Jumat, 21 Juli 2017 11:00:00
Anggaran Pemko Terbatas, DPRD Sarankan Sekolah Gali Dana CSR Perusahaan Di Pekanbaru
Oleh: Eza
Jumat, 21 Juli 2017 11:00:00
PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Bobroknya dunia pendidikan di Kota Pekanbaru baru-baru sempat di hebohkan. Pasalnya terkuaknya kasus pungutan liar (Pungli) di dunia pendidikan belakangan ini sempat menyedot perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru.
Bahkan dewan menduga, salah satu penyebab terbukannya peluang Pungli disekolah-sekolah di kota Pekanbaru karena terbatasnya anggaran pemerintah dalam menyediakan fasilitas sekolah yang ada.
" Kita ketahui anggaran kita dari PAD selalu devisit, bagaimana bisa memajukan fasilitas dunia pendidikan mustahil, makanya terjadi peluang-peluang kecurangan oleh oknum-oknum tertentu, seperti kasus jual beli kursi, padahal kalau semua sudah tersedia dengan lengkap, saya yakin Pungli akan hilang sendiri," demikian disarankan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga, Selasa (18/7)
Untuk melengkapai berbagai kebutuhan sekolah, serta menghindari Pungli, Politisi PDI Perjuangan ini meminta pihak sekolah tidak sepenuhnya berharap kepada pemerintah, tetapi bagaimana menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kota Pekanbaru, dalam hal menggali dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) untuk dunia pendidikan.
" Banyak perusahaan-perusahaan besar beroperasi di Kota Pekanbaru, salah satunya ada cevron, kita harus jalin kerja sama yang baik, bisa cari sumber dana dari sana, selama ini ada ngak sumbangsih mereka terhadap dunia pendidikan, bantuan kursi, meja, komputer untuk sekolah, jangan oknum-oknum tertentu cari duit dari anak sekolah kita tidak mau seperti itu," jelasnya.
Kepada pihak perushaan-perusahaan yang ada di Kota Pekanbaru, Romi juga berharap agar dana CSR yang digelontorkan agar tepat sasaran, dan tidak hanya pihak-pihak tertentu saja yang menerima, sementara pihak sekolah yang juga membutuhkan bantuan terabaikan.
"Kita minta partisipasi perusahaan didunia pendidikan, pasalnya selama ini kita belum pernah dengar dana CSR untuk sekolah, kalau ada tunjukan dong, ekspos kekita, jangan dana hanya pihak-pihak tertentu saja, tetapi juga kesekolah-sekolah supaya beban pemerintah juga berkurang" harap Romi.(Eza)
Editor: Chaviz
Jhon Romi Sinaga: Sekolah Pinggiran Perlu di Prioritaskan Pemko Pekanbaru
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Masih banyaknya laporan masyarakat masuk ke DPRD Kota Pekanbaru terkait sekolah pinggiran yang belum tersentuh oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yakni di Kecamatan Tampan.
Kota Pekanbaru Kekurangan Guru, Komisi III Berencana Konsultasi di Kemenpan RB dan Kemendikbud
8 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM) – Saat ini Kota Pekanbaru mengalami kekurangan sebanyak 758 guru SMP dan 172 guru SD berstatus ASN. Hal itu disebabkan karena banyaknya guru yang pensiun sejak tahun
Komisi D DPRD Provinsi Riau Kunjungan Kerja ke Negeri Serambi Mekkah
10 tahun laluKomisi D DPRD Provinsi Riau, jumat yang lalu, (20/5) melakukan kunjungan ke negeri serambi mekah, Nangroe Aceh Darussalam yang disambut baik oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di ruang Potensi Daerah Kantor Gubernur Aceh.
Pegawai Honor Tuntut Janji Walikota
10 tahun laluMemang nasib orang kecil, selalu di bohongi dengan janji. setelah duduk semua janji diingkari . sang Dewa yang peduli dan beri solusi kini ingkar ...." .
SMPN 35 Kutip Uang Pembangunan Empat Unit Toilet, LKS dan Terobosan, Wali Murid Keberatan
8 tahun laluPEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Wali Murid protes atas kutipan pembangunan empat unit toilet, uang Lembar Kegiatan Siswa (LKS), serta uang terobosan yang dilakukan pihak SMPN 35 Jalan Tengku Bay. Diketahui, kutipan pembangunan empat unit toilet, masing-masing









