Kamis, 30 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Mulyadi: Pengusaha Hiburan Malam yang Tidak Mau Ikut Aturan Angkat Kaki Saja dari Kota Bertuah
Senin, 05 Juni 2017 15:37:00

Mulyadi: Pengusaha Hiburan Malam yang Tidak Mau Ikut Aturan Angkat Kaki Saja dari Kota Bertuah

Oleh: Eza
Senin, 05 Juni 2017 15:37:00
BAGIKAN:
int
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Mulyadi Amd.

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Meski saat ini bulan Ramadhan, masih ada tempat hiburan malam, kafe dan warung remang-remang yang beroperasi saat bulan ramadan. Hal ini jelas mendapat kritikan keras dari kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Mulyadi Amd. Ia meminta agar ada tindakan tegas kepada para pelaku usaha tempat hiburan malam, kafe dan warung remang-remang yang tidak bisa mengikuti aturan Pemerintah Pekanbaru, seperti yang terjadi di kawasan Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki pada minggu (4/6) dini hari.

" Tempat hiburan malam, warung remang-remang dan kafe yang tidak bisa ikut aturan yang ada di Pekanbaru harus ditindak tegas, kalau tetap membandel dan beroperasi saat ramadan lebih baik angkat kaki saja dari Kota bertuah ini," kata Mulyadi.

Untuk itu, Lanjut Mulyadi pengawasan oleh intansi terkait harus dilakulan secara intens, langkah ini untuk menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadadah puasa ramadhan dan pelaku usaha yang ada di Pekanbaru taat aturan.

"Setidaknya ada puluhan tempat hiburan, termasuk karaoke keluarga harus tutup saat ramadhan, maka kita himbau intansi terkait termasuk pihak kepolisian harus melakukan pengawasan secara intens jam operasionalnya, apalagi yang kedapatan jual minuman keras harus ditindak tegas," pintanya.

Tidak hanya tempat hiburan malam, pemerintah kota Pekanbaru dalam hal ini Satpol PP juga diharapkan bisa menyisir rumah makan dan sejenisnya yang masih buka disiang hari selama ramadan terkecuali rumah makan non muslim.(Eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Ahmad Bilal : Yudha Jangan Permalukan Walikota

    4 tahun lalu

    Kinerja Yudha Pratama Putra sebagai KaSatpol PP Kota Dumai dinilai lemah, yang berpotensi menjatuhkan marwah kepala daerah. Disatu sisi terkesan garang dengan pedagang kaki lima, disisi lain dengan pengusaha hiburan malam dibuat tak berdaya. Jika tak mamp

  • Pesta Nikah Pakai Organ Tunggal di Masjid, Jamaah Merasa Terhina

    8 tahun lalu

    PADANG(POROSRIAU.COM) - Resepsi pernikahan yang digelar di lantai II Masjid Nurul Iman Padang, Sumatera Barat, menjadi bahan perbincangan banyak orang sempat viral di media sosial.

  • Polisi Tewas di Dream Box Dumai, SP3 "Kado Pahit" HUT Bhayangkara

    10 bulan lalu

    SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) dalam konteks hukum pidana dapat menimbulkan kontroversi jika dianggap tidak adil. SP3 mengakhiri proses penyidikan suatu perkara, dan alasan penerbitannya seringkali menjadi sorotan, terutama jika melibatk

  • LAMR Kota Pekanbaru: Apa Sebenarnya Kota Madani Itu?

    8 tahun lalu

    Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Pekanbaru ke-234, yang digelar di DPRD Pekanbaru, Sabtu (23/6) berjalan sukses. Meski jadwal pelaksanaan sempat diundur, namun dihadiri semua pejabat yang diundang.

  • Pemko Pekanbaru Diminta Tindak Tempat Hiburan Nakal

    8 tahun lalu

    Tumbuh suburnya tempat hiburan malam di kota Pekanbaru tentunya tidak luput dari aturan perizinan. Hanya saja, fakta di lapangan tak sedikit para pengusaha Hiburan yang tidak mentaati aturan main yang telah diterapkan. Terutama perihal izin operasional.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.