Kamis, 29 Maret 2018 02:21:00
Minta Penjelasan Dari BBPOM Riau, Malam Tadi Puluhan Buruh Datangi Grand Meranti Hotel
Oleh: Manik
Kamis, 29 Maret 2018 02:21:00
SELATPANJANG, RIAUGREEN.COM -
Puluhan buruh bongkar muat
di Kota Selatpanjang Kepulauan Meranti, berkumpul di halaman parkir Grand Meranti Hotel yang beralamat di Jalan Kartini, Selatpanjang, pada Rabu (28/3/2018) malam.
Kedatangan para buruh tersebut dalam rangka mempertanyakan kelanjutan nasib mereka serta kinerja BBPOM Pekanbaru yang menginap di GM Hotel, usai melaksanakan sidak terhadap sejumlah toko dan gudang di Kota Selatpanjang.
Dari Pantauan wartawan POROSRIAU.COM, Rabu (28/3/208) malam, di lobi hotel tersebut berlangsung pertemuan antara pihak BBPOM Pekanbaru dengan para buruh yang juga dihadiri pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (DisperindagKop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kepulauan Meranti, Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek, Danramil 02/TT Mayor Art Bismi Tambunan, Kasat Intel Polres serta sejumlah awak media.
Amat, salah seorang buruh bongkar muat mengungkapkan kekesalannya dan merasa tidak terima terhadap pihak BBPOM Pekanbaru saat melakukan sidak, sebab menurutnya pihak BBPOM cukup hanya melakukan sidak ke toko atau pun gudang dan tidak seharusnya sampai melakukan pemeriksaan ke kapal.
Amat juga mengutarakan bahwa baru kali ini di Meranti ada BBPOM yang melakukan pemeriksaan hingga ke kapal dan ini sangat mengganggu kami para buruh saat melakukan aktifitas bongkar muat barang.
Ibu harus tau, kalau ada pemeriksaan di kapal kami tidak bisa bekerja, jadi kami mau makan apa??," ujar Amat dengan nada kesal.
Dalam pertemuan itu, pihak DisperindagKop-UKM Kepulauan Meranti sangat menyayangkan pihak BBPOM yang melakukan sidak tanpa koordinasi terlebih dahulu.
Padahal, saat pihak BBPOM melakukan pemeriksaan ke sejumlah toko dan gudang di Selatpanjang terkait adanya temuan cacing di dalam sarden kaleng, terlebih dahulu berkoordinasi, tapi kali ini kita juga heran kenapa tidak berkoordinasi dengan kita," ungkap Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindag Kepulauan Meranti Hariadi.
Bahkan menurut Hariadi, pihaknya baru mengetahui ada sidak yang dilakukan BBPOM Riau, setelah awak media yang menanyakan ada tidaknya keterlibatan pihak Disperindag dalam sidak tersebut.
"Kita aja tau ada sidak setelah di informasikan oleh rekan-rekan wartawan, dan saya pun bingung mau jawab soalnya memang tidak ada pemberitahuan dari pihak BBPOM," jelas Hariadi.
Sementara itu, Kepala KPPBC Kepulauan Meranti, Hengki, bahwa tidak adanya koordinasi dari pihak BBPOM terkait sidak yang dilaksankan hari ini.
Meski begitu, kalau bagi kami wajar-wajar saja sebab untuk melakukan sidak pihak BBPOM tidak harus memberitahukan kepada kita, yang penting sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
Tetapi sebaiknya ya melakukan koordinasi terlebih dahulu," ungkap Kepala KPPBC Kepulauan Meranti, Hengki.
Hengki menambahkan, pengawasan KPPBC hanya fokus teradap barang import yang berasal dari kegiatan usaha lintas batas di pelabuhan yang memiliki Tempat Penimbunan Sementara (TPS) di Pelabuhan Cabang Pelindo I Selatpanjang.
Pada kesempatan itu, dari pihak kepolisian juga menyayangkan BBPOM Riau yang tidak melakukan koordiansi dengan pihak keamanan.
Menurut Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH saat menghadiri pertemuan tersebut,
seharusnya pihak BBPOM ini koordinasi dahulu dengan kita sebelum melakukan sidak, apalagi kejadiannya sampai begini dan untung saja tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan tadi, tutur AKBP La Ode Proyek.
Mendengar penuturan Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek, seluruh wartawan yang hadir spontan mengatakan, Tim BBPOM Riau yang melaksanakan sidak hari ini telah melakukan pembohongan terhadap Media yang menyatak telah berkoordinasi dengan pihak polres.
Pada kesempatan yang sama, Danramil 02/Tebingtinggi Mayor Arm Bismi Tambunan SE, mengingatkan, sebaiknya sebelum melakukan sidak atau pemeriksaan seperti itu sebaiknya pihak BBPOM menjalin koordinasi agar hal seperti ini tidak terjadi lagi, saran Mayor Bismi.
Menanggapi hal itu, pihak BBPOM Pekanbaru Riau, menjelaskan bahwa sidak yang dilakukan berdasarkan perintah atasan dan tetap mengacu dengan aturan yang berlaku.
Bukan kita tidak berkoordiansi dengan instansi terkait saat melakukan sidak, namun kita punya dua pilihan yakni yang pertama kita ada koordinasi didepan dan yang kedua koordinasi belakangan.
Artinya, kita bisa berkoordinasi dahulu baru bertindak dan bertindak dahulu baru koordinasi belakangan, tapi intinya tetap koordinasi," ungkap Kabid Pengawasan dan Penyelidikan BBPOM Pekanbaru Riau Syamida.
Terkait pihak BBPOM melakukan pemeriksaan langsung ke kapal dengan alasan barang berawal temuan di toko kemudian diketahui barang tersebut dibawa dengan menggunakan kapal sehingga dilakukan pemeriksaan di kapal.
"Barang-barang yang telah kita amankan ini akan dibawa ke Pekanbaru, selanjutnya barang ini mau dimusnahkan atau bagaimana kita menunggu perintah dari pimpinan," jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, diperoleh kesepakatan bersama bahwa kedepannya pihak BBPOM Pekanbaru Riau tidak lagi mengulangi hal yang sama, pihak BBPOM juga diminta terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak terkait sebelum bertindak agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Semua instansi terkait yang hadir meminta kepada BBPOM agar lebih mengedepankan kebijakan dengan mempertimbangkan kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Meranti ini.(nik)
Editor: Chaviz fernandes
Dialog Bersama Kapolda, Bermunculan Ungkapan Minta Kapolres Meranti Dicopot
10 tahun laluMeranti (POROSRIAU.com) - Setelah dini hari tadi bertakziah ke rumah duka dua korban tewas, Apri Adi Pratama (24) dan M Soleh atau sebelumnya ditulis Isnadi, sejak pagi, Jumat (25/8) digelar pertemuan di aula Hotel Grand Meranti Selatpanjang.
Tanpa Kebijakan..? Masyarakat di Wilayah Terluar Akan Terkapar.
8 tahun laluSELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Masyarakat Kabupaten Kepuluan Meranti yang tinggal di wilayah terluar, kerap menghadapi berbagai kendala dalam memenuhi kebutuhan, baik sandang maupun pangan. Berb
Absen Rakor dengan Kemendagri, Adil: Banyak Kerja
3 tahun lalu"Saya masih rapat, ini persiapan-persiapan pembahasan APBD. Banyak kerja," ujar Adil, Selasa (8/11/2022).
Putra Minta Dukungan Masyarakat Riau Agar Lolos Pada Audisi The Voice Kids Global TV Di Jakarta
9 tahun laluKarena kalau tidak ade polling sms maka tidak ade artinya perjuangan Putra di Jakarta nantinye. Dan siape saje yang minat dengan Putra, kami minta dukungan dengan mengirim SMS dukungan
Yulian Norwis Harap Event Bujang Dara Menjadi Pelopor Generasi Muda yang Berakhlak
7 tahun laluMERANTI (POROSRIAU.COM) - Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, menghadiri malam Grand Final Pemilihan Bujang Dara Kepulauan Meranti 2019, dalam ajang penetapan Bujang-Dara ya









