Selasa, 21 April 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Panitia Lelang "Bayangan" Mulai Gentayangan, Bidik Tipikor Endus Aroma KKN
Sabtu, 21 Juni 2025 09:54:00

Panitia Lelang "Bayangan" Mulai Gentayangan, Bidik Tipikor Endus Aroma KKN

Sabtu, 21 Juni 2025 09:54:00
BAGIKAN:
Foto Ilustrasi (net)

DUMAI, POROSRIAU.COM - Setiap musim proyek dimulai, sejumlah nama diduga orang dekat Walik Kota Dumai, mulai bermunculan. Tiap tahun, proyek dengan nilai pagu satu miliar keatas diduga kuat mereka yang kuasai.

Bidik Tipikor, badan anti korupsi Kota Dumai telah lama mengendus ada upaya kelompok ini, untuk menguasai proyek proyek besar demi kepentingan pribadi dan kelompoknya saja, sehingga aroma KKN nya menyengat kuat.

"Tahun 2024 lalu, kelompok ini, menguasai sedikitnya 70 persen proyek besar. Bahkan seorang kontraktor bisa mendapatkan proyek dengan nilai mencapai puluhan miliar," ungkap Mansyur ketua Bidik Tipikor RI kota Dumai.

Informasi yang didapat media ini dilapangan, membuktikan, diduga kuat kontraktor dengan inisial NS, ID, JA, DW, LN, KK, memiliki peran besar dalam mengatur proyek. Bahkan mereka bisa menentukan siapa yang harus dimenangkan.  

Sehingga kelompok kontraktor ini, dikenal dengan sebutan panitia lelang bayangan dan setiap tahunnya mereka  menguasai sejumlah proyek besar dengan pagu mencapai puluhan miliar.

"Untuk tahun 2024 lalu, kontraktor inisial NS kuasai proyek lebih 30 miliar, DW 27 miliar dan ID mendekati 25 miliar, LN dan KK  diperkirakan belasan miliar," ungkap salah satu rekanan.

Beberapa diantaranya, memang berprofesi sebagai kontraktor, ada pula kontraktor dadakan yang berharap dapat sukses fee. 

Bahkan ironinya lagi, ada dari kalangan karyawan disebuah badan usaha milik daerah yang terlibat dalam pengaturan proyek. "Selain itu, juga terlibat langsung dalam pengerjaan paket proyek dengan modus pemodal. Padahal proyek tersebut miliknya hanya dilapangan orang lain yang ditampil," ungkap Mansyur.

Dikatakan Mansyur, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan pegiat anti korupsi lainnya yang ada dikota Dumai, untuk membuat laporan tertulis kepada pihak aparat penegak hukum terutama Komisi Pemberantasan Korupsi. "Kami sedang melengkapi data untuk kepentingan pelaporan ke penegak hukum terutama KPK," ungkapnya. (saf)

  Berita Terkait
  • Aroma Busuk di Proyek Lelang, Panitia Bayangan 'Kuasai" Beberapa Dinas

    10 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Sejumlah Pegiat anti korupsi Kota Dumai mencium adanya aroma busuk dari lelang proyek di beberapa Dinas, yang diduga diatur oleh kelompok kontraktor yang dekat dengan penguas

  • Terkait Monopoli Proyek APBD Dumai,Panitia Bayangan Masuk ‘Radar’ Kejaksaan

    10 bulan lalu

    Praktik dugaan kolusi dengan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan proyek bersumber dari APBD Kota Dumai mencuat ke permukaan. Sejumlah nama, diduga orang dekat Wali Kota Dumai disebut berperan sebagai panitia bayangan. Praktik tidak sehat dengan du

  • Soal Monopoli Proyek Lelang, Gabungan Pegiat Anti Korupsi Surati Kejati Riau

    10 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Gabungan pegiat anti korupsi kota Dumai sepakat melayangkan surat ke Kejati Riau. Diantaranya, Bidik Tipikor RI, Lembaga Independent Bongkar Korupsi dan Lembaga Transparansi

  • Terindikasi Memonopoli Proyek, Sejumlah Nama Dilaporkan Penggiat Anti Korupsi Ke Kejari

    10 bulan lalu

    Penguasaan hampir seluruh proyek tender APBD Kota Dumai terindikasi menggunakan cara-cara kotor. Persekongkolan dengan aroma kolusi menyeruak tajam ke permukaan. Sejumlah nama notabene orang-orang yang berada di lingkaran kekuasaan disebut sebagai pengend

  • Felix Ungkap Modus Praktek KKN Kelompok 'Enam Jahanam' di Kota Dumai

    10 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Ketua Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia, Jakarta, Fernandes Felix Pangaribuan, menyebutkan rombongan kontraktor ikut dalam tim sukses calon kepala daerah hanya demi menc

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.