Selasa, 01 November 2016 12:40:00
Kawasan Rawa Seribu Mahato Beralih Fungsi Jadi Perkebunan Kelapa Sawit
Pemkab Rohul Upayakan Pengembalian Fungsi Kawasan Rawa Seribu
Oleh: Toni
Selasa, 01 November 2016 12:40:00
Kawasan Rawa Seribu Mahato Beralih Fungsi Jadi Perkebunan Kelapa Sawit
ROHUL(POROSRIAU.COM)- Dengan telah beralih fungsi kawasan Rawa Seribu menjadi lahan perkebunan kelapa sawit yang berdampak pada musnahnya Habitat Ikan Arwana jenis Golden Red di Hutan Produksi Terbatas (HPT) Mahato Kanan Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu.
Pemerintah daerah melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rohul akan berupaya secara bertahap untuk menyelamatkan habitan ikan arwana dan mengembalikan fungsi kawasan Rawa Seribu.
Pasalnya, luas kawasan rawa seribu di HPT Mahato Kanan yang ditetapkan seluas 3.700 Hektar (Ha) tidak sesuai lagi dengan terbitnya Peraturan Bupati Rohul nomor 169 tahun 2009 tentang Penunjukan HPT Mahato Kanan untuk pelestarian ikan arwana tersebut.
Karena kondisi di lapangan saat ini, luas kawasan rawa Seribu tempat habitatnya ikan arwana hanya tersisa lebih kurang 300 Ha.
Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Rohul untuk mengembalikan fungsi kawasan Rawa Seribu dengan melakukan normalisasi sungai di kawasan Rawa Seribu Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara sepanjang 6 km.
Sri Hardono Kepala Dishutbun Kabupaten Rohul mengatakan“Pada tahun ini, kita sudah lakukan normalisasi sungai di Kawasan Rawa Seribu Mahato sepanjang 270 meter dari panjang sungai 6 Km. Dengan lebar 3 hingga 4 meter, dan kedalaman 3 meter pada kegiatan normalisasi sungai tahap I yang dananya bersumber dari APBD Rohul 2016 sebesar Rp63 juta,” ungkapnya didampingi Kasi Advokasi dan Penyidikan, Samsul Kamar, Senin (31/10/2016).
Menurutnya, untuk program lanjutan normalisasi sungai di kawasan Rawa Seribu, akan diusulkan pada APBD Rohul 2017, dengan panjang normalisasi sungai disesuaikan dengan kemampuangan keuangan daerah.
“Secara bertahap kita berupaya dengan kegiatan normalisasi sungai, dapat mengembalikan fungsinya seperti semula. Sekarang kanal-kanal kecil sudah tertutup dan sungai sudah dikembalikan kesemula dari kegiatan normalisasi yang kita lalkukan,” tuturnya.
Samsul Kamar menjelaskan, "program normalisasi sungai di kawasan rawa seribu akan dilakukan hingga ke hulu sungai.
Kemudian, sisi kiri-kanan sungai akan ditanami pohon pelindung, sehingga kegiatan normalisasi sungai di Rawa seribu bisa benar-benar kembali ke fungsi awal untuk konservasi ikan arwana jenis Golden Red yang hanya ada di Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara.
"Sehingga kedepan habitat ikan arwana terbaik Nomor dua setelah Kalimantan itu, bisa kembali hidup dan berkembang di sepanjang aliran Sungai di kawasan Rawa Seribu Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara." jelasnya. (toni)
Editor: Chaviz
PT SKY Gelar Syukuran Keberhasilan Dalam Melakukan Ekspor Cangkang Sawit ke Luar Negeri dan Launching Procjet Black Pellet
4 tahun laluPT Senergi Kharisma Yuda (SKY), Selasa pagi (14/6/2022) melakukan syukuran atas keberhasilan atau keberkahan dalam mengekspor cangkang sawit ke beberapa negara selama dalam satu tahun belakangan ini
Warung Remang-Remang Mulai Menjamur Di Rohul
10 tahun laluKabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebagai daerah yang dijuluki negeri seribu suluk, yang sangat kental nuansa islaminya, saat ini telah menjadi salah satu kota tujuan wisata religi bagi masyarakat luar Kabupaten Rohul bahkan luar provinsi Riau untuk berkun
Menuju Swasembada Pangan, Pemkab Rohil Berbenah Disektor Pertanian Dan Perkebunan
9 tahun laluProgram ketahanan pangan dimasa kepemimpinan Bupati Rohil H Suyatno terus mengukir prestasi dengan keberhasilnya membina berbagai kelompok tani dalam memachttp://porosriau.com/editor/kcfinder/upload/images/BUP12.pngu peningkatan sektor pertanian hingga pe
Pemkab Rohul Sampaikan 11 usulan Ranperda
10 tahun laluPemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sepanjang tahun 2016 ini, sudah menyampaikan usulan 11 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Ke DPRD Rohul untuk dibahas dan disahkan menjadi Peraturan Daerah. Dari 11 Ranperda yang sudah di usulkan tersebut, baru 2
Potensi Pertanian dalam Pelalawan Makmur
8 tahun laluPertanian padi di Kecamatan Kuala Kampar tak diragukan lagi potensi yang dimiliki oleh kecamatan terluar Kabupaten Pelalawan ini, dikenal sebagai lumbung padinya Kabupaten Pelalawan, dengaan memenuhi 90 persen kebutuhan gabah daerah yang sudah berusia 18









