Selasa, 31 Januari 2017 11:51:00
Tahun Ini Sekitar 382 Warga Miskin di Siak Akan Terima Bantuan Rumah Swadaya
Oleh: Atok
Selasa, 31 Januari 2017 11:51:00
SIAK (POROSRIAU.COM) - Program bantuan rumah swadaya yang telah disalurkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pada tahun 2016 lalu, dikabarkan akan kembali dikucurkan ke sejumlah daerah di Kabupaten Siak. Sebagaimana dikemukakan oleh Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Siak Khaidir Fitri, Selasa (31/1/2016) kepada Porosriau.com.
"Insya Allah jika tidak ada hambatan, pada tahun 2017 ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan kembali mengalokasikan anggaran untuk merealisasikan program bantuan rumah swadaya di Kabupaten Siak, dan sesuai informasi yang kami peroleh dari pihak Pemprov Riau, akan ada sekitar 382 warga miskin/kurang mampu di Siak yang akan menerimanya," terang Khaidir Fitri.
Dijelaskannya juga, pada tahun 2016 lalu, terdapat sekitar 198 warga miskin (kurang mampu, red) di Kabupaten Siak yang telah menerima bantuan rumah swadaya dari Pemprov Riau. Yang mana sebagian besar penerimanya adalah warga miskin yang ada di Kampung Paluh, Kelurahan Sungai Mempura, dan Kampung Benteng Hulu.
"Pada tahun 2016 lalu, sebagian besar penerima bantuan rumah swadaya itu adalah masyarakat miskin yang ada di Kecamatan Mempura, yakni warga Kampung Paluh, Kelurahan Sungai Mempura, dan Benteng Hulu," sambungnya.
Sedangkan untuk program bantuan rumah swadaya di tahun 2017 ini, pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Siak mengaku belum tau persis masyarakat di Kecamatan mana saja yang akan menerima, karena data dan nama-nama penerima dikantongi oleh pihak Pemprov.
"Kami juga belum tau persis soal masyarakat mana saja yang akan menerima bantuan rumah swadaya itu, karena datanya ada di Pemprov (selaku penyalur bantuan, red). Sedangkan kita di kabupaten hanya selaku pihak penerima," lanjut Khaidir Fitri.
Berdasarkan informasi dan penjelasan dari sejumlah warga miskin penerima program bantuan rumah swadaya di Siak, sistem bantuan yang mereka terima itu tidak sepenuhnya berupa uang, dan tidak sepenuhnya berupa material/bahan bangunan. Semua tergantung pada kondisi rumah yang akan diberikan bantuan. Ada yang hanya dibantu/diberi material cat dan kramik, ada yang diberi pasir, semen, batubata, dan ada juga yang hanya diberi seng (atap, red) saja.
Sebagaimana dikemukakan oleh Abdul, salah seorang warga Kecamatan Mempura yang pada tahun 2016 lalu menerima program bantuan rumah swadaya dari Pemprov Riau, dirinya menyebutkan bahwasanya bantuan yang ia terima dirasakan sudah sangat membantu, karena selama ini kondisi rumahnya sudah begitu usang dan bahkan nyaris ambruk dimakan usia.
"Alhamdulillah, tahun lalu kami menerima program bantuan rumah swadaya berupa material batubata, pasir, dan semen, sehingga kami bisa merehab rumah kami yang sudah berusia sekitar 50 tahun ini menjadi lebih bagus. Dan kami ucapkan rasa terima kasih kepada Pemda Siak yang telah mengusulkan program bantuan seperti ini ke Provinsi, untuk warga miskin yang ada di kampung-kampung," papar Abdul.
Warga Kecamatan Mempura yang sehari-harinya mengaku sebagai petani karet itu juga menyebutkan, bahwasannya sebagian besar warga kurang mampu yang ada di Kecamatan Mempura benar-benar merasa sangat terbantu setelah adanya program bantuan rumah swadaya. Meskipun sistem bantuannya sedikit berbeda dengan sistem bantuan Rumah Layak Huni (RLH).
"Sistem bantuan rumah swadaya yang kami terima pada tahun lalu itu, sedikit berbeda dengan sistem bantuan Rumah Layak Huni, kalau bantuan Rumah Layak Huni setau kami Pemerintah langsung yang mengerjakan (sampai selesai, red), sedangkan bantuan rumah swadaya, kami sendiri yang ngerjakan. Pemerintah hanya membantu/menyediakan material yang kami butuhkan, dengan maksimal anggaran sebesar Rp15.000.000 untuk masing-masing penerima bantuan," tutup Abdul. (Atok)
Editor: Chaviz
Program Bantuan Rumah Swadaya di Siak Diharapkan Tepat Sasaran
9 tahun laluSIAK (POROSRIAU.COM) - Terkait telah direalisasikannya program bantuan rumah swadaya di Kabupaten Siak oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pada tahun 2016 lalu, sebagian besar masyarakat (penerima, red) mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kep
Tahun Ini 166 Unit RSLH Dan 260 Unit BSPS Dibangun Di Siak
9 tahun laluAngin segar menerpa ratusan warga (keluarga kurang mampu, red) yang ada di sejumlah kecamatan di Kabupaten Siak. Pasalnya pada tahun 2017 ini Pemerintah akan segera merealisasikan pembangunan Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) dan Bantuan Stimulan Perumahan Sw
Wakil Bupati Afedri Buka Sosialisasi Program JKN -KIS BPJS Kesehatan kepada Perwakilan PNS
9 tahun laluWakil Bupati Siak Drs H Alfedri M.Si secara resmi mebuka kegiatan Sosialisasi Program JKN -KIS BPJS Kesehatan kepada perwakilan Pegawai Negri Sipil di Kabupaten Siak yang dilaksanakan di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan,Rabu(22/3).
Hidup Dengan 7 Anak, Tina Banting Tulang Jadi Buruh Cuci
9 tahun lalu)-- Kristina (30) warga Jalan Tanjung Batu gang berdikari kelurahan pesisir, kecamatan Lima Puluh, terpaksa banting tulang menjadi buruh cuci harian demi menghidupi ketujuh orang anaknya yang masih kecil.
Komunitas Pemuda Tebing Tinggi Yang Didukung Pemkab. Meranti Beri Santunan Pada Kaum Dhuafa dan Anak Yatim
8 tahun laluSELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Gabungan berbagai organisasi Kepemudaan di Kecamatan Tebing Tinggi yang juga didukung oleh Pemerintan Kabupaten Kepulauan Meranti, memberikan santunan kepada kaum dhua









