Sabtu, 03 Oktober 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Kapal Keruk Milik Pemprov Riau Masih Terdampar di Lumpur Lapindo Sidoarjo
Minggu, 19 Maret 2017 09:56:00

Kapal Keruk Milik Pemprov Riau Masih Terdampar di Lumpur Lapindo Sidoarjo

Oleh: Redaksi
Minggu, 19 Maret 2017 09:56:00
BAGIKAN:
Int
Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Kapal keruk bernilai puluhan miliar rupiah milik Pemprov Riau masih “terdampar” di lumpur Lapindo, Sidoarjo. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memastikan, kapal pengeruk tersebut masih tercatat dalam aset dan masih ada wujudnya di Jawa Timur sana.Hal ini dikatakan Gubernur Riau usai memimpin exit briefing pemeriksaan pendahuluan oleh BPK RI Perwakilan Riau terkait penataan aset yang berlangsung tertutup di ruang kenanga Kantor Gubernur Riau, Jumat (17/3/17).

"Tak hilang, tim aset pernah ke sana. Kalau tak salah masih di sana," kata Andi Rachman (sapaan akrab Gubri), Jumat  (17/3/17). 

Namun ke depan apakah masih tetap di Sidoarjo, ditarik ke Riau untuk keperluan pengerukan sungai-sungai yang dangkal di Riau atau justru dijual karena berbagai pertimbangan.

"Nanti kita perhitungkan dulu. Kalau tak terpakai kita bawa, nantikan bisa untuk keperluan kita di sini bisa digunakan mengeruk sungai. Saat ini dibawah Kementerian PUPR," papar Andi.

Menurut Dwi Agus Sumarno yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (Ciptada) Riau, aset tersebut berstatus pinjaman untuk membantu menangani lumpur Lapindo.

Mantan Kadisdik Riau ini memastikan, kapal keruk senilai Rp50 miliar tersebut masih tercatat sebagai aset Pemprov Riau. Peminjaman kapal keruk itu sendiri sifatnya gratis alias tak ada sistem sewa.(mcr)

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Berhasil Tekan Angka Karlahut, BPBD Meranti Raih Penghargaan dari Gubri

    10 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Berkat kerja keras Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, dibantu dengan Stakeholders terkait mulai dari TNI, Polri, Pihak Swasta serta masyarakat. BPBD Meranti berhasil menekan angka kebakara

  • Dinas BMP Siak: Aset Jembatan Maredan Sharing Budged Pemprov dan Pemkab

    10 tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Terkait polemik aset Jembatan Sulthan Syarif Hasyim (SSH) Maredan Kabupaten Siak, sampai hari ini masih menyisakan sejumlah tanda tanya di tengah kalangan masyarakat dan publik. Apakah aset pada Jembatan tersebut milik Pemerintah Pr

  • 4 Tahun Terkatung-katung, Pemko Serahkan Pembangunan Pasar Cik Puan ke Swasta?

    10 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Beberapa kali telah terjadi Wan prestasi pengelolaan sampah di Pekanbaru, lagi-lagi Pemerintah Kota (Pemko) memilih menentukan nasib pasar cikpuan karena sampai saat ini masih belum jelas duduk kelanjutan pembangunannya.

  • POLAIR Gagalkan Penyeluduan 300 Dus Rokok Asal Batam

    10 tahun lalu

    Sebanyak 300 kardus rokok tanpa bea cukai berhasil digagalkan oleh Dit Polair Polda Riau di perairan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.Selasa (7/3) dini hari.

  • Bangkitkan Ekonomi Kuala Enok, Firdaus-Rusli akan Hidupkan Pelabuhan Samudera Kuala Enok

    9 tahun lalu

    TANAH MERAH- Calon gubernur Riau nomor urut 3, Dr Firdaus ST,MT- Rusli Effendi melakukan kampanye dialogis di Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Indragiri Hilir, Sabtu (24/3/2018).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.