Selasa, 16 Juli 2019
Iklan PT Zulkarnain
  • Home
  • ROHIL
  • Tidak Senang Diambil Fotonya, Jaksa Tantang Duel Wartawan
Selasa, 02 Juli 2019 01:54:00

Tidak Senang Diambil Fotonya, Jaksa Tantang Duel Wartawan

Selasa, 02 Juli 2019 01:54:00
BAGIKAN:
Foto : Ilustrasi
ROHIL (POROSRIAU.COM) – Peristiwa baku hantam antara jaksa dan wartawan nyaris terjadi di Mushalla Kantor Pengadilan Negeri Rokan Hilir, Senin (01/07) sekitar pukul 14.00 WIB.
 
Jaksa, Niki Junismero yang merasa tidak senang terhadap pengambilan foto yang dilakukan wartawan riausky.com, Abdurrahman saat persidangan mengajak duel. Namun tantangan itu tidak dilayani oleh wartawan yang akrab disapa Rahman ini.
 
Menurut informasi berkembang, peristiwa itu bermula ketika Rahman mengambil foto proses peradilan yang tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Rohil.
 
Jaksa Niki Junismero, SH yang berada di barisan Jaksa Penuntut Umum terlihat hanya menggunakan baju kaos putih dalam persidangan kasus perubahan kawasan alam atau tata ruang dengan terdakwa Williem alias Atong .
 
Sedangkan JPU lainnya, Reza Rizki Fadillah SH memakai toga lengkap layaknya di persidangan. Melihat momen tak biasa ini, wartawan langsung mengambil fotonya.
 
Usai mengabadikan momen itu, Rahman kemudian menghubungi Humas Kejaksaan, Farkhan SH guna konfirmasi boleh tidaknya Jaksa Penuntut Umum hadir di persidangan tanpa menggunakan toga seperti biasanya.
 
Menurut Rahman, jawaban yang diterimanya dari Humas Kejari menyatakan Jaksa Niki saat itu tidak sedang bertugas dan tengah mengantri sidang. JPU yang mengikuti persidangan saat itu adalah Jaksa Reza.
 
”Yang bersangkutan (Jaksa Niki) sedang mengantri sidang, yang lagi sidang itu jaksa Reza. Kalau tadi yang bersangkutan sidang, pasti sudah diperingatkan hakim untuk memakai toga,” ujar Humas Kejari Rohil melalui pesan singkat whatsApp pribadinya.
 
Pengambilan foto dan konfirmasi tersebut rupanya berbuntut panjang. Jaksa Niki yang tidak menerima tindakan Abdurrahman langsung meradang.
 
”Selesai sidang, saya sholat di Mushalla Pengadilan. Darama yang juga berprofesi sebagai wartawan memanggil saya. Dia bilang, ada jaksa mau bicara,” ujar Rahman.
 
Saat dirinya keluar dan ingin memasang sepatu, Jaksa Niki muncul sambil marah-marah sembari mengeluarkan kata-kata kasar. Tidak hanya itu, oknum jaksa itu juga membuka bajunya dan mengajak duel.
 
”Tapi saat itu saya tidak terpancing emosi. Saya sampaikan, persoalan ini sudah saya konfirmasikan kepada pimpinannya. Tapi dia tidak mau tahu dan ngotot mengajak saya berantam,” jelas Abdurrahman.
 
Rahman mengatakan perbuatan JPU Niki Junismero SH itu sangat melecehkan profesi wartawan. Pihaknya tidak menerima dan akan meneruskan persoalan itu organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tempatnya bernaung.
 
”Saya akan laporkan kasus ini ke PWI,” tegasnya. (RC/red)
Editor: Redaksi

  Berita Terkait
  • Wartawan Kecewa Dilarang Ambil Foto dari Jarak Dekat Saat Pelantikan Kades

    2 tahun lalu

    ROHUL (POROSRIAU.COM)- Plt Bupati Rohul H Sukiman melantik sebanyak 62 Kades (Kepala Desa) di Aula convention Hall Mesjid Agung Islamic Centere kota Pasir Pengaraian kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Senin Pagi (13/02/17).

  • Silvia Nisa Ananda Zulpan: Senang Dan Bangga Bisa Bertemu Bupati

    2 tahun lalu

    Silvia Nisa Ananda Zulpan Mewakili SDN 05 Bengkalis kelas 5 berhasil menjadi juara lomba bercerita anak tingkat siswa SD yang digelar di Bengkalis 24 Agustus 2017.

  • Hindari Obat Berbahaya, Diskes Pekanbaru Ingatkan Obat Tanpa Resep Dokter Jangan Dikonsumsi

    2 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Belakangan, media sosial dihebohkan dengan kasus obat-obatan dengan merek PCC. Obat yang disinyalir termasuk obat keras ini membuat geger masyarakat Kendari, Sulawesi Tenggara. Pasalnya obat yang jika dikonsumsi, reaksinya hamp

  • Benarkah Ada Penguasa yg Incar Dahlan Iskan Hingga Jadi Tersangka?

    3 tahun lalu

    Penetapan Dahlan Iskan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pelepasan 33 aset PT Panca Wira Usaha (PWU), berupa tanah dan bangunan milik BUMD Provinsi Jawa Timur, oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, memunculkan isu baru.

  • JPU Ajukan kasasi Ke MA

    3 tahun lalu

    Suyanto selaku saksi pelapor dalam sidang perkara itu, mengaku bersyukur atas keputusan pengajuan kasasi oleh Jaksa Penuntut Umum kepada Mahkamah Agung.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.