Senin, 25 Maret 2019 05:48:00
SEPUTAR PILEG 2019
Elfira : Caleg Perempuan Jangan Dipandang Sebelah Mata
Oleh: Solihin
Senin, 25 Maret 2019 05:48:00
Rubrik : Mengenal Lebih Dekat Kontestan Pileg 2019
DUMAI (POROSRIAU.COM) – Sosok Calon Anggota Legislatif (Caleg) 2019 Perempuan dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini mencoba mengikuti peruntungaan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 ini. Mencalonkan dari Daerah Pemilihan (Dapil ) I yakni Kecamatan Dumai Kota dengan No.Urut 3 ini merasa optimis dan keseriusannya mengikuti kontestasi politik pada tahun 2019 ini.
Elfira yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pemberdayaan Perempuan DPD Partai Golkar Kota Dumai menyampaikan kepada POROSRIAU.COM, Minggu (24/03), bahwa kontestan pileg perempuan jangan dipandang sebelah mata.

Caleg Perempuan kelahiran Kota Dumai 49 tahun silam ini, juga menambahkan bahwa keterwakilan kaum perempuan digedung parlemen belum signifikan dengan kuota sebesar 30 % jumlah kontestan disetiap Dapil.
“ Sebagai anak yang dilahirkan dan dibesarkan di Kota Dumai, saya merasa terpanggil dengan pencalonan sebagai Calon Anggota DPRD Kota Dumai 2019 ini, dan sebagai seorang ibu yang memiliki anak, saya belum maksimal tentang penerapan dan adanya Perda tentang mengenai kenakalan remaja yang dewasa ini cenderung berprilaku negatife” tegas Ibu 2 orang anak ini dan juga Istri Tengku Izmet, Birokrat senior Pemko Dumai.

Kenakalan remaja yang cenderung meningkat secara kuantitas di masyarakat dengan banyaknya digelandang pihak berwajib. “ Saya miris sekali melihat dan mendengar berita dimedia massa, banyaknya anak anak yang berusia remaja dan bahkan ada yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) yang ditangkap oleh pihak berwajib ” ujar Elfira yang dulu sempat lama tinggal di jalan Pattimura ini.
Dimasa mudanya ini, Caleg Partai Golkar ini aktif serta banyak mengikuti berbagai Kejuaraan PORDA Bola Volly mewakili Kota Dumai di Tanjung Pinang pada tahun 1987 dan juga Kota Payukumbuh, Sumatera Barat pada tahun 1992 menghantarkan Dumai sebagai pemenang. Atas prestasinya saat itu, beliau dipercayai sebagai pemain Bapor Pertamina UP II Dumai sejak tahun 1985 sampai pertengahan tahun 1997.

Caleg Perempuan yang aktif dimasa mudanya dengan banyak melakukan hal hal yang positif tersebut merasa terharu melihat perkembangan mental anak yang semakin memburuk akibat minimnya pengawasan orang tua dan pengaruh lingkungan.
Anak salah satu masyarakat Tokoh Pesisir Selatan Kota Dumai, (Alm ) Khaidir , mantan Pegawai Navigasi ini juga mengharapkan adanya keterwakilan Anggota Legislatif yang mumpuni di Parlemen nanti “Mohon doa dan restunya serta dukungannya, menang atau kalah, bukan menjadi persoalan yang utama, artinya Allah SWT belum merestui dan meridhoi langkah kita duduk diParlemen” ujar Istri Ketua Ikatan Keluarga Selat Panjang Kabupaten Meranti Kota Dumai, Tengku Izmet. (Iin/Red)
Editor: Redaksi
H. Syahrial, S.Pd, MM, Sosok Pendidik Legendaris Akan Menghiasi Kontestasi Politik Pileg 2019
7 tahun laluDUMAI (POROSRIAU.COM) - Pensiunan ASN Kota Dumai yang telah mengabdi sebagai seorang pendidik selama puluhan, Calon Anggota Legislatif (Caleg) 2019 Kota Dumai dari Partai Demokrasi Perjuangan
Hebat, Jelang Akhir Periode Anggota DPRD Pekanbaru Ini Tuntaskan Semua Janjinya ke Masyarakat
8 tahun laluKetua Panitia acara reses Ida Yulita Susanti, yang juga tokoh masyarakat, Hasan Basri dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa, selama ini Ida Yulita Susanti sudah banyak berjanji untuk membangun kampung, dan hingga akhir periode 2014-2019, Politisi peremp
Nita Ariani : Caleg Perempuan Jangan Hanya Menjadi Pelengkap Saja
7 tahun laluDUMAI (POROSRIAU.COM) - Calon Anggota Legislatif (Caleg) 2019 Kota Dumai dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini adalah salah satu sosok Caleg Srikandi Kota Dumai yang m
Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti
9 tahun laluSELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20
Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?
9 tahun laluPOROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi









