Jumat, 31 Maret 2017 11:38:00
Tim Verifikasi HKM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Turun ke Rohul
Oleh: Toni
Jumat, 31 Maret 2017 11:38:00
ROHUL(POROSRIAU.COM)--Tim penyiapan Hutan Kemasyarakatan (HKM) dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI, bersama Dinas LHK Riau, melakukan Verifikasi permohonan 17 kelompok tani yang tergabung pada Kelompok Tani Peduli Lingkungan Hutan Riau di kawasan hutan lindung Mahato, Kamis (30/3/2017) malam.
Verifikasi administrasi sendiri dilakukan di kediaman ketua Kelompok Tani Peduli Lingkungan Hutan Riau, Suparlik yang berlokasi di Desa Simpang Harapan kecamatan Tambusai Utara kabupaten Rokan Hulu.
Hadir ratusan anggota dan pengurus Kelompok Tani Peduli Lingkungan Hutan Riau, serta tim pendamping dari LSM Perisai dalam verifikasi itu.
Tim verifikasi tersebut terdiri dari Gunadi Firdaus, sebagai Kasi Penyiapan Hutan Kemasyarakatan (HKM) Wilayah I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dan jajarannya, dan ketua Tim Verivikasi dipimpin Andreas didampingi Dinas Kehutanan provinsi Riau.
Kasi Penyiapan Hutan Kemasyarakatan (HKM) Wilayah I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Gunadi Firdaus mengaku kunjungannya ke Rohul untuk melakukan verifikasi terhadap permohonan Kelompok Tani Peduli Lingkungan Hutan Riau yang akan memprogramkan HKM.
“Tujuan kami untuk memverifikasi terkait adanya permohonan dari kelompok tani yang akan menjalankan program HKM di Rohul. Tim akan memverifikasi kecocokan antara data dari calon penerima HKM ini,” ungkapnya seusai pertemuan dengan Kelompok Tani Peduli Lingkungan Hutan Riau.
Diterangkannya, setelah tahap verifikasi administrasi seperti kecocokan identitas dan status warga, tim nanti juga akan melakukan kroscek kelapangan tempat lokasi yang akan diprogramkan HKM ini, yakni di kawasan hutan lindung mahato yang berbatasan antara provinsi Riau dan Sumatera Utara.
“Nanti hasil verifikasi ini akan kita umumkan, apakah diterima atau ditolak. Kalau diterima nantinya akan dibuatkan SK dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dan diberikan hal untuk mengelola lahan selama 35 tahun kedepan dengan tanaman kayu-kayuan,” katanya.
Sementara itu, ketua Kelompok Tani Peduli Lingkungan Hutan Riau, Suparlik mengaku telah mengusulkan 1.500 hektar lahan di hutan lindung Mahato ke kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI.
“Kami dari gabungan kelompok tani ingin memanfaatkan program HKM untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, sekaligus juga untuk mengembalikan kelestarian hutan lindung mahato dengan menanaminya tanaman kayu-kayuan,” ucapnya.
Dia berharap kepada tim verifikasi yang datang untuk dapat mengabulkan usulannya itu, karena para petani ingin membantu pemerintah dalam menangani kerusakan hutan lindung dengan program HKM dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI. (ton)
Editor: Chaviz
Berhasil Tekan Angka Karlahut, BPBD Meranti Raih Penghargaan dari Gubri
9 tahun laluSELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Berkat kerja keras Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, dibantu dengan Stakeholders terkait mulai dari TNI, Polri, Pihak Swasta serta masyarakat. BPBD Meranti berhasil menekan angka kebakara
Menunggu Hasil Uji Labor Sample Limbah PT RSI, Plt Camat Ujungbatu Akan Laksanakan Normalisasi Pada Sungai
9 tahun laluUJUNGBATU(POROSRIAU.COM)- Daerah Aliran Sungai (DAS) Ngaso dan sungai perbatasan di Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan hulu (Rohul) yang terindikasi dicemari oleh Limbah cair atau Effluent Perusahaan Industri Pabrik Kelapa Sawit (PK
1.596,86 Hektar Lahan Terbakar di Riau, Bengkalis Terparah
8 tahun laluSelain itu menyusul Kepulauan Meranti 894.11 hektar, Siak 131.5 hektar, Indragiri Hulu 121,5 hektar, Rokan Hilir (Rohil) 52.75 hektar, Kampar 15.25 hektar.
Petugas Penegakan Hukum KLHK Dihadang Puluhan Orang Perambah Hutan di Rohul
8 tahun lalupuluhan oranb menghadang tim Gakkum KLHK Riau di Rokan Hulu.
Pertamina RU II Dumai Kirim Bantahan
7 tahun laluDUMAI(POROSRIAU.COM) - Tidak tahan akibat pemberitaan bertubi-tubi terkait dugaan penebangan mangrove dan pembuangan serta penimbunan limbah B3,PT. Pertamina RU II Dumai membuat rilis sebagai









