Rabu, 29 April 2026
  • Home
  • DUMAI
  • KPK Diminta Segerakan Proses Laporan Kasus Dugaan Korupsi Walikota Dumai
Selasa, 31 Desember 2024 14:06:00

KPK Diminta Segerakan Proses Laporan Kasus Dugaan Korupsi Walikota Dumai

Oleh: Syahrul
Selasa, 31 Desember 2024 14:06:00
• Jubir KPK : Dipastikan Belum Tahap penyidikan
BAGIKAN:
Net
Karikatur Korupsi

Sejumlah kasus dugaan korupsi menjerat Walikota Dumai, Paisal SKM. Dari tuduhan persekongkolan hingga penyalahgunaan kewenangan diduga telah menyebabkan kerugian keuangan negara hingga milyaran. Tergerusnya kepercayaan publik terhadap kemimpinan Paisal tak terelakkan. Untuk itu, KPK diminta agar segera memproses laporan  

DUMAI,POROSRIAU.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk segera memproses laporan terkait dugaan sejumlah kasus korupsi Walikota Dumai, Paisal SKM. Kasus yang menjadi perhatian publik ini diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara milyaran rupiah.

Demikian ditegaskan praktisi hukum, Noor Aufa , SH., C.LA kepada wartawan, Selasa (31/12/2024). Kasus yang dilaporkan yaitu, Pembayaran lahan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Dinas Perhubungan Kota Dumai dan dugaan penyalahgunaan kewenangan terhadap CSR Pembangunan jalan di Kecamatan Sungai Sembilan. Selain itu, ada kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait Pembangunan DIC dan kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan pada pemungutan infak beras ASN untuk kepentingan politik.

Informasi ini diperoleh wartawan dari dokumen laporan pengaduan masyarakat ke KPK  oleh Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK) Kota Dumai tertanggal 03 Februari 2023. Kemudian, KPK meresponnya pada tanggal 15 Februari 2023. Dengan nomor surat R/760/PM.00.00/30.35/02/2023, KPK meminta pelapor untuk melengkapi dokumen pendukung dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan, antara lain uraian fakta peristiwa dan data atau informasi yang relevan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan. Memenuhi permintaan KPK, ARUK kemudian melengkapi dokumen pengaduan tersebut pada laporan kedua tertanggal 13 Oktober 2023.

Dijelaskan Noor Aufa, kondisi hari ini, kasus dugaan korupsi Walikota Dumai, Paisal telah menjadi perhatian publik yang tentu ini berdampak terhadap kepercayaan piblik terhadap pemerintah Kota Dumai. “Mempercepat proses laporan itu merupakan Langkah tepat yang harus dilakukan oleh KPK. Jangan sampai kepercayaan publik runtuh terhadap pemerintah Dimana pemimpinnya tersandung kasus dugaan korupsi,” terang Noor Aufa

Dijelaskan Noor Aufa lebih lanjut, sebagai langkah berikutnya, setelah kasus tersebut dilaporkan, seharusnya pelapor melakukan konfirmasi ulang terkait perkembangan pelaporan yang telah dilaksanakan.

”Apakah  sudah sampai ke tahap penyelidikan atau masih dalam proses pengaduan belaka. Proses ini harus ditanyakan oleh pihak pelapor,”jelasnya

Dipihak lain, juru bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto saat dikonfirmasi wartawan terkait sejauh mana proses laporan tersebut, pihaknya menjelaskan tidak memiliki akses terkait pelaporan yang masuk. “Saya tidak memiliki akses terkait pelaporan yang masuk maupun perkara ditahap penyelidikan. Yang jelas, belum ada perkara dimaksud di tahap penyidikan,” terangnya

Dipihak lain, sangat disayangkan, dalam hal penguatan informasi, Walikota Dumai, Paisal SKM terkesan menutupi. Soalnya,alih-alih menjawab konfirmasi wartawan melalui Whatts Up terkait laporan tersebut, Paisal mengambil sikap memblokir nomor kontak wartawan. Hal serupa juga terjadi saat wartawan melakukan konfirmasi kepada Ery Makmur.  Tidak ada jawaban saat dikonfirmasi melalui WA dan tidak mengindahkan panggilan telpon, selanjutnya juga memblokir nomor kontak wartawan. (rul)

 

Editor: Syahrul

Sumber: Dokumen dan konfirmasi

  Berita Terkait
  • Gesa Proses Percepatan Kasus Dugaan Korupsi Walikota Dumai, AMAK Segera Sambangi KPK

    tahun lalu

    Tak ingin kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Dumai, Paisal SKM berlarut-larut, Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Riau akan menggesa proses percepatan penuntasan kasus tersebut dengan upaya menyambangi KPK

  • Awasi Praktik Kotor Auditor di Pemeriksaan Keuangan Pemko Dumai

    11 bulan lalu

    Dibalik suksesnya Tim auditor BPK berjumlah 6 orang menguak ketidakberesan penggunaan keuangan APBD Pemko Dumai tahun 2024,muncul keraguan tentang integritas pejabat BPK terkait pengkondisian audit. Di beberapa studi kasus,kerap terjadi praktik kotor aud

  • Diduga Hilangkan Barang Bukti, Kejari Diminta Periksa GM Pertamina Dumai

    9 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU COM - Forum Aksi Peduli (FAP) Tenaga Kerja Lokal (Tekal) Dumai meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) agar memeriksa General Manager (GM) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II

  • Kejari Dumai Proses Dugaan Korupsi Alkes RSUD Dumai

    7 bulan lalu

    Kejaksaan Negeri Dumai bergerak cepat memproses kasus dugaan permufakatan jahat pengadaan alkes RSUD Dumai. Pasca dilimpahkan dari Kejati Riau tertanggal 18 September 2025, telah dilakukan puldata dan pulbaket terhadap dugaan penyimpangan pengadaan MOT t

  • Taring Kejari Diuji, Proyek MOT RSUD Dumai Antara Dugaan Korupsi atau Gratifikasi

    6 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Penanganan laporan dugaan penyelewengan pengadaan alat medis bedah di Rumah Sakit Umum Daerah Dumai, Suhatman Mars, hingga kini masih jalan di tempat.  Kendati, pih

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.