Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • KPK Sembunyikan 14 Nama Pengembali Uang Suap e- KTP
Selasa, 21 Maret 2017 07:30:00

KPK Sembunyikan 14 Nama Pengembali Uang Suap e- KTP

Oleh: Redaksi
Selasa, 21 Maret 2017 07:30:00
BAGIKAN:
Int
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Laode Muhammad Syarif

POROSRIAU.COM--Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif mengatakan, KPK sengaja merahasiakan nama 14 pihak pengembali uang suap e- KTP dalam persidangan sebagai bentuk perlindungan.

"Yang mengembalikan (uang suap e- KTP ) memang sengaja tidak disebutkan namanya," kata Laode seusai menjadi pembicara dalam seminar "Menelusuri Peran dan Kinerja DPR Dalam Pemberantasan Korupsi" di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin (20/3/2017).

Menurut Laode, akan berbahaya jika pengembali uang suap e- KTP  disebutkan namanya dalam persidangan. Sebagai pihak yang mau bekerja sama, mereka biasanya yang lebih banyak memberikan penjelasan terkait skandal kasus korupsi tersebut. 

"Berbahaya kalau disebut namanya, keselamatannya siapa yang akan jaga," kata dia.

Meski demikian, Laode menegaskan, tidak menyebutkan nama mereka bukan berarti menghilangkan tanggung jawab pidananya atas kasus yang mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 2,3 triliun itu.

"Tapi kapan akan ditetapkan sebagai tersangka bisa dilihat pasti dia yang terakhir karena dia sudah membantu KPK memberikan informasi dan sudah punya niat baik untuk mengembalikan uangnya," kata dia.

Selain itu, menurut Laode, apabila di persidangan mereka dapat bersikap kooperatif, KPK juga dapat memberikan keringanan tuntutan serta menjadikan mereka sebagai justice collaborator.

"Tetapi itu nantinya tergantung dari pihak hakim apakah mau mengabulkan atau tidak," kata dia.(*/Ant)

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Pedoman Media Siber

    10 tahun lalu

    Pedoman Pemberitaan Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklaras

  • Terkait Orasi H Gedang, Walikota Dumai Akan Tempuh Jalur Hukum

    8 tahun lalu

    Masyarakat Kota Dumai sempat dibuat geger oleh pernyataan Awaluddin saat menggelar aksi unjuk rasa bersama para pedagang di pasar Panglimo Gedang beberapa hari lalu, ucapan yang dilontarkan pengelola pasar tersebut berbuntut panjang.

  • Adik Iparnya Tersangkut Kasus Suap, Begini Tanggapan Jokowi

    9 tahun lalu

    JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Presiden Joko Widodo angkat bicara soal adik iparnya, Arif Budi Sulistyo, yang disebut dalam dakwaan kasus suap pejabat Ditjen Pajak.

  • Anggota DPR Ini Suap Hakim Demi Selamatkan Ibunya Yang Korupsi

    9 tahun lalu

    Politikus muda itu mengungkapkan, menyuap Sudiwardono demi baktinya kepada sang ibu, Marlina Moha Siahaan yang tengah berperkara kasus korupsi di PT Sulut.

  • Nazaruddin Siap Bantu KPK Dalam Kasus Yang Menjerat Setya Novanto

    9 tahun lalu

    Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menyatakan siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) apabila keterangannya diperlukan dalam penyidikan terhadap tersangka Setya Novanto.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.