Senin, 20 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Tarif Parkir Sepeda Motor di Belakang MP Rp2000, DPRD Ingatkan Warga Jangan Mau Bayar
Rabu, 05 April 2017 16:00:00

Tarif Parkir Sepeda Motor di Belakang MP Rp2000, DPRD Ingatkan Warga Jangan Mau Bayar

Oleh: Eza
Rabu, 05 April 2017 16:00:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi juru parkir

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Pengendara sepeda motor, Novi (25) mengaku kaget dengan tarif parkir yang diterapkan oleh Juru Parkir (Jukir) yang berada di Jalan Teuku Umar tepat di belakang Mal Pekanbaru dan depan Hotel Grand Zuri. Saat mengeluarkan uang parkir Rp1000 juri parkir menolaknya. Dan jukir mengatakan biaya parkir sebesar Rp2000 unruk satu kali parkir.

Sempat terjadi cekcok antara warga dan juru parkir mengenai tarif parkir yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut. Karena tak ingin ribut, Robi memutuskan membayar tarif parkir yang diminta oleh Jukir itu.

"Biasanya parkir sepeda motor cuma Rp1000, darimana pula tarif parkir sudah Rp2000. Saya minta karcisnya petugas parkir itu beralasan kalau karcis habis," ucap Novi. 

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafis, saat ditemui di DPRD Pekanbaru, mengatakan, sampai hari ini, tarif retribusi parkir jalan umum masih berlaku sama. Dimana, kendaraan roda dua Rp1000 dan kendaraan roda empat Rp2000.

"Saya menghimbau masyarakat jangan mau membayar tarif parkir melebihi ketentuan yang telah ditetapkan," ucap Zulfan.

Dikatakannya lagi, persoalan retribusi parkir ditepi jalan umum hingga saat ini masih terjadi banyak kelemahan. Menurutnya, sistem yang diapakai saat ini masih menggunakan sistem Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang dihitung berdasarkan titik yang dikelola oleh masing-masing koordinator.

"Kalau juru parkir tidak memberikan karcis parkir jangan dibayarkan. Karena disitulah pendataan dilakukan. Berapa retribusi parkir ditepi jalan umum yang masuk. Kita minta Dishub pantau koordinator masing-masing parkir. Jangan mau kita diatur sama mereka (jukir,red)," tegasnya.

Dalam Upaya Penindakan

Kepala UPTD Parkir Dishub Kota Pekanbaru, Bambang Armanto SH saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut menyebutkan, laporan tentang pemungutan yang tidak sesuai ketentuan tersebut, sudah diketahuinya. Pihaknya, sudah melakukan upaya untuk melakukan penindakan.

"Itu (titik lokasi belakang MP dan sekitarnya,red) dalam pemetaan. Kita sudah bentuk tim yustisi. Tinggal turun saja," jelas Bambang.

Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan teguran terhadap jukir-jukir nakal yang tersebar dibeberapa titik lewat surat edaran. Namun dia menilai hal itu ternyata tidak menimbulkan efek jera.

"Harusnya hari ini kita turun memantau dan melakukan penindakan. Saya sudah koordinasikan dengan satpol PP dan kepolisian. Dan saya sendiri ingin ini ada efek jeranya," cetusnya. (Eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Bambang: Parkir Rp 2 Ribu, Pemerasan, Lapor Polisi

    9 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM)- Persoalan tarif parkir dilapangan, khusus roda dua dengan biaya sebesar Rp 2 ribu, menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Pasalnya, hingga saat ini, masyarakat selalu diminta oleh oknum

  • Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti

    9 tahun lalu

    SELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20

  • PT Pelindo I Sosialisasi Tarif Pas Masuk Pelabuhan Selatpanjang

    9 tahun lalu

    PT Pelindo I Cabang Selatpanjang pada Kamis (26/10/2017) siang melakukan sosialisasi tentang perubahan tarif masuk pelabuhan di gedung melati Kantor Bupati, jalan Dorak.

  • Oknum Jukir Tak Bertanggung Jawab Masih Gentayangan

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Hingga kini masih saja ditemukan kondisi juru parkir (jukir) yang nekad memungut tarif parkir di luar ketentuan. Salah sarunya dapat ditemui di luar Mal SKA Pekanbaru.

  • Luar Biasa, Kepsek SLB Di Meranti Ini Saban Hari Jemput Siswa Menggunakan Gerobak

    9 tahun lalu

    Gerobak itu terbuat dari papan dengan dua roda kanan dan kiri. Gerobak kayu berwarna gelap itu ditarik dengan motor Honda Grand tahun 1992. Motor butut milik Syahrizal ini sebagai sarana transportasi buat siswa di SLB yang dia pimpin. Gerobak itu biasanya

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.