Selasa, 21 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • FITRA Minta Gubri Evaluasi Pejabat Bank Riau Kepri yang Suka Plesiran
Jumat, 07 April 2017 16:47:00

FITRA Minta Gubri Evaluasi Pejabat Bank Riau Kepri yang Suka Plesiran

Oleh: Redaksi
Jumat, 07 April 2017 16:47:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi Plesiran

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau meminta gubernur selaku pemegang saham pengendali agar mengevaluasi atau bahkan mengganti para pejabat BUMD yang tidak efisien termasuk plesiran ke luar negeri.

"Pemda memiliki kewenangan untuk menegur atau bahkan mengganti pejabat BUMD yang tidak menerapkan efisiensi dalam tugas-tugasnya, termasuk sering plesiran ke luar negeri," kata Koordinator FITRA Riau, Usman kepada pers di Pekanbaru, Jumat (7/4/2017).

Kata dia, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seharusnya memberikan kontribusi bagi daerah dengan menyumpang kas daerah saat kondisi devisit seperti saat ini.

Maka, lanjut dia, dibutuhkan pengawasan, termasuk membuat aturan yang ketat, seluruh BUMD harus melaksanakan efisiensi yang transparan sehingga mendatangkan keuntungan bagi kas daerah.

"Namun jika itu tidak dilakukan, termasuk jika memang ada direksi yang justru melakukan pemborosan dengan kerap plesiran ke luar negeri yang dievaluasi atau diganti," katanya.

Kata Usman, memang, jika ke luar negeru untuk pengembangan bisnis mungkin bisa dipertimbangkan, namun jika hanya sebatas plesiran, maka ini bisa dievaluasi pejabatnya.

Kata dia, jika ke luar negeri namun hasilnya tidak ada bagi perusahaan tentu akan sangat merugikan dan menjadi beban keuangan perusahaan yang pada akhirnya mengurangi laba atau pendapatan bagi daerah.

"Yang begitu-begituan harus dievaluasi, jangan menabur garam di tengah laut, sehingga bisa terukur dan menopang pembangunan daerah," katanya.

Coba dilihat, berapa banyak BUMD yang ada di Riau saat ini, semuanya hampir kolap, gak jelas, contohnya Riau Airlines yang sudah benar-benar kolap.

Barapa anggaran yang sudah dihabiskan untuk RAL, berapa ratus miliar rupiah, namun hasilnya justru 'nol'

Kata Usman, termasuk PT PER dan lainnya, untuk perbankan yang buruk saat ini masih kredit macet yang luar biasa.

"Tapi Bank Riau secara casing masih tampak baik, dalamnya kita belum tahu. Pemda layakanya masuk ke dalam managemen dan mengamatinya, jika ada potensi yang merusak, sebaiknya dievaluasi agar jangan kebobolan lagi seperti kasus RAL," katanya.

Kata Usman, tidak ada salahnya Gubernur Riau sebagai pemegang saham pengendali melakukan pendalaman atas managemen BRK, karena BUMD ini potensial untuk mengurangi beban pemerintah saat ini, bukan sebaliknya.

"Ini penting untuk mengantisipasi jangan sampai kebobolan lagi seperti kasus RAL," katanya mengakhiri. (*/MC Riau)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Pemkab Rohil Segera Evaluasi Dana CSR Perusahaan

    10 tahun lalu

     - Pemkab Rokan Hilir, Provinsi Riau menyayangkan sebagian besar perusahaan yang beroperasi didaerah itu selain belum tergarap dengan maksimal, juga masih minim menyalurkan bantuan sosial atau

  • Ini Pesan Wakil Bupati Saat Kembali Lantik Pejabat Struktural Eselon III dan IV.

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Dari 177 orang pejabat Struktural Eselon III dan IV sesuai dalam daftar yang telah dilantik Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM, dilingkungan Pemkab. Me

  • Aktivis Pendidikan Desak Pj Gubri Copot Kabid SMK, GTK dan PPK SMA Disdik Riau

    2 tahun lalu

    PEKANBARU - Aktivis Pendidikan Erwin Sitompul,SP.d meminta kepada Pj Gubernur Riau (Gubri) Ir H SF Hariyanto MT untuk segera mencopot Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Riau Arden Simeru, kabid GT

  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    10 tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  • Mantap, Pemkab Meranti Perpanjang Permohonan Bea Siswa Hingga 15 November 2018, IPK Minimum 2.75

    8 tahun lalu

    Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali membuka permohonan Beasiswa dalam rangka membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa yang sedang menjalani Program Study DIII hingga Strata II yang berasal

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.