Kamis, 13 Juni 2024
  • Home
  • NASIONAL
  • Fadli Zon Minta Jokowi Contohkan Cara Beternak Kalajengking
Jumat, 04 Mei 2018 00:02:00

Fadli Zon Minta Jokowi Contohkan Cara Beternak Kalajengking

Oleh: Redaksi
Jumat, 04 Mei 2018 00:02:00
BAGIKAN:
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.(Foto:Int)

JAKARTA(POROSRIAU.COM) - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal tips kaya melalui racun kalajengking. Fadli meminta Jokowi untuk mencontohkan kepada masyarakat cara beternak kalajengking.

"Saya pikir pernyataan presiden ini sangat menyedihkan karena seperti garbage in, garbage out. Kalau masuk sampah, keluar sampah," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 3 Mei 2018.

Dia mengatakan, saran Jokowi tak sejalan dengan pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan. Fadli pun meminta Jokowi mempraktekan terlebih dulu beternak kalajengking.

"Selama ini buat apa pembangunan infrastruktur. Kenapa enggak dari awal saja suruh orang beternak kalajengking dan kenapa enggak presiden melakukan itu duluan," kata Fadli.

Dia menilai pernyataan memalukan dari Jokowi itu harus diusut. Politikus Partai Gerindra itu mempertanyakan kinerja tim komunikasi presiden.

"Saya enggak mengerti kenapa kok bisa ya. Timnya dari sekretariat itu kan ada banyak sekali. Ada Setneg, ada Setkab, ada KSP segala. Jadi apa yang diurusin? Masa seorang presiden bisa bicara seperti itu," ujarnya, seperti dilansir Tempo.co.

Fadli menuturkan, tak pernah ada Presiden Indonesia yang dalam sejarahnya berbicara seperti itu.

Sebelumnya saat berbicara di acara peresmian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Senin, 30 April, Jokowi berbicara soal racun kalajengking.

Saat itu Jokowi memberikan kiat kepada kepala daerah jika ingin menambah kekayaan. Dia menyarankan untuk mencari racun dari hewan kalajengking lantaran harga komoditas tersebut paling mahal di dunia. Racun kalajengking dihargai US$ 10,5 juta atau sekitar Rp 145 miliar per liter. ***

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Disentil Sekali, Fahri Hamzah Balas KPK Lima Kali

    7 tahun lalu

    Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali berseteru dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, karena nama Fahri Hamzah tiba-tiba muncul dalam persidangan kasus suap pajak yang juga melibatkan adik ipar Presiden Jokowi, Arief Budi Sulistyo.

  • Panen Raya di Desa Anak Setatah, Wabup Meranti : Pemkab siap memfasilitasi infrastruktur pendukung.

    5 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim melakukan panen raya padi di Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Pesisir,  pada Kamis (7/2/2019).     Dalam

  • Bupati Bengkalis Ikuti Rakornas Karhutla di Istana Presiden Jakarta

    7 tahun lalu

    BENGKALIS(POROSRIAU.COM) - Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama kepala daerah yang selama ini rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (23/1/2017) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Karhutla di Istana Presiden, Jakarta.

  • Amien Rais dan Prabowo Bertemu di Depan Kakbah

    6 tahun lalu

    POROSRIAU.COM--Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais bertemu di depan Kakbah, Masjidil Haram, Mekkah, Saudi Arabia, Sabtu, 2 Juni 2018. Keduanya bertemu saat sama-sama melaksanakan u

  • Ucapan Mahmud MD Sebut "Provinsi Garis Keras" Sebagai Basis Kemenangan Capres 02, Menuai Protes Keras Dari Kubu Prabowo Sandi

    5 tahun lalu

    JAKARTA (POROSRIAU.COM) - Pernyataan mantan Ketua MK, Mahfud Md, yang menyebut daerah yang dimenangkan capres Prabowo Subianto dulunya dianggap 'provinsi garis keras' jadi heboh. Kritik tet

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2024 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.