salah dengan menganalogikan peruntukan utang negara dengan ibu-ibu membeli sayur untuk dikonsumsi sehari-hari," lanjut Uki.
Uki menambahkan, utang dapat kategorikan sebagai utang baik (good debt) dan utang tidak baik (bad debt). Good debt adalah pinjaman untuk membiayai hal-hal yang menggerakkan roda ekonomi.
Sementara, lanjutnya, bad debt memiliki dampak sebaliknya. Contohnya, utang untuk membeli beras, sayur maupun bantuan tunai yang tak mendorong produktifitas bangsa.
"Saya heran, Pak Prabowo yang dikenal suka membaca tidak paham perbedaan good debt dan bad debt," ujar Uki.
Menurut dia, jika utang yang diambil pemerintah mayoritas tidak baik, maka Prabowo sah-sah saja panik. Pasalnya, itu berarti negara sudah diambang krisis.
Namun, lanjut Uki, realitanya utang pemerintah di era Jokowi dimanfaatkan untuk menggerakan roda ekonomi."Belanja bulanan publik tetap meningkat seiring bertambahnya produktifitas, penduduk miskin berkurang padahal jumlah penduduk terus meningkat menurut data resmi BPS. Yang tidak kalah penting adalah rasio utang kita dengan PDB masih ditaraf sehat," jelas Uki.
Uki menilai Prabowo memilih materi orasi hanya demi memenangkan kontestasi 2019. Tidak ada upaya memberi pendidikan kepada masyarakat
"Betul, oposisi harus terus mengawasi dan mengoreksi pemerintah, tapi bukan menyinyiri dengan membuat analogi asal dikena-kenain supaya menang pemilu 2019," ketus mantan peneliti kebijakan United Nations Population Fund ini.***
Editor: chaviz
Sumber: jpnn
Faldo Maldini, BPN Prabowo Sandi : Ide Naikan Gaji ASN Itu Ide Kami
7 tahun laluJAKARTA (POROSRIAU.COM) - Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan gaji ASN dieksekusi berkat kritik Prabowo. Ide menaikkan
Ucapan Mahmud MD Sebut "Provinsi Garis Keras" Sebagai Basis Kemenangan Capres 02, Menuai Protes Keras Dari Kubu Prabowo Sandi
7 tahun laluJAKARTA (POROSRIAU.COM) - Pernyataan mantan Ketua MK, Mahfud Md, yang menyebut daerah yang dimenangkan capres Prabowo Subianto dulunya dianggap 'provinsi garis keras' jadi heboh. Kritik tet
Jokowi Naikkan Gaji PNS Jelang Pilpres, Ada Apa?
7 tahun laluMuzani heran kenaikan gaji PNS diteken Jokowi dekat waktunya dengan Pilpres 2019. Diketahui Jokowi meneken Peraturan Pemerintah (PP) terkait kenaikan gaji PNS sebesar 5 persen dan akan dibayarkan pada April 2019. Sementara Pilpres dan Pileg 2019 digelar p
Skandal Pajak 'Paradise Papers' Seret Nama Prabowo Subianto
9 tahun laluPOROSRIAU.COM--The International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) mempublikasikan hasil investigasi 13,4 juta dokumen mengenai miliarder seluruh dunia yang secara sembunyi-sembunyi me
Dituding Tak Berbadan Hukum, Ismail Sarlata Anggap Kuasa Hukum AM Gagal Paham
8 tahun laluMenariknya, pada poin 2 (surat pemberitahuan kepada Dewan Pers, red) disebutkan bahwa media elektronik www.harianberantas.co.id tidak berbadan hukum.









