Rabu, 20 Mei 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Kapal Asing Diduga Cari Harta Karun di Lokasi Van Der Wijk Tenggelam
Sabtu, 04 Maret 2017 09:25:00

Kapal Asing Diduga Cari Harta Karun di Lokasi Van Der Wijk Tenggelam

Oleh: Redaksi
Sabtu, 04 Maret 2017 09:25:00
BAGIKAN:
int
ILUSTRASI

SURABAYA(POROSRIAU.COM)--Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut ada kapal asing berada di Perairan Sedayu Lawas, Brondong, Lamongan. Diduga, kapal ini tengah mencari harta karun di dasar laut.

Untuk memastikan kebenaran informasi itu, kata Gus Ipul, Pemprov Jawa Timur akan menyelidikinya. Kapal tersebut, informasinya berisi puluhan orang asing. Mereka, tiap hari melakukan penyelaman dan mengangkat bangkai-bangkai kapal yang ada di sekitar kawasan tersebut.

"Kita sudah dapat laporan dan akan kita cek keberadaan kapal itu," kata Gus Ipul usai mengikuti dialog pengawasan orang asing di Hotel Harris Surabaya, Jumat (3/3).

Informasi awal yang kami terima, lanjut dia, kapal itu berisi 30 orang asal China. "Informasi keberadaan kapal asing ini diterima setelah warga sekitar sempat resah karena mendapati sebuah kapal yang tak pernah sandar melainkan berhenti lama di tengah lautan," ungkapnya.

Atas keberadaan kapal asing itu, warga sekitar resah karena kapal itu sudah berada di Perairan Sedayu Lawas sejak Desember 2016. "Diduga kapal itu sengaja berhenti untuk melakukan penyelaman guna mengambil harta karun di sekitar perairan itu," katanya lagi.

Apalagi, masih kata Gus Ipul, di kawasan tersebut memang dikenal memiliki beberapa bangkai kapal. "Satu yang paling terkenal adalah Kapal Van Der Wijk yang tenggelam saat berlayar dari Surabaya ke Semarang pada 20 Oktober 1936 silam," katanya.

Kabarnya, terkait keberadaan kapal asing ini, Dinas Perhubungan juga telah mengirimkan personelnya untuk mendatangi kapal tersebut. "Mereka semua, warga asing yang berada di kapal itu, memiliki izin dari Kementerian Hukum dan HAM. Tetapi informasi ini masih akan kita dalami tujuan mereka ini," tandasnya.(merdeka)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Pulau Rupat Dikapling-Kapling Pengusaha

    10 tahun lalu

    Ah Kam, pria asli Rupat yang berdomisili di kota Dumai diduga kuat memiliki lahan perkebunan kelapa sawit dan karet mencapai 1.000 hektar berlokasi di Dusun I RT 03/RW 01 desa Dungun Baru

  • Aset Wisata yang Mengagumkan, Ciptakan Pelalawan Exotis

    8 tahun lalu

    - Indahnya alam ciptaan Tuhan yang maha Kuasa di kabupaten Pelalawan menjadi daya tarik yang sungguh mempesona. Pelalawan layak bersyukur dan berbangga hati karena Potensi alam yang terletak di teritorial kabupaten Pelalawan sungguh amat mengagumkan.

  • Direksi KLK Diminta 'Panggil Pulang" Nagen

    7 tahun lalu

    Pernyataan tegas ini disampaikan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dumai, Andi Qadri kepada wartawan menyikapi proses dugaan kasus amoral yang melibatkan Nagen, Senin (09/12/2019) kepada awak media.

  • Berikut Sejumlah Faktanya, Kepala Bayi Putus Saat Persalinan di Puskesmas Inhil

    4 tahun lalu

    Peristiwa menyedihkan kepala bayi putus saat persalinan terjadi di Puskesmas Gajah Mada pada Jumat (26/8) lalu.

  • Wakil Walikota Palu,Pasha Ungu Dilaporkan Terlibat Penggelapan Atau Penipuan

    10 tahun lalu

    Porosriau.com- Karena memberikan hadiah untuk pemenang lomba ‘Palu Nomoni International Marathon’, Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo alias Pasha diduga terlibat penggelapan atau penipua

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.