Rabu, 22 Oktober 2025 16:39:00
Darwis: Sejak 1985 Pelindo Telah Melakukan Kejahatan Ekologis di Dumai
Rabu, 22 Oktober 2025 16:39:00
Peraih anugerah Adi Bhakti Mina Bahari ini, membeberkan rentetan dosa-dosa Pelindo semasa beroperasi di Dumai, dalam orasinya Darwis menyebut, PT Pelindo Dumai telah melakukan kejahatan ekologis sejak tahun 1985, dimana Pelindo pada tahun tersebut telah menggusur hutan mangrove di kawasan pasar mampu.
Pada tahu 1987 Pelindo menghilangkan ekologis di kelurahan buluh kasap, di tahun 1989 Pelindo menghilangkan ekologis di pasar pantai, 1990 dihilangkan kan ekologis di pelabuhan balam, dan tahun 2000 dihilangkannya delta muara sungai, sehingga merubah pola arus yang disinyalir menjadi penyebab banjir di sejumlah kawasan di dumai.
Selain itu Darwis memprotes kehadiran sekitar 30 perusahaan yang berdiri di kawasan Pelindo yang tidak menyumbang apa-apa terhadap lingkungan, dibuktikan hanya dalam satu tahun, perusahaan ini menyumbang PAD hanya Rp1 milyar.
"Dibanding dengan kabupaten Sijunjung Sumatera Barat yang tidak ada kapal tanker, tapi menyumbang sekitar Rp2 milyar untuk lingkungan, ini sangat miris bagi kota Dumai, dan terjadinya banjir saat ini akibat penimbunan reklamasi di kawasan Dermaga C, sehingga penimbunan itu menyebabkan air masuk ke dalam sungai," ungkap Darwis berapi-api.
Seperti diketahui, Massa Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK) sekitar pukul 10.00 WIB, membuktikan janjinya dengan memblokir pintu utama pelabuhan Pelindo Dumai.
Salah satu organisasi yang bergabung dalam aksi, Fatahudin SH, Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian, pengembangan Lingkungan hidup kota Dumai, dengan tegas menyatakan di depan management Pelindo Regional I Cabang Dumai, tidak ada lagi pintu untuk negoisasi sebelum PT Pelindo menyetujui tuntutan kompensasi bagi warga terdampak.
"Tuntutan kami akan berhenti apabila PT Pelindo bersedia memberikan kompensasi bagi warga terdampak. Pintu negosiasi sudah kami gembok rapat," ungkap Fatahudin. (R1)
Luar Biasa! Anak Sungai Jadi Parit, Pulau Ancak Jadi Daratan, Masyarakat Kebanjiran
5 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Hasil turun lapangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan Kota Dumai dan sejumlah instansi terkait beberapa waktu lalu, menemukan
Akhirnya "Todak" Berkunjung: Masyarakat Dumai Bingung, Bencana Ekologis Bakal Datang Menerjang?
5 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Kehadiran "todak" bagi masyarakat Dumai disinyalir merupakan bencana awal dari dampak ekologi yang timbul dari hilangnya pulau ancak dan beralihnya fungsi 5 a
Kompolnas Kompak Diam Sikapi Maraknya Aktivitas Perjudian di Dumai
8 bulan laluMeskipun Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo bersikap tegas memerintahkan untuk menindak tegas aktivitas perjudian,namun arahan tak sejalan dengan kondisi di lapangan. Dugaan kuat proses pembiaran oleh APH dan lembaga
Aktivis Lingkungan Hidup Dumai Minta Masyarakat Lakukan Class Action Ke Perusahaan
8 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Keluhan warga kelurahan Datuk Laksamana kecamatan Dumai Kota atas dampak aktivitas bongkar muat ampas maupun bungkil di pelabuhan Pelindo Dumai sudah termasuk dalam kategori
KSOP Belum Bertindak Atas Dugaan Pencemaran Pelabuhan Pelindo, Capt Diaz: Menunggu Arahan Pusat
7 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Kepala kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, Capt Diaz Saputra, mengaku belum melakukan tindakan atas laporan kelompok masyarakat yang meminta menghenti









