Kamis, 23 Maret 2017 14:55:00
Komisi IV Kaget, 3300 Meter Kabel Lampu LED Jalan Dicopot, Roni: "Ini Merugikan Masyarakat"
Oleh: Eza
Kamis, 23 Maret 2017 14:55:00
PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Pencopotan 3300 meter kabel listrik lampu LED dan 3 unit panel kontrol Penerangan Jalan Umum (PJU) di tiga titik lokasi oleh pihak supplier, mengejutkan kalangan legislator yang ada di Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru.
"Kita akan cek kebenaran informasi itu melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru," kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel, kepada wartawan, Kamis (23/3)
Sebagaimana diketahui, proyek pengadaan lampu LED kota Pekanbaru yang dianggarkan pada tahun 2016 lalu telah selesai dikerjakan. Namun, sejak Rabu (15/3) lalu, pihak supplier telah melakukan pembongkaran kabel sepanjang 3.300 meter dan 3 unit panel kontrol PJU di beberapa titik lokasi.
Lokasi pencopotan kabel tersebut berada di jalan Semangka, jalan Dagang, jalan Fajar Ujung dan beberapa ruas jalan lainnya di Pekanbaru. Alasan pencopotan yang dilakukan supplier karena pelaksana PT OMG dan PT ACS selaku rekanan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, belum melakukan pembayaran.
"Inikan merugikan orang lain. Kenapa bisa terjadi seperti ini. Yang jelas masyarakat juga sudah dirugikan. Penerangan yang selama ini ada jadi mati. Kita minta OPD yang bersangkutan menyelesaikan persoalan ini," tegas Roni Amriel.
Dalam waktu dekat ini, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru termasuk rekanan dan penanggungjawab proyek lampu jalan LED tersebut.
"Kita akan panggil rekanan dan penanggungjawab kegiatan tersebut. Masyarakat tidak mau tahu dengan kondisi itu (lampu mati,red) Yang diinginkan masyarakat bagaimana PJU itu harus hidup untuk penerangan jalan dan keindahan kota," terang politisi Golkar ini.
Dari informasinya, pengadaan lampu LED jalan ini diketahui merupakan bantuan keuangan (bengkue) dari DPRD Riau tahun 2016 dan pekerjaannya diserahkan kepada DKP Pekanbaru (sekarang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, red)
Dinas PUPR melalui kabidnya menunjuk rekanan dalam hal ini PT OMG dan PT ACS untuk melakukan pekerjaan pemasangan. Dalam pengerjaannya, pihak rekanan yang ditunjuk menggunakan jasa PT SSJ sebagai penyedia kabel dalam kerjasamanya. (Eza)
Editor: Chaviz
Pemko Nunggak PJU Hingga 19,8 Miliar, DPRD Pertanyakan Uang Pajak PJU Dari Masyarakat
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- PLN mulai memadamkan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalanan kota Pekanbaru malam tadi. Tidak menutup kemungkinan beberapa hari kedepan seluruh lampu PJU dipadamkan karena tidak ada itikad baik Pemko Pekanbaru
Pemadaman Terus Terjadi, PLN Dianggap Tak Mampu
9 tahun laluUngkapan kekesalan yang mendalam dan hanya bisa berkata, Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amril SH minta PLN Ara Kiri (Bunuh diri) saja. Pasalnya persoalan listrik seperti pemadaman masih saja dilakukan PLN sampai hari ini yang diketahui sudah te
PLN Beralasan Gangguan, Managemen PLN Pekanbaru dicecar Komisi IV
10 tahun laluGerah dan seringnya listrik padam di Kota Pekanbaru, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (10/11) pagi, memanggil manajemen PLN Area Kota Pekanbaru, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP). Alhasil PLN ungkapkan alasan klasik seperti ada gangguan.
DPRD Warning PLN, Roni: Pisahkan Mana Kepentingan Umum, Mana Kepentingan Pribadi
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Lagi-lagi Pekanbaru gelap gulita akibat Lampu Jalan Umum di padamkan PLN karena menunggak. Pasalnya terkait tunggakan PJU ini, Pemko hanya mampu membayarnya hingga bulan September, tapi tiga bulan terakhir Oktober, November, De
Warning Pemko, DPRD Minta Maksimalkan Penyerapan Anggaran APBD 2017
9 tahun laluKetua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amril SH mengungkap dari tiga SKPD yang diundang oleh Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru ternyata belum ada satu dinas pun yang melakukan Penyerapan anggaran.









