Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Kurangnya Tenaga Dan Tak Ada Penampungan, Kendala Pemko Atasi Gepeng
Senin, 15 Mei 2017 15:38:00

Kurangnya Tenaga Dan Tak Ada Penampungan, Kendala Pemko Atasi Gepeng

Oleh: Firman Tanjung
Senin, 15 Mei 2017 15:38:00
BAGIKAN:
Ilustrasi
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Kurangnya jumlah personil Satpol PP, serta tak adanya penampungan sementara untuk melakukan pembinaan, merupakan kendala bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam mengatasi maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Pekanbaru.
 
Hal ini diakui Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, HM Noer MBS kepada sejumlah media di Kantor Walikota Pekanbaru, Senin (15/5/2017).
 
"Dari Dinas Sosial Kota Pekanbaru juga kerap dihadapkan dengan masalah penampungan sementara, serta tenaga untuk melakukan pembinaan. Dalam rapat kemarin, saya sudah meminta agar pengawasan diperketat. Pemberdayaan di masing-masing instansi juga harus terus dilakukan," ungkap HM Noer MBS.
 
Menanggapi ini, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Chairani menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP dalam mengantisipasi keberadaan gepeng di Kota Pekanbaru. 
 
"Kami bersama Polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja terus berkoordinasi melakukan penertiban secara terus menerus," ujar Chairani. 
 
Selain berkoordinasi dengan instasi lain, dikatakan Chairani, pihaknya juga memiliki tim sendiri dalam mengatasi gepeng, yakni Tim Reaksi Cepat (TRC). 
     
"Kita ada TRC yang melakukan pengawasan dan penindakan, sekaligus berfungsi melakukan investigasi keberadaan gepeng," jelasnya. 
     
Lebih jauh diungkapkan Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Pekanbaru kerap menjadi sasaran gepeng dari berbagai daerah, terutama memasuki bulan suci Ramadan.
 
Menurut Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, persoalan gepeng sebenarnya bisa diatasi, namun harus melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Ia menilai, budaya memberi masyarakat kepada gepeng menjadi faktor utama gepeng menyerbu Kota Pekanbaru.(fir)
Editor: Firman Tanjung

  Berita Terkait
  • Program Air Bersih Kota Dumai,Masih Jadi Keluhan Warga

    10 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Program unggulan yang digadang gadang pejabat orang nomor satu Pemko Dumai saat janji Politik yang disampaikannya pada  Pemilukada lalu  hingga kini masih men

  • Bupati Kepulauan Meranti Sampaikan LKPJ Tahun 2017 : Macetnya Transfer Pusat dan Pemotongan DBH Migas, Penyebab Terkendalanya Pembangunan

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2017 dihadapan Ketua dan Jajaran Anggota DPRD Kepu

  • PLTG 250 MW Mampu Atasi Krisis Listrik di Pekanbaru

    10 tahun lalu

    Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berkapasitas 250 Megawatt (Mw) mampu mengatasi krisis listrik yang selama ini terjadi di Kota Pekanbaru. Oleh sebab itu, Direktur Perusahaan Daerah Pembangunan (PD Pembangunan) Kota Pekanbaru

  • Kota Pekanbaru Kekurangan Guru, Komisi III Berencana Konsultasi di Kemenpan RB dan Kemendikbud

    8 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) – Saat ini Kota Pekanbaru mengalami kekurangan sebanyak 758 guru SMP dan 172 guru SD berstatus ASN. Hal itu disebabkan karena banyaknya guru yang pensiun sejak tahun

  • Diskominfotiksan Dumai Gelar Sosialisasi SP4N-LAPOR! Guna Pelayanan Publik Yang Berkualitas

    3 tahun lalu

    Acara yang dilangsungkan di Balai Sri Bunga Tanjung Kota Dumai itu, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Dumai dalam hal ini diwakili Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Dumai, H. Muhammad Syafei, S.Sos, M.Si, Kamis (24/11/2022).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.