Kamis, 08 Agustus 2019 09:21:00
Komunikasi Krisis PLN Harus Diperbaiki
Kamis, 08 Agustus 2019 09:21:00
JAKARTA, POROSRIAU.COM-Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, jika komunikasi krisis PLN baik, tentunya tensi publik terhadap PLN pasca blackout semakin turun. Namun, dari amatannya, tensi negatif publik terhadap PLN semakin menjadi saja. Ini menandakan PLN tidak mempunyai strategi komunikasi saat terjadi krisis. Padahal, institusi seperti PLN yang core business melayani kebutuhan dasar manusia, komunikasi krisis adalah kunci pelayanan.
“Cara penyampaian informasi berbeda saat situasi normal dan situasi krisis. Pada situasi krisis semua informasi yang keluar terutama dari pejabat publik yang memiliki otoritas harus memiliki ‘sense of crisis’ sehingga semua informasi dan kebijakan yang keluar ke publik tidak bias apalagi ditafsirkan berbeda-beda. Ini yang tidak saya lihat dari PLN saat memberi keterangan awal terjadi black out,” ujar Fahira di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (7/8/2019).
Menurut Fahira, penyampaian informasi saat kondisi tidak normal seperti pemadaman massal listrik yang tiba-tiba kemarin harus mempunyai strategi dan menajemen atau sering disebut komunikasi krisis. Ini agar semua informasi, kebijakan, dan tindakan yang dilakukan PLN untuk menangani krisis yang terjadi akibat bencana semuanya terukur dan tepat serta membuat publik terutama mereka yang terdampak tenang dan merasa terlindungi.
Salah satu strategi yang harus ditempuh adalah keseragaman informasi, data dan menetapkan satu orang juru bicara. Lewat juru bicara inilah semua informasi terkait sebab pemadaman dan penangannya disampaikan ke publik. Jika ada stakeholder terkait lain yang ingin menyampaikan informasi harus berkoordinasi dengan PLN dan disampaikan di forum yang sama.
Fahira berpendapat saat ini, publik dibuat bingung karena terlalu banyak ‘mulut’ baik dari PLN maupun institusi diluar PLN yang bersuara mengenai sebab pemadaman. Ini menjadi persoalan karena informasinya berbeda-beda. Ada institusi yang dengan yakin mengatakan akibat pohon sengon, tetapi kemudian diragukan dan dibantah oleh institusi lainnya.
"Belum lagi soal pemadaman lanjutan dan bergilir yang informasi tidak komprehensif di mana saja. Ini semua membuat publik semakin kecewa terhadap kinerja PLN dan PLN harus segera perbaiki pola komunikasinya,” ujarnya. (GAT)
Said Asmardin Staf Ahli Bupati Ajak Tingkatkan Kebersamaan Membangun Negeri
8 tahun laluMERANTI(POROSRIAU.COM) - Staf Ahli Bupati Kepulauan Meranti Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs. Said Asmarudin MM, menghadiri acara Syukuran Hari Jadi Kecamatan Tebing Tinggi Timur yang Ke-7 Tahun 201
Diduga Cemari Lingkungan, DLH Akan Bekukan Izin Operasi PKS PTPN V Jika Tidak Ada Perbaikan
8 tahun laluDinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Personil dari Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hulu akan kembali meninjau ulang area zona Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Perkebunan Nusantara V (Persero) Sei Rokan, atas dugaan limbah yang mencemari parit, sungai kecil, hing
Johansyah Syafri: Pemkab Bengkalis Tak Tutup Mata Terhadap Kerusakan Infrastruktur
7 tahun laluPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sama sekali tidak menutup mata terhadap rusaknya sejumlah infrastruktur jalan di daerah ini. Tidak terkecuali jalan Gajah Mada yang merupakan jalan poros Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Talang Muandau.
Perjalanan Dinas Tahun 2024 Habiskan Anggaran Rp. 86,5 Milyar
10 bulan lalu“Anggaran perjalanan dinas tahun 2024 sebesar Rp. 86,5 milyar adalah angka yang cukup fantastis di saat kondisi keuangan daerah yang tidak baik-baik saja saat ini. Semestinya, pejabat memiliki kepekaan terhadap krisis atau kesadaran akan ad
Anjlok Pemilu 2019, Pendiri Demokrat Tuding Kogasma Tidak Memiliki Dampak Signifikan
7 tahun laluJAKARTA (POROSRIAU.COM) - Nama Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY kembali jadi perbincangan. Kali ini, posisi AHY sebagai Komandan Kogasma partai berlogo bintang me









