Minggu, 26 Oktober 2025 09:13:00
Sungai Katong Diduga Tercemar Limbah PHR, Aktivis Lingkungan Segera Investigasi Lapangan
Minggu, 26 Oktober 2025 09:13:00
ROHIL, POROSRIAU.COM - Unggahan video dan foto milik warga bernama Muslim Mengala jumat 24 Oktober lalu mendapat perhatian serius warganet.
Pasalnya, unggahan tersebut, memperlihatkan, sungai dikawasan tanjung katong kepenghuluan Manggala Sakti Kecamatan Tanah Putih Rokan Hilir diduga menjadi tempat pembuangan limbah.
Padahal aliran Sungai katong yang mengalir di tanah milik warga tersebut merupakan tempat beraktifitas warga setempat, baik untuk mandi , mencuci hingga keperluan lain.
Akibat, genangan yang membuat air berubah hitam dan bau, puluhan ekor ikan di aliran sungai tersebut banyak yang mati.
Hal ini semakin memperkuat adanya dugaan aliran anak sungai tersebut tercemar limbah beracun.
Dari keterangan akun milik Muslim Manggala kejadian tersebut berada di kawasan Tanjung Katung, wilayah MESO (Menggala South) GS seperti di beritakan media.
“Lagi-lagi pekerjaan PHR dinilai tidak becus di Menggala Sakti, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil. Informasi yang saya terima dari masyarakat setempat menyebutkan, ditemukan aktivitas pembuangan limbah secara sembarangan oleh pihak PHR di lahan milik warga yang berlokasi di Tanjung Katung, wilayah MESO (Menggala South) GS. Kami berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti temuan ini,” tulis diakun tersebut.
Unggahan tersebut mendapat tanggapan dari pengguna Facebook di kolom komentar. Akun Shabry Bry menulis, “Pencemaran lingkungan itu, Pak Penghulu. Sepertinya mereka mulai bermain-main di kawasan pemerintahan Penghulu Menggala Sakti. Bila perlu, cabut izinnya!.
Sementara akun Juwita Wita menuliskan, “Owalah, pada mati lah itu ikan-ikan. Artinya merusak ekosistem air akibat pencemaran lingkungan dan pembuangan limbah sembarangan.
Komentar serupa juga datang dari akun Kelik Kelik yang menyebut, “Ya, Bang, sampai sungai kami di kilo 7 dalam, bau kali Bang limbahnya. Memang parah, minyak dibuang sembarangan. Memang betul-betul!
Dari foto dan video yang beredar, tampak jelas air di lokasi berubah warna menjadi hitam pekat, serta permukaannya dipenuhi lapisan minyak yang mengambang.
Warga khawatir pencemaran tersebut dapat merusak lahan pertanian dan sumber air bersih di sekitar kawasan Menggala Sakti.
Mereka mendesak agar pihak berwenang segera turun ke lapangan untuk pemeriksaan dan memastikan asal-usul limbah.
Ditempat terpisah, Direktor Lembaga Pengkajian dan pemberdayaan Lingkungan Hidup , Riau Fatahudin SH, mendesak agar perusahaan yang berlokasi di dekat pemukiman warga agar lebih konsen terhadap lingkungan. Apalagi perusahaan minyak sekaliber Pertamina Rokan Hulu.
Tentunya, perusahaan minyak milik negara ini, lebih paham dan mengerti tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.
"Kita mendesak , agar Pertamina Rokan Hulu, agar lebih konsen lagi soal penting menjaga lingkungan hidup. Persoalan sungai katong menjadi pehatian kami," ungkap Fatahudin, SH.
Dirinya, mengaku dalam waktu dekat akan melakukan investigasi ke lapangan agar dugaan pencemaran sungai katong bisa terang benderang.
"Jadwal Investigasi lapangan sudah kami buat. Dan Tim investigasi akan segera turun melihat kondisi sebenarnya," ungkap Fatahudin SH. (saf)
PKS PT MAI Diduga Buang Limbah Kesungai Batang Kumu
10 tahun laluPabrik Kelapa Sawit milik PT Mazuma Agro Indonesia di Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara, Diduga kuat buang limbah berbahayanya ke aliran sungai Batang Kumu, yang berada di Desa Sei Madang Komango, Kecamatan Tambusai.
Sungai Reteh Mendadak Keruh dan Berminyak, Diduga Tercemar Limbah PKS
8 tahun laluSungai Reteh yang terdapat di Desa Kotabaru Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendadak berubah warna (Keruh)dan berbau minyak. Diduga hal tersebut diakibatkan limbah pabrik kelapa sawit (PKS) yang berlokasi tidak jauh dari desa tersebu
Diduga Cemari Lingkungan, DLH Akan Bekukan Izin Operasi PKS PTPN V Jika Tidak Ada Perbaikan
8 tahun laluDinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Personil dari Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hulu akan kembali meninjau ulang area zona Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Perkebunan Nusantara V (Persero) Sei Rokan, atas dugaan limbah yang mencemari parit, sungai kecil, hing
GNPK RI Kota Dumai Laporkan PT. IBP Terkait AMDAL
6 tahun laluTerkait adanya keluhan masyarakat yang berada di RT 02, RT 03 dan RT 04, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, yang resah dengan kondisi air tidak bisa digunakan karena diduga tercemar limbah PT Inti Benua Perkasatama (IBP), Tim Investigasi GN
Khawatir Dilanda "Todak", ARUK Surati DPRD DUmai Soal Temuan Saat Turlap di Kawasan Pelindo
4 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Berkaca dari bencana banjir yang terjadi di Sumbar, Sumut dan Aceh, timbul rasa ke khawatiran dari Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK), bakal terjadi kondisi serupa di Kota









