Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Manager PLTU Tenayan Sebut TKA Cina Gunakan Visa Bisnis
Rabu, 18 Januari 2017 20:49:00

Manager PLTU Tenayan Sebut TKA Cina Gunakan Visa Bisnis

Rabu, 18 Januari 2017 20:49:00
BAGIKAN:
int
Puluhan tenaga kerja asal Tiongkok

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Manajer Proyek PLTU 2x100 Tenayan Raya, Sugiarto mengaku heran dengan ditahannya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok oleh Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), sejak Selasa (18/1/2017) kemarin.

Ia menyebut tidak ada yang salah dengan keberadaan TKA asal Tiongkok di lokasi proyek tersebut. Pasalnya, Sugiarto menilai para TKA ini tidak dalam rangka bekerja di Indonesia, sebagaimana dibanyak diberitakan di media.

"Jadi begini, sebenarnya mereka ini tidak dalam rangka bekerja di Indonesia. Mereka dipekerjakan perusahaan dari Cina. Mereka ini mengantongi visa bisnis, artinya bisa bisa melakukan aktifitas bisnis. Nah, mereka ini ke Riau ini dalam rangka comissioning (ujicoba) pembangkit. Jadi ini hanya misskomunikasi saja," ujarnya, seperti dilansir mc Riau.

Dijelaskannya lagi, keberadaan orang asing asal Tiongkok itu juga untuk mentraining ataupun mengajarkan para operator lokal dalam mengoperasikan PLTU tersebut."Mereka ini mengajarkan tekhnisi kita, mulai mengoperasikan, perawatan dan masalah tekhnis lainnya, karena operator lokal harus diajarkan," pungkasnya.

Sugiarto juga memastikan keberadaan tenaga kerja asing ini sudah diketahui Disnaker Kota Pekanbaru. "Kontraktornya sudah lapor ke Disnaker Kota Pekanbaru," tukasnya.

Lebih jauh dikatakannya, dengan adanya persoalan ini proses ujicoba PLTU Tenayan Raya jadi terkendala. "Kemungkinan besar terganggu dan bisa berhenti beroperasi. Karena operator kita belum semuanya menguasai pengoperasian PLTU," cetusnya.***

Editor: Chaviz

Sumber: mc Riau

  Berita Terkait
  • Imigrasi Deportasi Dua TKA ke Tiongkok

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Kantor Imigrasi Klas IA Pekanbaru kembali mendeportasi dua Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa (14/2). Mereka terbukti tidak memiliki Kitas atau surat izin sebagai pekerja di Indonesia.

  • Hadiah Istimewa DR H Firdaus MT di Perayaan Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke 234

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT yang tengah menjalani masa cuti kampanye Pilgub Riau, punya hadiah istimewa bagi warga Kota Pekanbaru. Hadiahnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana akan melaunching perkantoran b

  • PLN Beralasan Gangguan, Managemen PLN Pekanbaru dicecar Komisi IV

    10 tahun lalu

    Gerah dan seringnya listrik padam di Kota Pekanbaru, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (10/11) pagi, memanggil manajemen PLN Area Kota Pekanbaru, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP). Alhasil PLN ungkapkan alasan klasik seperti ada gangguan.

  • Imigrasi Pekanbaru Bantah Bebaskan TKA Asal Tiongkok

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Kantor Imigrasi Klas IA Pekanbaru membantah telah melepaskan 34 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diamankan di proyek PLTU Tenayan Raya.

  • Pemkab Rohul Larang PNS Gunakan LPG 3 Kg

    9 tahun lalu

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu melarang seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tidak menggunakan bahan bakar LPG bersubsidi kapasitas 3 Kilogram (kg), dan beralih kepenggunaan LPG non subsidi kapasitas 5,5 Kg.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.