Senin, 20 April 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Tantang Mahfud MD, KH Said Aqil Siradj: 'Ketemu Ayok'
Jumat, 17 Agustus 2018 01:33:00

Tantang Mahfud MD, KH Said Aqil Siradj: 'Ketemu Ayok'

Oleh: Redaksi
Jumat, 17 Agustus 2018 01:33:00
BAGIKAN:
KH Said Aqil Siradj.(Foto:Int)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)-- Ocehan Mahfud MD terkait proses pemilihan cawapres Joko Widodo, menyeret banyak pihak, salah satunya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Curhatan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu diduga lantaran ia sengaja ‘dijegal’ saat hendak diumumkan sebagai cawapres Jokowi.

Bahkan, guru besar ilmu hukum tata negara itu disebut Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj bukan kader NU. Padahal, kata Mahfud, dirinya sudah disebut ‘kader NU’ saat didorong Kiai Said menjadi tim sukses Prabowo Subianto di Pilpres 2014 lalu.

Menanggapi hal itu, Kiai Said menanggapinya cukup santai.

Tak hanya itu, ia juga menganggap ocehan pria kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur itu sebagai guyonan belaka. Demikian diungkap Kiai Said di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

“Katanya itu guyon. Ya saya anggap saja itu guyon,” kata Said.

Said mengaku, setelah blak-blakan itu, dirinya memang sama sekali belum bertemu dengan Mahfud. Ia juga menyatakan sama sekali tak ada niatan atau rencana untuk menemui Mahfud. Akan tetapi, ia menegaskan siap jika diajak bertemu.

“Nggak usah direncanakan kok. Nggak usah direncanakan, ketemu ayok,” tegasnya.

Sebelumnya, Mahfud menegaskan bahwa dirinya sudah ‘berdarah’ NU sejak sedari kecil.

“Saya lahir di Madura yang NU-nya kuat, masuk pesantren. saya juga pengurus di beberapa organisasi NU. Yang tandatangan itu juga Kiai Said,” bebernya.

Selain itu, Mahfud juga mengungkap bahwa dirinya didorong oleh Said Aqil masuk jadi tim sukses Prabowi di Pilpres 2014.

Waktu itu saya ditelepon Kiai Said, di depan Prabowo. Bilang ‘pak Mahfud masuk di tim sukses pak Prabowo, biar ada kader NU-nya’. Begitu bilangnya. Itu di Pilpres 2014 lalu,” ucap dia.

Dia juga mengungkap bahwa dirinya terakhir kali bertemua Said Aqil pada Rabu (8/8/2018).

Saat itu, ia mempertanyakan ancaman NU akan keluar dari pemerintah jika tidak memilih kader NU sebagai cawapres.

 “Saya bilang apa juga haknya NU itu mengancam-ancam kalau bukan kader NU, NU akan tidur. NU akan meninggalkan pemerintah. Apa betul ada begitu,” demikian pembicaraannya dengan Said Aqil.

“Saya bilang di NU banyak guyonan, sehingga saya merasa tidak sakit hati, tapi senang mengungkap ini. Saya lahir-batin, saya NU,” tegas Mahfud.(Pojoksatu)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Mahfud MD Blak-blakan Soal Gagal Cawapres, Ungkap Ancaman Ma'ruf Amin ke Jokowi

    8 tahun lalu

    Mahfud MD akhirnya blak-blakan mengungkap kronologis dirinya dipilih Jokowi sebagai bakal calon wakil presiden, tapi pada menit-menit terakhir deklarasi, Kamis (9/8) pekan lalu, digantikan oleh Ketua MUI Maruf Amin.

  • Berikut Nama-Nama Tersangka Dan Kejahatannya

    10 tahun lalu

    Rohil(POROSRIAU.com) - Kepolisian Sektor ( Polsek ) Bangko,Rokan Hilir Riau ekspos 3 kasus yang berbeda, ekspos dipimpin langsung Kapolsek Bangko AKP.Agung Triadi.SIK di aula Mapolsek,Jalan Perwira,Kamis (4/8/16) siang didampingi Wakapolsek AKP.Dodi dan K

  • Kecewa Tidak Ketemu Bupati, SBCI Akan Lakukan Aksi Demo Lanjutan

    10 tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Serikat Buruh Cahaya Indonesia (SBCI) mengaku kecewa, keinginan bertemu dengan Bupati Siak hingga saat ini belum kesampaian, kekecewaan itu diungkapkan Adermi ketua DPP SBCI propinsi Riau usai menggelar pertemuan dengan pejabat peme

  • Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga

    10 tahun lalu

    Ternyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt

  • NU Mengutuk Serangan Militer Myanmar ke Muslim Rohingya

    10 tahun lalu

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bereaksi keras atas kondisi penduduk etnis Islam Rohingya di Myanmar belakangan ini. Desa-desa militer di sana diserang oleh pihak militer Myanmar, puluhan tewas.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.