Rabu, 22 April 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Felix Ungkap Modus Praktek KKN Kelompok 'Enam Jahanam' di Kota Dumai
Rabu, 09 Juli 2025 14:50:00

Felix Ungkap Modus Praktek KKN Kelompok 'Enam Jahanam' di Kota Dumai

Rabu, 09 Juli 2025 14:50:00
BAGIKAN:
Ketua Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia, Jakarta, Fernandes Felix Pangaribuan

DUMAI, POROSRIAU.COM - Ketua Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia, Jakarta, Fernandes Felix Pangaribuan, menyebutkan rombongan kontraktor ikut dalam tim sukses calon kepala daerah hanya demi mencari posisi dan menguasai proyek.

"Saya menduga ada rombongan kontaktor  ikut tim sukses.  Umumnya, mereka  hanya mencari keuntungan pribadi.  Salah satunya, melakukan praktek monopoli. Bahkan justru itu akan merusak citra kepala daerah," ungkap Felix

Para kontraktor tersebut, menurut Felix tidak segan mengelontorkan dana kepada kandidat.  Dengan harapan, setelah menang bisa menguasai sejumlah proyek bahkan praktek monopoli berpeluang besar untuk dilakukan.

"Disinilah awal mulanya praktek monopoli terjadi. Dan ini, mendapat "restu" dari penguasa. Proyek lelang dengan pagu anggaran diatas satu miliar ke atas merupakan jatah mereka," papar Felix.

Selain itu, praktek Kolusi,  Korupsi dan Nepotisme terbuka lebar. Tak jarang seorang kontraktor bisa mendapatkan belasan bahkan puluhan paket proyek. 

"Selain, mendapat jatah paket lelang, kontraktor yang dekat dengan penguasa tersebut juga menguasai puluhan paket PL ( penunjukan langsung)," jelas Felix.

Sadisnya lagi, sejumlah kontraktor itu, menjadi semacam panitia lelang bayangan. Mereka bisa menentukan siapa kontraktor yang harus dapat proyek atau tidak.

"Bukan hanya sekedar menentukan siapa yang dapat, mereka juga menjadi pengumpul uang sukses fee proyek dari kontraktor" jelas Felix lagi.

Ketika ditanya siapa kontraktor yang punya andil sebesar itu, Felix enggan membeberkan untuk saat ini, namun dirinya berjanji akan mengungkap siapa "kelompok enam jahanam"  tersebut.

"Belum waktunya, semua akan kita ungkap dalang praktek monopoli  yang merugikan kontraktor menengah itu, mulai dari otaknya, pelaku , modusnya hingga nama nama pengumpul fee proyek baik dari kontraktor maupun kalangan ASN nya," tutur Felix. (saf)

  Berita Terkait
  • Merasa Dekat Penguasa, Kelompok "Enam Jahanam" Nekat Lakukan Praktek Monopoli

    10 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Kedekatan kadang membuat orang lengah dan abai terhadap aturan. Semua bisa diatur tanpa mempertimbangkan konsekwensi yang akan terjadi. Kelompok kontraktor yang selama i

  • Panitia Lelang "Bayangan" Mulai Gentayangan, Bidik Tipikor Endus Aroma KKN

    10 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Setiap musim proyek dimulai, sejumlah nama diduga orang dekat Walik Kota Dumai, mulai bermunculan. Tiap tahun, proyek dengan nilai pagu satu miliar keatas diduga kuat mereka

  • Soal Monopoli Proyek Lelang, Gabungan Pegiat Anti Korupsi Surati Kejati Riau

    10 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Gabungan pegiat anti korupsi kota Dumai sepakat melayangkan surat ke Kejati Riau. Diantaranya, Bidik Tipikor RI, Lembaga Independent Bongkar Korupsi dan Lembaga Transparansi

  • Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek. Lagi, 'Mainan' Orang Dekat Penguasa

    10 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Jual beli jabatan menjadi celah korupsi tertinggi di Indonesia.  Modus utamanya adalah pemberian gratifikasi dan suap yang ditujukan untuk mempengaruhi promosi, mut

  • LSM PMPRI Desak Polisi dan Jaksa Proses Monopoli Proyek di Pemko Dumai

    10 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Maraknya aksi monopoli proyek lelang di lingkungan Pemerintah Kota Dumai tanpa bisa sentuh aparat penegak hukum. Membuat para kontraktor menengah kebawah apatis terhadap pene

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.