Rabu, 22 Maret 2017 21:22:00
Minim Sinyal Seluler, Warga Pinti Kayu Sulit Berkomunikasi
Oleh: Redaksi
Rabu, 22 Maret 2017 21:22:00
SOLSEL(POROSRIAU.COM)--Warga Pinti Kayu Gadang dan Pinti Kayu Ketek, Nagari Pakan Raba’a Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang di Ateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan (Solsel), mengeluhkan sulitnya berkomunikasi menggunakan Telepon Seluler (Handphone, red) dikarenakan minimnya sinyal seluler diwilayah tersebut.
Pasalnya, setiap warga yang akan menelepon harus mencari tempat-tempat ketinggian. Kesulitan soal berkomunikasi ini dikarenakan tidak ada satupun tower pemancar jaringan sinyal handphone yang berdiri di nagari tersebut.
Sebagaimana diketahui, Nagari Pakan Raba’a Timur memiliki luas wilayah 21500 meter persegi dan berpenghuni 6300 jiwa ini, merupakan salah-satu nagari yang kerap dihampiri bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor.
“bila terjadi bencana alam, kami kesulitan sekali mengabarkanya dengan cepat kepada Kecamatan maupun kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solsel. Bila terjadi kondisi seperti ini kami terpaksa harus mencari tempat yang tinggi untuk bisa berkomunikasi supaya bisa berkoordinasi dengan Kecamatan maupun Kabupaten,”kata Walinagari Pakan Raba’a Timur Yaldison, Rabu(15/3).
Lanjut Yaldison, “seperti baru-baru ini adanya warga yang meninggal dunia, mereka kesulitan memberikan kabar duka tersebut dengan segera kepada keluarganya yang dirantau,” jelasnya
Menyikapi masalah komunikasi ini, Yaldison mengaku sudah pernah melayangkan surat permohonan kepada salah satu perusahaan telekomunikasi. Namun hingga saat ini belum ada respon dari pihak perusahan tersebut.
Disinggung mengenai soal ketersediaan lahan tempat mendirikan tower, Ia mengatakan, “pemerintahan nagari siap menyediakan lahan untuk mendirikan tower pemancar, yang terpenting warganya bisa berkomunikasi dengan lancar dan bisa berselancar di dunia maya, sehingga pemerintahan nagari maupun warga tidak ketinggalan informasi dari luar,” tutup Yaldison.(A/Red)
Editor: Chaviz
Pembangunan SPAM Baru Dinilai Asal Jadi
10 tahun laluPemabangunan Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) Baru kapasitas 2 X10 liter/detik (IPA BAJA) yang belum memiliki sitem lokasi IKK di Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak yang menelan anggaran dari APBN Rp 4.826.700.000 diduga asal-asalan.
Polsek Perhentian Raja Evakuasi Jasad Yang Di Temukan Warga
10 tahun laluPolsek Perhentian Raja Kampar telah mengevakuasi Jasat / kerangka manusia yang ditemukan warga diareal kebun milik Sdr. Biar yang berlokasi di Dusun 3 Perupuk Desa Kampung Pinang Kec. Perhentian Raja Kab. Kampar.pada minggu tanggal 30/10/2016.
Ditinggal Kerja, Satu Rumah di Enok Ludes Dilalap Api
9 tahun laluINHIL(POROSRIAU.COM)-- Kebakaran kembali melanda Indragiri Hilir (inhil), kali ini menimpa satu unit rumah kayu, milik Miskon (45 tahun), warga Parit H. Siddik, Desa Sungai Rukam, Kecamatan Enok,Senin (30/01/2017).
Diterjang Pasang Besar, Sejumlah Ruas Jalan di Tembilahan Terendam
9 tahun laluTEMBILAHAN(POROSRIAU.COM)- Seperti biasa saat pasang dalam tiba beberapa ruas jalan di kota Tembilahan kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tergenang air . Naiknya air pasang kepermukaan jalan terhitung sejak hari jum'at hingga senin sore kedalaman menc
Tower Base Transceive Station di Sei Juling Mulai Resahkan Warga, DPRD Bersama Koinfo Sekda Kab. Meranti Menggelar Hearing
8 tahun laluSELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Komisi II DPRD bersama Koinfo Sekda Kab. Meranti akhirnya menggelar Hearing terkait tower base transceive station (BTS) , milik PT. Satu Nol Micro Sistim beralam









