Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Menkumham Kecewa dengan Kinerja Petugas Rutan Sialang Bungkuk
Minggu, 07 Mei 2017 15:24:00

Menkumham Kecewa dengan Kinerja Petugas Rutan Sialang Bungkuk

Oleh: Redaksi
Minggu, 07 Mei 2017 15:24:00
BAGIKAN:
tnc
Konfrensi pres di Rutan, Minggu (7/5/2017) siang.

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Terkait masalah keluhan tahanan yang berada didalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sialang Bungkuk, menyebabkan larinya 448 orang napi. Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly merasa kecewa dengan adanya tindakan petugas diluar prosedur.

"Sedih rasanya mendengar keluhan mereka (Tahanan,red). Kenapa tidak, didalam Rutan kita temukan adanya kegiatan pungli,"ungkap Yasonna kepada awak media dalam konfrensi pres di Rutan, Minggu (7/5/2017) siang.

Selama lebih dari satu jam, Yosonna mendengarkan keluhan tahanan, mengapa melarikan diri dari Rutan. Selama ini mereka diberikan pelayanan yang tidak layak semestinya. 

"Dari pengakuan tahanan, pelayanan yang diberikan petugas Rutan kepada mereka sudah diluar batas. Disamping itu juga mereka dimintai sejumlah uang jika menginginkan tempat yang layak. Terhadap makan, nelpon keluarga dan bertamu dikenakan biaya,"kesal Yasonna.

Sementara, kegiatan pungli ini justru malah dilakukan oleh beberapa oknum petugas Rutan itu sendiri, tahanan sengaja ditempatkan dikamar yang lebih padat sehingga berdesak-desakan dengan tahanan lainnya.

Yasonna juga memintak kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara agar secepatnya dilakukan penyidikan terhadap adanya kegiatan pungli didalam Rutan. Aksi pungli yang dilakukan oknum petugas Rutan ini diduga sudah berlangsung lama.

"Saya aja baru tau di Rutan ini ada punglinya. Ini harus diselesaikan secara pidana, dan minta kepada Kapolda Riau harus diselesaikan," tegas Yasonna.

Sejauh ini, aksi petugas yang melakukan pungli terhadap tahanan Rutan, sewaktu pemindahan kamar, menelpon keluarga dan jam berkunjung. Itu dimintai sejumlah uang. Sementara itu pelayanan yang dilakukan oknum petugas juga dinilai ekstrim terhadap tahanan.

"Dari situlah terjadi keinginan memintai uang kepada tahanan yang merasa risih ditempat yang padat. Sehingga mereka yang ingin pindah kamar, dimintai uang dengan anggaran Rp 1 juga sampai Rp 3 juta perorang untuk mendapatkan tempat yang nyaman," pungkas Yasonna.

Yasonna datang ke Rutan didampingi oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Irjen Zulkarnain, Danrem 031 Wirabima dan jajaran Forkopimda. (Tnc/halloriau.com)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Riau Dicopot

    9 tahun lalu

    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mencopot Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Riau, Ferdinand Sinaga, akibat dari kaburnya ratusan narapidana yang dipicu pungutan liar di Rumah Tahanan Kelas II-B Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau.

  • Pungli di Rutan Sialang Bungkuk, Polisi Periksa 20 Saksi

    9 tahun lalu

    Polda Riau telah memeriksa 20 saksi terkait kasus dugaan pemerasan dan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan petugas Rumah Tahanan Klas II-B Sialang Bungkuk, Pekanbaru. Namun, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

  • Komisi III DPR RI Tinjau Rutan Sialang Bungkuk

    9 tahun lalu

    Terkait kasus kaburnya sejumlah narapidana di Rutan Kelas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru beberapa waktu lalu, Komisi III DPR RI meninjau langsung ke Rutan Sialang Bungkuk di dampingi langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain, Senin (16/5) sekitar puk

  • Napi Rutan Sialang Bungkuk Kabur Lagi

    9 tahun lalu

    Pelaku kabur melewati tembok antara Blok A dan Blok B dengan menggunakan kain sarung.

  • Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Tertangkap Basah Bawa Sabu

    9 tahun lalu

    Kedapatan membawa bungkusan kecil yang diduga berisikan narkoba jenis sabu-sabu, Ibu Rumah Tangga (IRT) yang merupakan salah seorang pengunjung Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru dibekuk Polsek Tenayan Raya. Senin (14/08)

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.