Senin, 20 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Desy Ratnasari Minta Panti-Panti Sosial Swasta Dievaluasi
Kamis, 09 Februari 2017 18:06:00

Datangi Polresta Pekanbaru

Desy Ratnasari Minta Panti-Panti Sosial Swasta Dievaluasi

Oleh: ant
Kamis, 09 Februari 2017 18:06:00
BAGIKAN:
int
Anggota Komisi VIII DPR RI, Desy Ratnasari

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Anggota Komisi VIII DPR RI, Desy Ratnasari meminta panti-panti yang dikeloka oleh swasta untuk dievaluasi dan diteliti lebih banyak oleh dinas sosial tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar tidak ada lagi kejadian seperti meninggalnya balita di Panti Asuhan Tunas Bangsa Pekanbaru.

"Dalam pendirian panti sosial dan panti lainnya dinsos provinsi dan kota harus lebih banyak meneliti dan evaluasi yang dikelola swasta, apa benar pelaksanaannya," kata Desy ketika komisinya mendatangi Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Kamis.

Menurutnya harus dilakukan evaluasi berkala sehingga kejadian seperti kasus panti tunas bangsa tak terjadi lagi. Hal ini, kata dia, telah menjadi catatan DPR ketika rapat kerja dengan Mensos dan menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan Keluarga Berencana.

"Disampaikan agar ditertibkan administrasi pendirian yayasan panti yang akan dioperasionalkan swasta. Tapi agak susah juga karena kalau swasta susah tidak jadi ranah mentri sosial," ungkapnya.

Kementrian sosial, lanjutnya, hanya bisa membantu yang terlantar untuk dipelihara pemerintah. Meski begitu, dari nalurinya sebagai seorang perempuan dan ibu, pasti akan tersentuh jika melihat ada korban sampai meninggal karena ditelantarkan.

"Insya Allah dalam penyidikan Yayasan Tunas Bangsa ini bisa cepat diselesaikan kasusnya sehingga didapatkan kepastian hukum," tambahnya yang juga dikenal sebagai artis ini.

Komisi VIII DPR mendatangi Polresta Pekanbaru untuk memperoleh keterangan yentang meninggalnya balita 1,5 tahun M. Zikli diduga akibat kekerasan. Saat ini perkembangan kasus penganiayaan anak asuh tersebut masih tahap penyidikan dan telah ditetapkan pemilik oanti asuhan, Lili Nurhayati (49) sebagai tersangka.

Disamping memiliki panti asuhan anak, ternyata  tersangka juga punya panti jompo, lanjut usia, dan orang gila di tiga tempat berbeda. Diketahui ternyata panti-panti itu telah lama habis izinnya dan saat ini para penghuninya dievakuasi ke Dinas Sosial Provinsi Riau dan Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru.(Antara)

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Usut Tuntas Kasus Panti Asuhan Tunas Bangsa Kecamatan Tenayan Raya

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Mencuatnya dugaan kekerasan pada anak usia 18 bulan atas nama MZ di Panti Asuhan Tunas Bangsa Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru baru-baru ini, mendapat perhatian dan keseriusan dari berbagai kalangan legislatif di DPRD Kota Pekan

  • Pedangdut Ridho Rhoma Divonis 10 Bulan Penjara

    9 tahun lalu

    Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat mejatuhkan hukuman 10 bulan penjara terhadap penyanyi dangdut Ridho Rhoma dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

  • Dinas Sosial Salurkan Bantuan Kepada Panti Asuhan Se - Kota Dumai

    7 tahun lalu

    DUMAI (POROSRIAU.COM) —Sempena Hari Jadi Kota Dumai ke-20 sekaligus meningkatkan amal saleh di dalam bulan Suci Ramadhan, kali ini Pemko Dumai melalui Dinas Sosial Kota Dumai bakal menyalurka

  • TNI AU Ikut Evakuasi Anak Korban Konflik Eks Pekerja-Perusahaan di Riau

    5 tahun lalu

    "Kita TNI AU hanya menyelamatkan anak-anak. Komnas PA minta bantuan, ya kita bantu. Kita evakuasi, diantar ke panti sosial, sampai, selesai," kata Kapentak Lanud Roesmin Nurjadin.

  • Sambut Ramadhan, BMPD Riau Bakal Melakukan Berbagai Kegiatan Sosial

    8 tahun lalu

    Sambut datangnya bulan suci Ramadhan 1439 hijriah, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) wilayah Riau bersama Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) akan menggelar berbagai kegiatan sosial yang rutin digelar setiap tahunnya

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.