Senin, 20 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Saatnya Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak, Wendi: Harusnya Iklan Rokok Diharamkan
Kamis, 30 Agustus 2018 17:32:00

Saatnya Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak, Wendi: Harusnya Iklan Rokok Diharamkan

Oleh: Eza
Kamis, 30 Agustus 2018 17:32:00
BAGIKAN:
Salah satu Reklame Rokok di Rumbai, Pekanbaru.(Foto:Redaksi)

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri komit Kota Pekanbaru sudah saatnya menjadi kota layak anak. Selain itu Pemerintah setempat juga harus menyatakan serius ingin menjadikan kotanya benar-benar layak anak. Akan tetapi hal tersebut bertentangan dengan situasi yang berada dilapangan.

 

"Bagaimana mau dibilang kota layak anak ?, Iklan rokok di tengah sampai dengan pinggiran kota. Harusnya kalau sudah sepakat dengan kota layak anak, iklan rokok diharamkan dong," cetus Azwendi saat berbincang bersama wartawan, Kamis (30/8).

 

Politisi Demokrat ini juga menyebut lewat iklan, promosi dan sponsor, perusahaan rokok membidik anak-anak generasi muda sebagai target pasar utama mereka guna mendapatkan perokok pengganti yang akan menjamin keberlangsungan usaha mereka.

 

"Makanya pemerintah harus melek, karena itu sebabnya iklan rokok selalu ditempatkan di semua tempat. Jangan takutlah kehilangan PAD dari hal-hal seperti iklan rokok ini," tegasnya.

 

Karena itu, kata Azwendi lagi, untuk melindungi generasi, komisi II DPRD Pekanbaru mendesak pemerintah segera melarang iklan, promosi rokok secara menyeluruh melalui regulasi yang kuat, terlebih yang keberadaannya berada dijalan ibu kota.

 

"Nanti kita atur jadwal untuk hearing bersama dinas terkait. Dan saat ini tim kita di DPRD juga tengah mendata, sekaligus mencari informasi titik-titik reklame yang terindikasi ilegal. Jika tidak singkron, dan tak berizin harus di potong," pungkasnya. (eza)

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Manjakan Umat di Jalan Berkhidmat

    9 bulan lalu

    Ditengah kesibukan menata barang dagangan, tak menghalangi Doni dan Titin menyambut kami.Meskipun raut wajahnya terlihat sedikit lelah,namun senyum pasangan suami istri itu terlihat cerah. Dari pelataran Dumai Islamic Center, Doni bercerita banyak tentang

  • Hidup Dengan 7 Anak, Tina Banting Tulang Jadi Buruh Cuci

    9 tahun lalu

    )-- Kristina (30) warga Jalan Tanjung Batu gang berdikari kelurahan pesisir, kecamatan Lima Puluh, terpaksa banting tulang menjadi buruh cuci harian demi menghidupi ketujuh orang anaknya yang masih kecil.

  • Bupati Meranti Buka Lokakarya dan Sosialisasi PATEN Se-Kecamatan Tebing Tinggi, Ajak RT dan RW Berperan Aktif Dalam Menggesa Pembangunan Daerah

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka acara Loka Karya dan Sosialisasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) untuk RT dan RW Se-Kecamatan Te

  • Hadiah Istimewa DR H Firdaus MT di Perayaan Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke 234

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT yang tengah menjalani masa cuti kampanye Pilgub Riau, punya hadiah istimewa bagi warga Kota Pekanbaru. Hadiahnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana akan melaunching perkantoran b

  • Aset Wisata yang Mengagumkan, Ciptakan Pelalawan Exotis

    8 tahun lalu

    - Indahnya alam ciptaan Tuhan yang maha Kuasa di kabupaten Pelalawan menjadi daya tarik yang sungguh mempesona. Pelalawan layak bersyukur dan berbangga hati karena Potensi alam yang terletak di teritorial kabupaten Pelalawan sungguh amat mengagumkan.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.