Rabu, 22 Maret 2017 14:18:00
Parah! Sampai Hari Ini KITB Belum Ada Sumbangkan PAD Sepeser Pun untuk Siak
Oleh: Atok
Rabu, 22 Maret 2017 14:18:00
SIAK (POROSRIAU.COM) - Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang terletak di Kampung Buton Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, merupakan salah satu dari sekian banyak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Siak yang didirikan melalui "Uang Rakyat" alias Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun sayang, sejak dibangun pada sekitar 10 tahun yang lalu, sampai hari ini KITB belum ada menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepeser pun untuk Kabupaten Siak. Hal itu terungkap saat digelarnya hearing oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak, Selasa (21/3/2017) siang kemarin, bersama Ormas MPKS dan Direktur BUMD Siak.
Yang mana pada hearing tersebut, Direktur Utama (Dirut) KITB Tengku Munzir memaparkan, bahwasanya KITB merupakan salah satu dari sekitar 400 Kawasan Industri yang tersebar dan beroperasi di Indonesia. Sehingga nantinya KITB diharapkan mampu memberikan konstribusi besar bagi kemajuan dan pembangunan daerah. Meskipun hingga saat ini KITB belum bisa memberikan/menghasilkan PAD untuk Kabupaten Siak.
"KITB merupakan salah satu kawasan industri dari sekitar 400 kawasan industri yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu kita berharap semoga ke depan KITB ini bisa memberikan konstribusi besar bagi daerah, meskipun sampai hari ini KITB belum bisa menyumbangkan sepeser pun PAD untuk Kabupaten Siak, karena sampai hari ini soal legalitas (perizinan, red) KITB memang masih sedikit bermasalah, dan sedang dalam proses penyelesaian," papar Tengku Munzir.
Menanggapi apa yang telah disampaikan oleh Direktur KITB tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ormas Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) Rolis SH mengemukakan, semestinya pihak KITB selaku pengelola kawasan industri di Kabupaten Siak bisa menunjukkan kualitas dan kuantitas kinerjanya secara profesional. Dan tidak bertele-tele dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan masalah perizinan tersebut. Karena saat ini aktivitas di KITB sudah berjalan.
"Pada beberapa hari yang lalu, kami (MPKS,red) melakukan peninjauan ke lokasi KITB, dan kami melihat aktivitas di sekitar KITB itu sudah berjalan, bahkan kami lihat di sana banyak kendaraan-kendaraan besar hilir-mudik mengangkut cangkang sawit, tapi kok ternyata dari aktivitas tersebut tidak ada pemasukan yang didapat oleh KITB, ini kan aneh namanya?," papar Rolis, di hadapan para peserta hearing. (Atok)
Editor: Chaviz
MPKS Desak BUMD Siak Serius Kelola Uang yang Sudah Dikucurkan Pemda
9 tahun laluMelalui hearing yang digelar oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak bersama sejumlah Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Ormas Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS), Selasa (21/3/2017) siang. Ormas MPKS mendesak agar kiranya
DLH Siak Dinilai Melempem Atasi Masalah Pencemaran Sungai Siak
9 tahun laluSejak beberapa tahun belakangan ini, Kondisi Sungai Siak terkesan kian memprihatinkan, pasalnya selain abrasi yang kian menggerogoti, potensi pencemaran yang dialami oleh sungai kebanggaan warga Siak itu juga kian meningkat.
Truk Over Tonase Bebas Berkeliaran di Siak, Ruas Jalan di Bungaraya Semakin Hancur
9 tahun laluUpaya pemerintah daerah memperbaiki sejumlah ruas jalan di kabupaten Siak, ternyata tidak didukung sepenuhnya oleh intansi terkait lainnya.
Sejumlah Jalan Di Siak Rusak, Dishub Akan Usulkan Perda "Over Load" Ke DPRD
9 tahun laluMaraknya aksi kendaraan berlebihan muatan (over load, red) yang melintas di wilayah Kabupaten Siak telah menyebabkan sejumlah ruas jalan menjadi rusak parah. Seperti yang terjadi di beberapa titik jalan poros di Kecamatan Bungaraya, Mempura, Dayun dan bah
Komisi IV Meradang, Ismail Amir Sebut Managemen Pemkab Siak Bobrok
8 tahun laluKetua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, Riau meradang. Pasalnya, rencana eksekusi terhadap perusahaan Cangkang yang diduga belum mengantongi izin di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) batal dilakukan. Kekecewaan itu terun









