Rabu, 23 Agustus 2017
  • Home
  • OPINI
  • Sejahtera dan Religius, Bahagia Dunia dan Akhirat
Minggu, 05 Februari 2017 15:53:00

Sejahtera dan Religius, Bahagia Dunia dan Akhirat

Oleh: Jhon Ronaldo
Minggu, 05 Februari 2017 15:53:00
BAGIKAN:
chaviz
Jhon Ronaldo

Bismillah...

Tulisan kali ini terinspirasi dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yaitu "Sejahtera dan Religius" atau yang biasa disingkat dengan istilah "Serius". Akan tetapi tulisan ini bukan untuk menafsirkan ataupun mengkritisi visi misi tersebut. Saya hanya ingin memberi pemahaman pada diri sendiri dan sedikit beropini tentang makna Sejahtera dan Religius sehingga bisa kita refleksikan pada kehidupan pribadi dan keluarga sendiri.

Bila kita cermati visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan tersebut, ‘Sejahtera dan Religius’, kita akan menemukan keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Alangkah indahnya ‘jargon’ tersebut jika benar-benar kita implementasikan dalam kehidupan, karena tidak hanya bertujuan untuk kesejahteraan hidup di dunia, tetapi juga tidak melupakan tujuan hidup kita yang sebenarnya untuk selamat dan bahagia di akhirat kelak.

Salah satu do'a yang paling sering kita ucapkan adalah do'a mohon kebahagiaan dunia dan akhirat. Bisa dikatakan setiap orang muslim pasti hapal do'a tersebut. Ya, setiap kita pasti menginginkan kehidupan yang bahagia baik di dunia maupun di akhirat. Lantas bagaimana caranya, apa yang harus kita lakukan agar bisa hidup bahagia dunia dan akhirat?

Jawaban dari pertanyaan tersebut saya kira bisa kita dapatkan dari kata Sejahtera dan Religius. Agar bahagia hidup di dunia kita harus sejahtera, dan agar selamat dan bahagia di akhirat kita harus religius.

Apa yang dimaksud dengan Sejahtera? secara sederhana sejahtera bisa diartikan suatu kondisi dimana kita bisa memenuhi segala kebutuhan hidup baik lahir maupun batin. Kita semua tau bahwa yang dimaksud dengan kebutuhan lahir adalah segala kebutuhan yang berkaitan dengan sandang, pangan dan papan atau dengan kalimat yang lebih mudah kita pahami dan cerna kebutuhan lahir itu adalah kebutuhan akan makan, minum, pakaian, tempat tinggal serta kebutuhan yang bersifat fisik lainnya. Sedangkan kebutuhan batin adalah segala kebutuhan yang berkaitan dengan hati dan perasaan atau segala kebutuhan yang bersifat non fisik, seperti kebutuhan akan rasa kasih sayang, perhatian, pendidikan dan lain sebagainya. Dengan demikian, apabila seseorang telah terpenuhi segala kebutuhan lahir dan batinnya maka bisa dikatakan dia telah sejahtera.

Bagaimana agar kita bisa sejahtera?

Jawaban dari pertanyaan tersebut sangat simpel, agar bisa sejahtera kita harus bisa memenuhi segala kebutuhan lahir dan batin. Dalam ilmu Kesejahteraan Sosial, untuk mencapai kesejahteraan itu seseorang atau kelompok masyarakat harus bisa mengoptimalkan keberfungsian sosialnya. Apabila keberfungsian sosial seseorang terhambat maka dia akan sulit untuk mencapai kesejahteraan. Keberfungsian sosial seseorang itu akan optimal apabila dia mampu menggali dan mengimplementasikan potensi diri dalam kehidupannya. Dengan mengenali potensi diri kita sendiri maka kita akan bisa berusaha dengan maksimal dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup.

 

Dalam beberapa kasus, banyak diantara kita yang tidak mampu mengenali dan mengoptimalkan potensi dirinya. Sehingga keberfungsian sosialnya terhambat dan tidak mampu mencapai kehidupan yang sejahtera. Dalam kasus ini dibutuhkan peran pihak lain baik itu pemerintah maupun swasta yang concern dalam bidang pekerjaan sosial untuk membantu mereka mengenali dan menggali potensi diri. Sehingga keberfungsian sosialnya bisa maksimal dan optimal dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup. Dengan terpenuhinya segala kebutuhan hidup tersebut, kesejahteraan hidup pun akan terwujud.

 

Selanjutnya kita sedikit bahas mengenai religius. Apa yang dimaksud dengan religius? Secara sederhana religius itu dapat diartikan sebagai kondisi dimana seseorang atau masyarakat yang menjalankan kehidupan dengan memegang teguh ajaran dan nilai-nilai agama Islam.

 

Jika kata religus tersebut kita tarik ke dalam kehidupan masyarakat Minang, maka akan kita temui kesesuaian dengan falsafah adat Minang “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK)”. Dengan berpegang teguh kepada ajaran dan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan di dunia ini, maka keselamatan dan kebahagiaan di akhirat pasti akan kita raih.

 

Sebagai penutup dari tulisan singkat ini, saya berharap semoga kita semua bisa mencapai kehidupan yang sejahtera dan bisa menjalani kehidupan ini dengan religius. Karena untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat kita tidak bisa memisahkan sejahtera dan religius.

 

Sekian    

Penulis: Jhon Ronaldo

Alamat: Muaralabuh, Solok Selatan

 

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Komisi D DPRD Provinsi Riau Kunjungan Kerja ke Negeri Serambi Mekkah

    tahun lalu

    Komisi D DPRD Provinsi Riau, jumat yang lalu, (20/5) melakukan kunjungan ke negeri serambi mekah, Nangroe Aceh Darussalam yang disambut baik oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di ruang Potensi Daerah Kantor Gubernur Aceh.

  • Wabup Said Hasyim Harap Kemajuan Negeri & Kesejahteraan Rakyat Harus Ditempatkan Sebagai Tujuan Utama

    12 bulan lalu

    Meranti (POROSRIAU.com) - Semakin menarik dan hangat pembicaraan tentang pembangunan Kabupaten Meranti kedepannya, hal tersebut sebagai pondasi awal untuk memajukan Kabupaten Meranti dalam hal pembangunan segala bidang, demikian diungkapkan Wabup H Said

  • Wabup Said Hasyim: Peringatan Hari Sumpah pemuda Jangan Hanya Seremonial Belaka Tapi Harus Dengan Aksi Nyata

    10 bulan lalu

    POROSRIAU.COM, Meranti- Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-88 Tahun 2016, upacara dalam rangka membangkitkan semangat juang generasi muda membangun negeri itu, dipusat

  • H.Muzni Zakaria : 2017, Kami Fokus Peningkatan Infrastruktur yang Bisa Menunjang Peningkatan Pariwisata

    7 bulan lalu

    SOLSEL(POROSRIAU.COM)-- Pemerintah Solok Selatan kian meningkatkan pembenahan pariwisata unggulan di daerah itu. Promosi objek wisata dan pemasaran menjadi target pariwasata daerah menggunakan spanduk, baliho, media sosial dan media cetak.

  • Wakil Bupati Himbau Masyakat Tunaikan Sholat Lima Waktu Berjamaah

    7 bulan lalu

    SOLSEL(POROSRIAU.COM)--Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman, menghimbau masyarakat dan juga keluarga besar Kementrian Agama untuk senantiasa bersama-sama mewujudkan Visi Kab. Solok Selatan, yakni Sejahtera dan Religius.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.