Senin, 23 Juli 2018 08:01:00
Garap Proyek Listrik, Pertamina Mencari Utang
Oleh: Redaksi
Senin, 23 Juli 2018 08:01:00
JAKARTA(POROSRIAU.COM)-- Hingga kini, PT Pertamina masih berupaya mencari dana untuk menggarap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 berkapasitas 1.760 Megawatt (MW). Di proyek ini, setidaknya, Pertamina membutuhkan pinjaman 80% dari nilai investasi US$ 1,8 miliar. Proyek pembangkit itu akan dibangun di Cilamaya, Jawa Barat, dekat dengan wilayah operasi Blok ONWJ.
Untuk memuluskan proyek PLTGU Jawa-1, kabar yang sampai ke KONTAN, Pertamina menggadaikan Blok Offshore North West Java (Blok ONWJ) kepada kreditur. Blok kelolaan PT Pertamina ONWJ dan BUMD Jabar yang baru saja diperpanjang 20 tahun ke depan ini bakal dijadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman bank internasional.
Bank internasional meminta jaminan aset kepada konsorsium PLTGU Jawa-1, yakni Pertamina-Marubeni-Sojitz agar utang bisa mengucur ke konsorisum.
Sejatinya, Pertamina baru saja mendapatkan persetujuan Menteri BUMN Rini Soemarno untuk melepas sebagian saham di blok-blok migas dan proyek kilang migas, terutama RDMP Cilacap dan Balikpapan. Persetujuan Menteri BUMN disebut-sebut menjadi dasar Pertamina untuk menjaminkan aset demi memperoleh pendanaan untuk sejumlah proyek Pertamina.
Namun Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman langsung membantah informasi tersebut. Pertamina tak menjaminkan aset Blok ONWJ demi mendapatkan pinjaman untuk proyek PLTGU Jawa I. "Tidak benar," tegas Arief ke KONTAN,Kamis (19/7).
Hanya saja, menurut Arief, Pertamina bersama konsorsium proyek PLTGU Jawa-1 masih memfinalisasi proses pinjaman agar bisa membiayai proyek pembangkit listrik tersebut. Dia berharap proses pencarian pinjaman selesai sebelum targetfinancial close yang ditetapkan PLN. "Masih finalisasi, kami harap bisa close sesuai komitmen ke PLN," kata Arief.
PLN menargetkan financial close selesai pada September 2018. Pertamina sempat memajukan target tersebut menjadi Juli 2018. Namun hingga kini Pertamina belum juga menyelesaikan financial close proyek PLTGU Jawa-1.
Ginanjar, Direktur Utama PT Jawa Satu Power, mengatakan sejauh ini konsorsium Pertamina terus melakukan pembicaraan secara insentif dengan lender agarfinancial close bisa selesai setidaknya sesuai dengan target yang ditetapkan PLN.
"Target sesuai ketentuan PLN pada bulan September, saat itu kami usahakan supaya mendapatkan bulan Juli. Tapi yang penting progresnya bagus, lenders juga sangat supportive terhadap proyek ini," imbuh dia kepada KONTAN, Minggu (22/7).
Konsorsium Pertamina, Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation telah melakukan penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) dengan PT PLN untuk proyek PLTGU Jawa-1 pada Selasa (31/1) awal tahun ini di Jakarta. PLTGU Jawa-1 berkapasitas 1.760 MW dengan investasi senilai US$1,8 miliar.
PLTGU Jawa-1 merupakan pembangkit listrik berbasis gas pertama di Asia yang mengintegrasikan Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) dengan PLTGU Combined Cycle Gas Turbine (CCGT). PLTGU ini akan berdiri di Cilamaya, Jawa Barat. Dengan kapasitas mencapai 1.760 MW, PLTGU Jawa-1 menjadi pembangkit listrik berbahan bakar gas terbesar di Asia Tenggara.(kontan)
Editor: chaviz
Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?
9 tahun laluPOROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi
Masyarakat Dumai Hanya 80 Persen Yang Nikmati Listrik
10 tahun laluSaat ini listrik sudah menjadi kebutuhan dasar kehidupan masyarakat modern di Kota Dumai, namun masih ada sekitar 20 persen masyarakat dibawah naungan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Dumai, belum menikmati listrik.
Proyek Geotermal di Kaki Gunung Talang Masih Menuai Penolakan
7 tahun laluProyek Geotermal atau panas bumi di kaki Gunung Talang, Sumatera Barat, belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat sekitar. Mereka yang sebagian adalah petani ini, berduyun-duyun menjaga lokasi proyek agar tidak dimasuki oleh pihak konsorsium PT Hitay Day
Proyek PLTS PT KPI RU II Dumai, Sekali Dayung Dua Tiga Manfaat Terlampaui
4 tahun laluDUMAI, POROS RIAU-Salah satu energi baru dan terbarukan (EBT) yang potensial dan tak terbatas penggunaannya adalah matahari. Berkah Tuhan ini melimpah di negeri yang terletak di negeri khatulistiwa
Layak kah Wabup Bengkalis Muhammad Dipenjara KPK?
10 tahun laluPOROSRIAU.com- Riau dikenal dengan sebutan “Petro Dollar” karena kaya dengan minyak bumi dan perkebunan kelapa sawit.“Atas minyak, bawah minyak” kerap terdengar istilah ters









