Selasa, 18 Agustus 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Tanpa Kordisnasi Dengan Pemerintah Setempat ,Warga Natuna Tolak Evakuasi WNI dari China
Sabtu, 01 Februari 2020 19:06:00

Tanpa Kordisnasi Dengan Pemerintah Setempat ,Warga Natuna Tolak Evakuasi WNI dari China

Sabtu, 01 Februari 2020 19:06:00
BAGIKAN:
harianjogya

KEPRI,POROSRIAU.COM - Ratusan warga Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menggelar unjuk rasa di kantor DPRD setempat, sejak Jumat sampai Sabtu (1/2/2020). Mereka protes karena WNI dari Cina yang dievakuasi karena kasus Corona direncanakan dikarantina di sana selama dua pekan.

 "Sejak Jumat malam sampai hari ini massa terus berdatangan ke kantor DPRD Natuna," kata Ketua KNPI Natuna, Haryadi, di Natuna, Sabtu, seperti dikutip dari Antara.

"DPRD sudah sepakat menolak karantina WNI dari Cina di Natuna," jelas Haryadi.
Warga yang demonstrasi khawatir kalau WNI tersebut tertular Corona dan akhirnya menyebarkan pula ke warga lokal. Pemerintah sendiri mengklaim WNI pulang dalam kondisi sehat.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan lokasi karantina adalah rumah sakit di pangkalan militer. Tempat ini dipilih karena cukup jauh dari permukiman warga--sekitar enam kilometer. Haryadi menyampaikan Menteri Kesehatan dan Kepala BPNB segera hadir di kantor DPRD untuk untuk bicara dengan warga.

"Kami masih menunggu kedatangan Menkes dan Kepala BPNB di sini," tambahnya.

 Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan pemerintah pusat tak pernah berkoordinasi dengan mereka. Mengutip Antara, Yuni mengatakan "kami baru tahu [kebijakan ini]".

 "Ada kesan pemaksaan kehendak," tambahnya. "Kalau terjadi apa-apa dengan masyarakat kami, siapa yang mau bertanggung jawab?" tegasnya.

Ada beberapa pertimbangan kenapa tempat ini yang dipilih. Pertama, pangkalan militer Natuna memiliki fasilitas rumah sakit yang mumpuni dengan kapasitas 300 orang. Kedua, tempat itu juga cukup jauh dari permukiman warga. Jarak pangkalan militer dengan permukiman warga sekitar enam kilometer.Selain itu, lanjut dia, letak rumah sakit di pangkalan militer tidak jauh dari jalur landasan (runway) dan hanggar pesawat.

"Natuna memiliki syarat untuk menjalani protokoler kesehatan," Hadi menyimpulkan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan pemerintah akan mengevakuasi 245 WNI yang berada di Hubei, China, hari ini menggunakan pesawat berbadan lebar milik maskapai Batik Air. Wuhan, tempat awal mula Corona, ada di provinsi ini. Evakuasi dilakukan agar WNI terbebas dari virus ini.

Namun dipilihnya Natuna ternyata tanpa koordinasi pemerintah setempat. Hal ini dikatakan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti. Juga mengutip Antara, Yuni mengatakan "kami baru tahu [kebijakan ini]". "Ada kesan pemaksaan kehendak," katanya. "Ini kebijakan dadakan yang tidak pernah disampaikan kepada kami sebelumnya.

 Kami tidak mengetahui apa alasannya." Ia lantas mengatakan Natuna belum siap karena "fasilitas kesehatan sangat terbatas." Ia juga mengatakan tak tahu apakah pemerintah pusat memikirkan upaya antisipasi bagi warga lokal. "Kalau terjadi apa-apa dengan masyarakat kami, siapa yang mau bertanggung jawab?" tegasnya. ****

  Berita Terkait
  • Pulau Rupat Dikapling-Kapling Pengusaha

    10 tahun lalu

    Ah Kam, pria asli Rupat yang berdomisili di kota Dumai diduga kuat memiliki lahan perkebunan kelapa sawit dan karet mencapai 1.000 hektar berlokasi di Dusun I RT 03/RW 01 desa Dungun Baru

  • Hadiri Kenduri Sekampung, Sekda Yulianis Berharap Pembangunan Roro Segera Dituntaskan

    8 tahun lalu

    Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, mengikuti kegiatan Kenduri Sekampung bersama Warga Desa Tj. Kulim Kec. Merbau, dihalaman MDA Jamiatul Iman, Rabu (26/12/2018).

  • Baru 8 Bulan, Kantor Desa Dayang Suri Rusak Parah

    10 tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Belum genap satu tahun kondisi bangunan gedung kantor desa/kampung Dayang Suri Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak sudah terlihat amburadul, Konon gedungtersebut baru digunakan sekitar 8 bulan oleh pihak Pemerintah Kampung (Pemkam) s

  • Roni Samudra Viral di Medsos, Masyarakat Minta Ikut Pilkada Meranti 2020

    7 tahun lalu

    MERANTI (POROSRIAU.COM) - Roni Samudra,SH (RS) merupakan sosok tokoh muda yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan masyarakat Selatpanjang sekitanrnya. Dia di kenali kalangan masyarakat sebagai or

  • Warga Terkejut, Penggantian Meteran Dilakukan Tanpa Ada Sosialisasi Oleh PLN

    10 tahun lalu

    Pergantian meteran listrik yang dilakukan PLN Rayon Rumbai terus berlanjut. Namun warga merasa kecewa lantaran penggantian meteran dari Glomet ke Itron itu sama sekali belum disosialisasikan ke warga.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.