Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Royalti Tak Sesuai, BOT Pemko dan Plaza The Central Pekanbaru Jadi Temuan BPK
Senin, 03 April 2017 17:50:00

Royalti Tak Sesuai, BOT Pemko dan Plaza The Central Pekanbaru Jadi Temuan BPK

Oleh: Eza
Senin, 03 April 2017 17:50:00
DPRD Duga Ada Penyelewengan
BAGIKAN:
eza
Sidak Komisi II DPRD Kota Pekanbaru dan Disperindag Kota Pekanbaru yang didampingi Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Senin (03/4) siang, di bangunan plaza the Central

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Tidak hanya bermasalah pada pedagang, tapi dari perjanjian Build, Operate, and Transfer (BOT) atau Bangun Guna Serah (BGS) antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui plaza The Central dibawah naungan PT Peputra Maha Jaya (PMJ) terungkap banyak penyimpangan dan persoalan. Salah satunya adalah pembayaran royalti yang tidak sesuai dengan peruntukkannya.

Hal itu terungkap saat Komisi II DPRD Kota Pekanbaru dan Disperindag Kota Pekanbaru yang didampingi Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Senin (03/4) siang, menggelar Inspeksi mendadak (Sidak) di bangunan plaza the Central yang berada di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru.

"Kita melihat ada perubahan (alih fungsi_red) dari pusat perbelanjaan ini. Nanti kita akan coba undang dalam rapat dengar pendapat kembali," kata Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sahril SH, yang mendampingi langsung Anggota Komisi II dan Disperindag dalam sidak.

Sahril juga mengungkapkan saat ini pembangunan yang telah berdiri saja banyak mengalami renovasi yang berada di di dalam gedung. Sahril juga mencurigai ada yang tidak beres dalam perbaikan tersebut.

"Kita melihat ada pembangunan yang sudah di renovasi. Apa ini sudah dapat izin atau belum. Termasuk PAD pusat pervelanjaan ini nanti akan dicek. Kita kaget, peruntukkan kemarin adalah pasar tradisional modern sekarang sudah ada penambahan dan perubahan menjadi hotel," cetus politisi dari Golkar ini.

Dari pantauan, sebanyak 15 kios dari 66 kios yang ada di plaza the central, digembok oleh pihak pengelola. Penyegelan yang dilakukan oleh pengelola ini buntut dari para pedagang yang enggan membayar biaya tarif service charge yang naik 25 persen. Bahkan ditengah bangunan gedung tampak ada bangunan yang direnovasi.

Ada Penyelewengan

Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE, usai melakukan sidak di Plaza the central yang berada di Jalan Ahmad Yani, mengungkapkan bahwa ada penyelewengan dalam pembayaran royalti antara pihak pengelola dalam hal ini PT PMJ dengan Pemko Pekanbaru. Dimana,  pembayaran tidak sesuai perjanjian BOT yang dilakukan.

"Sampai saat ini royalti jadi temuan, di Badan Pemeriksa Keuangan ditampilkan temuan dari royalti yang tidak sesuai. Kita kaji itu. Dalam hal ini kita tegas dan merekomendasikan Pemko Pekanbaru untuk memutuskan kontrak BOT itu," kata Azwendi, kepada wartawan.

Ditegaskan politisi partai Demokrat ini, bila hal tersebut berpotensi dan memiliki alat bukti lengkap (dari temuan BPK,red), pihaknya tegas dalam hal lembaga pengawas akan segera melakukan evaluasi dalam perjanjian tersebut.

"Kita bukan menghambat, kita mencari investor yang terbaik dan pro rakyat dan pedagang yang bisa bekerjasama dengan pemerintah. Apalagi sampai saat ini pusat perbelanjaan ini tidak sesuai dengan perda pasar nomor 09 tahun 2014 tentang pengelolaan perbelanjaan pusat modern. fasum juga tidak ada, coba lihat mana ada mushalla disini," pungkasnya. (Eza)

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Movie Box Terus Berulah, DPRD Salahkan Pemko Tidak Pro Aktif

    9 tahun lalu

    Keberadaan Movie Box (M-Box) yang berada di jalan SM Amin tampaknya terus membuat ulah di Kota Pekanbaru. Kali ini M Box kembali meresahkan karena dari razia cipta kondisi Polsek Tampan baru-baru ini, para pengunjung tempat hiburan tersebut kedapatan seda

  • Kisruh Penyegelan Kios Pasar Kodim, DPRD Deadline Hingga Senin

    9 tahun lalu

    Dua hari belakangan ini, kantor DPRD Kota Pekanbaru dipenuhi oleh puluhan pedagang Plaza The Central atau lebih dikenal dengan pasar Kodim.

  • Alih Fungsi Plaza The Central Masih di Kaji Pj Wako Secara Konfrehensif

    9 tahun lalu

    Mulai dari kenaikan service charge berujung pada soal alih fungsi dari pasar tradisional menjadi pembangunan hotel dan mall bahkan saat ini sudah menjadii temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau dari kerjasama Build, Operate and Tra

  • Hari Ini Pedagang Pasar Kodim Bisa Berjualan

    9 tahun lalu

    Tiga hari berturut-turut pedagang pasar Kodim menduduki kantor DPRD Kota Pekanbaru berharap harga kios tidak dinaikkan, akhirnya Selasa (4/4) sore kemarin mendapatkan hasil dan menetapkan segel kios pedagang di buka dan harga kios kembali ke tarif lama.

  • Woww!!! Objek Pajak Over Target, Bapenda Pekanbaru Belum Puas

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Dua dari 11 objek pajak yang dikelola oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, yakni pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan pajak Parkir, menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) sesuai yang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.