Selasa, 02 Juni 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Penyidik KPK Novel Baswedan Disiram OTK Pakai Air Keras
Selasa, 11 April 2017 08:50:00

Penyidik KPK Novel Baswedan Disiram OTK Pakai Air Keras

Oleh: Redaksi
Selasa, 11 April 2017 08:50:00
BAGIKAN:
Int
Penyidik KPK Novel Baswedan

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Penyiram air keras ke wajah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketahui mengendarai sepeda motor jenis matik dan berjumlah dua orang.

Seperti diketahui, Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah salat subuh berjemaah.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Rukun Tetangga 004/010, Alifanus, yang merupakan Ketua RT rumah Novel, di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Disiram pakai air keras oleh dua laki-laki mengendarai motor matik, sepulang dari masjid sepulang dari salat subuh," ujar Alifanus,Selasa (11/4/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan diteror usai salat subuh berjemaah di masjid di sekitar rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Wajah penyidik senior KPK tersebut disiram air keras oleh seseorang yang tidak dikenal.

"Ya benar. Disiram (air keras, red) habis salat subuh tadi," ujar Laode M Syarief, salah satu pimpinan KPK, Selasa (11/4/2017).

Laode mengatakan, saat ini Novel masih dirawat di instalasi gawat darurat RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Seperti diketahui, Novel telah beberapa kali mendapat teror. Tahun lalu, Novel ditabrak mobil ketika sedang mengendarai sepeda motor menuju kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan.

Novel juga dipidanakan atas meninggalnya tahanan, ketika ia menjadi penyidik di Bengkulu, yang telah terjadi pada 2004.

Novel selama ini menangani kasus-kasus besar yang ada di KPK. Dia merupakan penyidik yang dianggap tidak pandang bulu dalam menangani kasus.

Salah satu kasus besar yang saat ini dia tangani adalah kasus korupsi e-KTP. 
(Tribunnews).

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Novel Baswedan Menilai Ada Yang Lakukan Pembangkangan Terhadap Presiden Jokowi

    9 tahun lalu

    Ia mengingatkan agar jangan sampai ada catatan sejarah buruk dimana sebuah perintah Presiden yang tak dilaksanakan dengan baik.

  • Catatan Kasus Novel Baswedan, Penyidikan Polisi Jalan Di Tempat

    9 tahun lalu

    Polisi belum juga menemukan pelaku penyerangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Hingga hari ke-108 atau hampir empat bulan, penyidikan yang dilakukan kepolisian seperti jalan di tempat.

  • Menghadap Jokowi, KPK Minta Bantuan Biaya Pengobatan Novel Baswedan

    8 tahun lalu

    Menurut Laode, kondisi mata kanan Novel Baswedan mengalami penurunan sehingga perlu pengobatan lanjutan. Oleh karenanya, ia meminta pemerintah turut membantu biaya pengobatan Novel.

  • 500 Hari Kasus Novel Baswedan, PUSAKO FH UIR: ini Momen Jokowi Desak Kapolri

    8 tahun lalu

    Dikatakan Ketua PUSAKO, DR. Muhamad Nurul Huda SH. MH, perbuatan pelaku tersebut sudah merusak nilai-nilai kemanusiaan

  • Cabut BAP di Sidang E-KTP , Sambil Menangis Miryam Ngaku Diancam Penyidik KPK

    9 tahun lalu

    Mantan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Miryam S. Haryani mengaku mendapat ancaman dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, selama pemeriksaan terkait kasus e-KTP atau kartu tanda penduduk elektronik. Hal itu, dia ungkapkan saat bersaksi dalam

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.