Selasa, 19 Agustus 2025 21:59:00
Pasca Penangkapan Kapal Sembako di Jambi, Importir Dumai Waspada! Nama AB Viral di Kuala Tungkal?
Selasa, 19 Agustus 2025 21:59:00
DUMAI, POROSRIAU.COM - Keberhasilan Bea Cukai Propinsi Jambi menangkap 2 dari 3 kapal sembako dari port klang tujuan pelabuhan kuala tungkal Jambi beberapa hari lalu, ternyata berdampak terhadap aktivitas bongkar muat kapal sembako di pelabuhan Dumai.
Sejumlah importir dikabarkan waspada dan menghentikan semua kegiataan pasca penangkapan kapal sembako di kuala tungkap jambi. "Semua importir kalang kabut. Untuk sementara waktu menghentikan semua kegiatan. Ini dampak tertangkapnya 2 dari 3 kapal asal port klang Malaysia," ungkap mantan pengurus importir Dumai.
Dari informasi yang dirangkum baik dari pelabuhan tungkal Jambi maupun di kota Dumai, pemilik barang merupakan salah satu importir asal Dumai.
Saat ini, semua kegiatannya di pindahkan ke Kuala Tungkal Jambi. "Pemilik barang yang ditangkap aparat dikabarkan milik importir Dumai dengan inisial AB yang kini memindahkan aktifitasnya ke Kuala Tungkal" ungkap sumber itu.
Menurut sumber tersebut, importir AB merupakan pemain lama yang ekspansi ke kuala tungkal, sebelumnya semua kegiatan AB di pusatkan di pelabuhan Dumai, "Sejak tahun 2015 karena kebijakan Pemerintah melarang segala bentuk import asal port klang, AB memindahkan semua kegiatannya ke pelabuhan Kuala Tungkal dan kapal yang ditangkap tersebut dikabarkan milik AB," ujarnya.
Sebagai perpanjangan tanggannya di Kuala tungkal, AB menunjuk Joni sebagai orang kepercayaannya. "Semua urusan di Kuala tungkal di handle oleh Joni orang kepercayaan AB," jelasnya.
Praktisi hukum kota Dumai, Fatahudin SH mendesak aparat Bea Cukai Dumai melakuakn penyelidikan atas kebenaran informasi tersebut. karena pemilik barang diduga milik importir asal Dumai, "Bea Cukai jangan tutup mata, karena informasi ini sudah menjadi buah bibir masyarakat," ungkapnya.
Ditambahkan Fatahudin lagi, akibat aktifitas masuknya barang import asal port klang tersebut, diyakini telah menimbulkan kerugian atas pendapatan negara dari sektor pajak. Karena sudah menjadi rahasia umum jika kegiatan import tersebut hanya bayar pajak setengah (separoh nyolong). "Bea Cukai ikut bertanggungjawab atas potensi kehilangan pajak negara, jika membiarkan kegiatan import tersebut," terang Fatahudin. (saf)
Polisi dan Bea Cukai Sita 137 Kg Sabu Asal Malaysia
7 tahun lalu"Diamankan 137 kilogram metamfetamin atau sabu dari 14 tersangka yang kami kejar selama hampir sebulan belakangan," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakart
Catatan Akhir Tahun PT Pertamina RU II Dumai: "Reputasi Elok Dalam Gugatan"
6 tahun laluOleh M. Syahrul Aidi Pemimpin Redaksi porosriau.com Tulisan mengutip data dari berbagai sumber SEPANJANG tahun 2019 ini PT Pertamina RU II Dumai menikmati fase-fase ind
Polres Pelalawan Amankan Tiga Truk Pengangkut Kayu Olahan
9 tahun laluPELALAWAN(POROSRIAU.COM)- Polres Pelalawan mengamankan tiga truk colt diesel mengangkut 'illegal logging' olahan. Tiga truk ini di amankan ditempat berbeda di jalan lintas Bono kecamatan Bunut, Kamis (5/1/17).
Polres Inhil Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Antar Provinsi
9 tahun laluTEMBILAHAN(POROSRIAU.C0M)--Upaya 4 (empat) pelaku yang tergabung dalam Jaringan pengedar narkotika antar provinsi, yang berniat untuk menjual shabu - shabu di Kota Tembilahan, berhasil digagalkan oleh Unit Opsnal Sat Res Narkoba Polres Inhil.
Polair Gagalkan Penyeludupan 6 Ton Bawang Merah
9 tahun laluPatroli Direktorat Polair Baharkam Mabes Polri menggagalkan penyelundupan sekitar enam ton bawang merah diduga ilegal asal Malaysia, di perairan Bengkalis, Sabtu, (18/03)









