Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Komisi III Pegang Data Pelanggaran KPK, Bambang: Kita Tunggu Saja
Minggu, 10 September 2017 16:20:00

Komisi III Pegang Data Pelanggaran KPK, Bambang: Kita Tunggu Saja

Oleh: Redaksi
Minggu, 10 September 2017 16:20:00
BAGIKAN:
Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo [suara.com]

 JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengatakan, sementara ini pansus angkat KPK belum mengarah pada wacana pembekuan lembaga antirasuah. Namun terus melakukan inventarisir atas pelanggaran yang dilakukan KPK.

"Kita baru inventarisir pelanggaran-pelanggaran atau temuan-temuan yang ada dalam sepak terjang KPK," kata Bambang di Cafe Leon, Jalan Wijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (10/9/2017).

Menurut dia, masih banyak hal yang belum diketahui publik terkait sepak terjang KPK selama ini. Hal itu yang akan ditampilkan oleh Pansus KPK kepada publik.

"Memang pada akhirnya, suka tidak suka publik akan mengetahuinya. Ini hanya soal waktu saja. Kita tunggu saja," ujar Bambang.

Namun demikian, ia menilai bahwa keberadaan KPK masih dibutuhkan dalam memberantas korupsi. Hanya saja perlu ada perbaikan agar KPK berkerja lebih baik lagi dan fokus pada kasus-kasus besar yang masih mangkrak di tangan KPK.

"Mungkin nanti titik beratnya pada penanganan kasus-kasus besar yang tidak terpecahkan oleh Kejaksaan dan Kepolisian. Sehingga negara mengeluarkan uang besar, gaji besar bagi penyidik KPK ini tidak sia-sia. Tidak membunuh nyamuk dengan meriam," tutur Bambang.

Kata dia, jika hanya sekedar operasi tangkap tangan atas pelanggaran korupsi yang kecil-kecil, Polres dan Polsek pun juga bisa. Hal itu dinilai tidak seimbang dengan biaya yang besar, yang dikeluarkan negara untuk operasional KPK.

"KPK harus lebih mengarah pada kasus-kasus besar yang selama ini tidak terpecahkan di tingkat Kepolisian maupun Kejaksaan. Kasus besar itu diantaranya Century belum selesai, mafia pajak belum kelar. Mafia minyak belum ada, mafia tanah belum ada. BLBI belum selesai," tutur Bambang.

"Dulu kan gambar-gambornya ketika Sutan Bhatoegana ditangkap. Dulu dikatakan ini pintu masuk mafia migas. Mana? Sekarang nggak ada," Bambang menambahkan.(viz/suara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Ruhut Serahkan Surat Pengunduran Diri sebagai Anggota DPR

    12 bulan lalu

    Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul mengaku telah membuat surat pengunduran diri sebagai anggota DPR. Hari ini, rencananya ia akan menyerahkan surat pengunduran diri itu ke DPR.

  • SUA Sentil Ratusan Pemilih Ganda di Tenayan Raya

    10 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Lagi-lagi kampanye dialogis pasangan nomor urut 5 pasangan calon Walikota, Destrayani Bibra dan wakil Walikota, Said Usman Abdullah (SUA) kembali dipadati hingga ratusan warga. Kali ini kampanye yang dipadati warga ini terjadi d

  • Mencuatnya Ratusan NKK Ganda di DPT

    10 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM-- Mencuatnya ke publik data ratusan Nomor Kartu Keluarga (NKK) ganda yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), ternyata Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) juga mengetahui hal ini.

  • 149 Kasus DBD di Pekanbaru, DPRD Minta 'Parkirkan' Kadiskes

    8 bulan lalu

    Semakin banyak penderita demam berdarah denque (DBD) di Kota Pekanbaru membuat berbagai pihak tidak terlepas DPRD Kota Pekanbaru geram. Pasalnya bahkan di minggu ke-10 tahun 2017 ini, sudah 149 warga yang menjadi korban.

  • Dua Bulan Belum Terpecahkan, Bola Panas Keterlibatan Jendral Polisi Ada di Tangan Novel

    5 bulan lalu

    Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, membeberkan adanya keterlibatan seorang jenderal polisi dalam peristiwa penyiraman air keras yang menimpanya.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.