Senin, 20 April 2026
Kamis, 06 Juli 2017 13:36:00

Terkait Insiden Roallercoaster

Manajemen Transmart Pekanbaru Dicecar Komisi III

Oleh: Eza
Kamis, 06 Juli 2017 13:36:00
BAGIKAN:
Eza
Rapat manajemen transmart dan Komisi III DPRD Kota Pekanbaru

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Manajemen Transmart Pekanbaru, dicecar pertanyaan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) saat berada diruangan Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (05/7) sore.

 

Pertanyaan dilayangkan kepada Manajemen Transmart menyusul insiden kecelakaan yang menewaskan Muhammad Afif Naufal karyawan transmart Pekanbaru, yang tewas secara menggenaskan pada 23 Juni 2017 lalu. 

"Kami mendapat laporan dari Dinas Tenaga Kerja soal adanya insiden kecelakaan yang memakan korban. Sebenarnya standar SOP dari K3 di transmart seperti apa," kata Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulkarnain, yang memimpin rapat saat manajemen transmart hadir di ruangan Komisi III.

Sontak saja, pertanyaan dari politisi PPP itu mengundang pertanyaan dari Anggota Komisi lainnya, Zainal Arifin. Politisi dari partai Gerindra ini mempertanyakan soal jam kerja saat korban mengalami kecelakaan yang menggenaskan tersebut.

"Saat kecelakaan itu, dia (korban,red) masuk di shift kapan? atau pada saat lembur?," terang Zainal.

Deputy Manager Trans Studio Mini, Yudhi Pramadiansyah, menjawab pertanyaan anggota legislatif tersebut. Menurutnya, pada saat kejadian Muhammad Afif (korban) berada pada Shift siang yang dimulai pada pukul 14.00 WIB sampai dengan waktu pukul 22.00 WIB.

"Pada saat kejadian, Tanggal 23 Juni 2017 pas lepas magrib habis berbuka puasa pukul 19.25 Wib," kata Yudhi.

Namun, Corporate Communications GM Transmart Carrefour, Satria Hamid Ahmadi, membantah bahwa kejadian ini bukanlah kesalahan dari manajemen Transmart. Kecelakaan itu, murni karena Human Error.

"Kita bisa melihat dari rekaman CCTV. Nanti kita bisa lihat sama-sama. Kami sudah mendalami. Harusnya ini mengikuti arahan lalu bergerak. Tidak tahu kenapa korban saat itu mendekati jalan roller coaster dan musibah tidak terelakkan," pungkasnya. (Eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • PLN Beralasan Gangguan, Managemen PLN Pekanbaru dicecar Komisi IV

    10 tahun lalu

    Gerah dan seringnya listrik padam di Kota Pekanbaru, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (10/11) pagi, memanggil manajemen PLN Area Kota Pekanbaru, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP). Alhasil PLN ungkapkan alasan klasik seperti ada gangguan.

  • Duit investor terbenam Rp217 juta, Status Tanah Pasar Induk Panam Baru Jual Beli Akte Notaris

    10 tahun lalu

    Pembangunan Pasar Induk diluas lahan 3,2 hektar milik pemko yang berada di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, ternyata belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemko Pekanbaru.

  • Catatan Akhir Tahun PT Pertamina RU II Dumai: "Reputasi Elok Dalam Gugatan"

    6 tahun lalu

    Oleh M. Syahrul Aidi Pemimpin Redaksi porosriau.com Tulisan mengutip data dari berbagai sumber   SEPANJANG tahun 2019 ini PT Pertamina RU II  Dumai menikmati fase-fase ind

  • Tak Ada Kejelasan, Komisi IV Pertanyakan Pembangunan Pasar Induk Diluas Lahan 3,2 Hektar ke Pemko

    9 tahun lalu

    Meski digadang-gadangkan segera di lakukan Pembangunan Pasar Induk, namun kepastian waktu pembangunan pasar induk belum ada kejelasan. Untuk itu Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, mempertanyakan realisasi pembangunan pasar induk diluas lahan 3,2 hektar yang b

  • Revitalisasi Ramayana Dinilai Lambat

    9 tahun lalu

    Bekas bangunan plaza sukaramai yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru dinilai lambat dibangun. Bahkan terungkap dalam dua tahun kedepan pasar Ramayana bakal disulap oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menjadi bangunan mall mewah dengan fasi

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.