Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Ada 12 Titik Lokasi Judi Berkedok Gelper, Yose Minta Polresta Dan Pemko Segera Menindak
Rabu, 16 Agustus 2017 15:36:00

Ada 12 Titik Lokasi Judi Berkedok Gelper, Yose Minta Polresta Dan Pemko Segera Menindak

Oleh: Eza
Rabu, 16 Agustus 2017 15:36:00
Yose: Kalau Kapolresta tidak mampu menindak, kita minta Polda Riau copot saja
BAGIKAN:
Eza
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dari inspeksi mendadak yang sudah di lakukan, ternyata terdapat 12 titik lokasi judi berkedok gelanggang permainan (Gelper).

Menyikapi hal ini anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra terlihat geram melihat belum adanya tindakan dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru dan Pemko Pekanbaru, dalam menindaklanjuti dugaan perjudian berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) anak-anak.

Kekesalan Yose bertambah usai dirinya melakukan peninjauan di 4 lokasi gelper dari 12 titik yang dikunjunginya di Kota Pekanbaru, Selasa (15/8) siang.

" Dari sidak dilakukan dapat dilihat langsung bagaimana aktivitas dan modus gelper tersebut berada di tempat tersembunyi. Disini (lokasi gelper,red) banyak laporan masyarakat soal adanya tindak pidana perjudian. Ada transaksi hadiah untung-untungan. Kita pantau dan monitor langsung. Ada unsur judi disini (Gelper,red). Kalau Kapolresta tidak mampu menindak, kita minta Polda Riau copot saja," tegas Politisi Partai Golkar ini.

Menurut Yose, ada penyalahgunaan izin yang diberikan dalam mengungkap kasus gelper tersebut. Secara kasat mata, gelper itu mayoritas dimainkan oleh orang dewasa padahal izin yang diberikan hiburan anak-anak.

"Coba dilihat sendiri, apa ada anak-anak disitu? Ada 12 lokasi titik dengan pemilik 4 orang pengusaha yang berasal dari Dumai dan Medan," cetusnya.

Disebutkan Yose, kasus arena dugaan judi berkedok gelper ini bukanlah kasus baru. Sebelumnya pada tahun 2012 di Kota Pekanbaru, Polresta Pekanbaru sudah melakukan penyidikan. Dan hasilnya berkas P21 ada unsur perjudian disitu.

"Kita tidak mau ada penyalahgunaan izin disini. Karena jelas ada tawaran hadiah besar dan untung-untungan disini. Kalau polisi tidak mengatakan itu unsur judi, perlu ditinjau lagi jabatannya dalam mengungkap kasus ini," tegasnya.

Yose tak ingin, Kota Pekanbaru yang mermarwah dikotori dengan adanya aktivitas dugaan perjudian berkedok gelper. Sebab menurutnya, ini jelas tidak mencerminkan budaya melayu dan slogan Pekanbaru Kota Madani.

"Ini jelas penyakit masyarakat. Kita minta kaum cerdik pandai dan tokoh melayu bicara. MUI juga bicara. Karena ini (gelper) tidak mencerminkan budaya melayu," pintanya.(Eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Sidak Judi Berkedok Gelper, Pengunjung Berhamburan Keluar

    9 tahun lalu

    Banyaknya laporan masuk kepada anggota DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra terhadap praktik judi berkedok gelanggang permainan (gelper) membuat gerah dan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa titik yang dilaporkan masyarakat ini.

  • Judi Modus Gelper Tetap Buka, Polda Riau Diminta Tuntaskan

    6 tahun lalu

    Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan, praktik perjudian persis sama dengan Golden Gamezone itu juga masih aman-aman saja membuka usahanya di sejumlah titik seperti di Jalan Merdeka dan jalan Sultan Diponegoro serta di Jalan Tegalega.

  • Kompolnas Kompak Diam Sikapi Maraknya Aktivitas Perjudian di Dumai

    7 bulan lalu

    Meskipun Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo bersikap tegas memerintahkan untuk menindak tegas aktivitas perjudian,namun arahan tak sejalan dengan kondisi di lapangan. Dugaan kuat proses pembiaran oleh APH dan lembaga

  • Perjudian Gelper Harus Dituntaskan, Yose: Jika Kapolda Tak Sanggup Pulang Kampung Saja

    9 tahun lalu

    Guna mengungkap kebenaran terkait adanya dugaan praktik perjudian pada mesin elektronik di gelanggang permainan anak, lagi-lagi anggota DPRD Kota Pekanbaru untuk kedua kalinya melakukan sidak di tempat yang berbeda.

  • Praktisi Hukum: Berantas Atau Legalkan

    6 tahun lalu

    Pernyataan lugas dan tegas itu disampaikan oleh pengacara muda tersebut, menyikapi dinamika yang terjadi di tengah masyarakat terhadap kontroversi perlakuan aparat hukum terhadap Gelper

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.