Kamis, 23 Februari 2017 19:21:00
Anggotanya Ditangkap Tim Saber Pungli, Azwan: Udah Capek Saya Ngasih Tau
Oleh: Atok
Kamis, 23 Februari 2017 19:21:00
SIAK (POROSRIAU.COM) - Terkait ditangkapnya Empat oknum pegawai honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Siak oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Siak, karena kedapatan melakukan Pungli di area Jembatan Sultan Syafif Hasim (SSH) Maredan Kecamatan Tualang. Salah satu pejabat tinggi di Dinas Perhubungan Siak angkat bicara.
Dan menyebutkan bahwasanya praktek Pungli yang dilakukan oleh oknum petugas Dishub tersebut, bukan bagian dari perintah maupun arahan atasan, bahkan terlepas dari itu, semua yang dilakukan di luar ketentuan/prosedur tugas, harus dipertanggungjawabkan sendiri oleh yang bersangkutan. Sebagaimana dikemukakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pembinaan (Binwas) Dishub Siak Azwan, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (23/02/2017) siang.
"Terkait apa yang dilakukan oleh oknum petugas di Jembatan Maredan itu, kita bisa baca pada imbauan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Bupati, dan saat ini kita sedang menunggu proses selanjutnya, jika mereka terbukti melakukan tindak pidana atau pelanggaran-pelanggaran yang lain, tentunya akan ada proses hukum," kata Azwan.
Saat ditanya, apakah selama ini tidak ada pengarahan atau pun bimbingan dari atasan terhadap para bawahan, sehingga terjadi aksi Pungutan Liar di kawasan Jembatan Maredan, Azwan justeru mengaku sudah sering memberikan pengarahan maupun nasehat kepada para bawahannya itu. Bahkan ia mengaku sudah capek kalau soal memberikan pengarahan.
"Kalau soal memberikan nasehat maupun pengarahan, rasanya udah capek saya memberikannya kepada mereka," lanjut Azwan.
Diakui Azwan, seluruh personil Dishub yang ditugaskan untuk melakukan pengawasan dan penertiban di pos-pos Dishub yang ada di Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL), Jembatan SSH Maredan, dan Jembatan Teluk Mesjid Sungai Apit, semuanya adalah petugas di bawah komando Kabid Binwas. Termasuk para pegawai honorer yang ditangkap Tim Saber Pungli di Jembatan Maredan pada beberapa hari yang lalu.
Sehingga fenomena ditangkapnya Empat oknum honorer Dishub Siak oleh Tim Saber Pungli pada beberapa hari yang lalu itu, sempat menarik perhatian sejumlah pihak. Termasuk Ormas Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) yang senantiasa melakukan kontrol sosial dan kepedulian di tengah masyarakat.
"Kita harus jeli dan cermat dalam menyikapi kasus "Dugaan Pungli" yang menyeret Empat pegawai honorer Dishub Siak itu. Tak mungkin ada asap kalau tak ada api, oleh sebab itu kami (MPKS, red) berharap, kiranya aparat penegak hukum bisa mengusut tuntas terkait kasus Dugaan Pungli tersebut, dan jika nantinya ada oknum-oknum tertentu yang bermain di balik aksi Pungli di Jembatan Maredan itu, tentunya kami berharap mereka juga harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Sekjen MPKS Nofrianto. (Atok)
Editor: chaviz
Tim Saber Pungli Ciduk Oknum Pegawai Disdukcapil
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Belum lama dibentuk, akhirnya Tim Saber Pungli dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berhasil menciduk oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru berinisial F. F terjaring tim sapu b
Lakukan Pungli Kepada Siswa, Kepsek SMPN 5 Mandau Divonis 4 Tahun Penjara
7 tahun laluPEKANBARU (POROSRIAU.COM )- Rosmawati, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5, Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, dinyatakan majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru terbukti
Bahas Restribusi Parkir, Camat Bungaraya Gelar Rakor Bersama Dishub Siak
9 tahun laluSIAK (POROSRIAU.COM) - Untuk membahas masalah pendapatan Parkir, pihak kecamatan Bungaraya gelar Rapat Koordinasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Siak Selasa (27/12/2016) di Aula Kantor kecamatan Bungaraya.
Ungku Saliah, Kakek Berkopiah di Sejumlah Rumah Makan Padang
9 tahun laluKESAKTIANNYA jadi buah bibir urang awak. Dipercaya membawa keberuntungan, potret Ungku Saliah kerap dijumpai di rumah makan Padang. Fenomena ini pun diangkat sejumlah mahasiswa dalam skripsinya.
Perdagangan Manusia Terbesar Di Timur Tengah Berhasil Terungkap
7 tahun laluMabes Polri tengah memproses delapan orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan perdagangan sekitar 1.200 orang ke negara-negara di Timur Tengah sebagai tenaga kerja ilegal.









