Jumat, 28 September 2018 17:04:00
Sampaikan Beberapa Tuntutan, Ribuan Massa Blokade Akses Menuju PT. SIL
Oleh: Redaksi
Jumat, 28 September 2018 17:04:00
LAMPUNG(POROSRIAU.COM)--Ribuan masa menggelar aksi demonstrasi menuntut presiden dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan nasional mencabut atau meninjau ulang HGU nomor : 87/ HGU/KEM-ATR/BPN/2017 tertanggal 18 agustus 2017.
Massa ini berasal dari kecamatan Menggala, Gedung Meneng dan Dente Teladas, kabupaten Tulang Bawang. Lampung menggelar aksi demo, Kamis 27 September 2018.
Massa juga meminta pihak SGC menghentikan kegiatan pembakaran tebu sewaktu panen dan mendesak agar SGC mengembalikan seluruh hak-hak tanah warga yang dirampas oleh perusahaan selama 25 tahun.
Pendemo menilai bahwa kinerja pemerintah kabupaten Tulangbawang dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan tuntutan mereka dengan pihak SGC. Ribuan massa yang tergabung dalam masyarakat menggugat langsung ke PT SGC.
Massa mengancam akan menduduki lahan SGC dan memblokir seluruh akses jalan jika pihak SGC masih tidak mengindahkan tuntutan masyarakat.
Dalam orasinya koordinator lapangan aksi Andika dan Sapri mengatakan, jika PT SGC adalah perusahaan penjajah yang selama 25 tahun telah merampas seluruh tanah ulayat milik masyarakat pribumi tanpa memberikan kompensasi atau ganti rugi.
Ditempat yang sama Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo yang kebetulan turun langsung memimpin pengamanan mempersilahkan massa menyampaikan seluruh aspirasi namun harus tertib dan taat aturan.
Kapolres menjelaskan jika pihak kepolisian akan mencoba memediasi antara massa dengan perusahaan. Untuk mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat dan perusahaan namun hanya beberapa perwakilan saja yang diperbolehkan untuk berdiskusi.
Di saat bersamaan Dandim 0426 Letkol. Arm Kusfiandar Yusuf juga menegaskan TNI dan polisi akan berusaha membantu mediasi agar persoalan antara warga dengan perusahaan dapat terselesaikan.
Akhirnya usaha yang dilakukan oleh Kapolres dan Dandim membujuk massa menunjuk perwakilan untuk berdiskusi membuahkan hasil. Massa menunjuk sejumlah perwakilan untuk melakukan diskusi dengan pimpinan perusahaan SGC dikawal langsung oleh kapolres dan dandim perwakilan massa masuk menuju kekantor prusahaan yang terletak di km 19,
Namun sayang mediasi yang dilakukan oleh perusahaan berlangsung secara tertutup pihak media tidak diperkenankan untuk masuk keruangan. Bahkan melalui pihak keamanan menager PT SIL Heru Sapto tidak mengizinkan jika media ikut masuk meliput pertemuan tersebut.
Nampak aparat gabungan Polres Tulangbawang dibantu Mapolda Lampung serta anggota TNI tetap siaga digerbang pintu masuk SGC aparat keamanan PT SGC tidak mengijinkan warga atau tamu untuk masuk dalam areal PT SGC.
Andika menyampaikan setelah mediasi, Hasil Dari mediasi Tersebut PT. Sweet indo Lampung, siap mengembalikan hak masyarakat dan akan bermusyawarah lagi pada tanggal 15 oktober 2018. Di bandar Lampung. Tegas andika.(PorosTvNews/viz)
Editor: Chaviz
Perkuliahan Lumpuh, Ribuan Mahasiswa Fisip UNRI Turun Gunung
9 tahun laluSenin, 10 April 2017 Ribuan Mahasiswa dan seluruh kelembagaan yang ada di FISIP melakukan aksi unjuk rasa didepan Dekanat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau. Aksi yang tidak kunjung redam sejak seminggu yang lalu mencapai simpati selu
Aksi Demo Kelompok Tani, Polda Riau Diminta Tangkap Penyerobot Hutan Lindung
8 tahun laluRatusan massa dari Kelompok Tani (Koptan) Reboisasi Mandiri Hutan Lindung Mahato menggelar aksi demonstasi di Mapolda Riau. Rabu (07/11) siang.
Kukuhkan Pengurus IKM Masa Bakti 2017-2022, dan Resmikan Rumah Singgah Pemda Meranti di Karimun, Bupati Irwan Berharap: Masyarakat meranti yang ada di karimun semakin kompak.
8 tahun laluTJ. BALAI KARIMUN(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, hadiri pengukuhan Ikatan Kekerabatan Masyarakat Meranti Karimun (IKM-Karimun) Periode 2017-2022, kegiatan yang di
Wakapolda Riau Bersama Wabup Meranti Lakukan Pelatakan Batu Pertama Pembangunan Mapolres Meranti.
8 tahun laluMERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bersama Wakapolda Riau Brigjendpol. H.E. Permadi MH, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Kepulauan Meranti,
BEM UR Pegang Kata-Kata Wakapolda Terkait Foto Kongkow 3 Kombes
10 tahun laluPEKANBARU (POROSRIAU.com) - Wakapolda Riau, Kombes Suharsono, Senin (5/9/2016) sore, akhirnya menemui ratusan pengunjuk rasa dari BEM Universitas Riau yang menggelar orasi di ruas Jalan Jenderal Sudirman, depan gerbang Mapolda.









