Kamis, 04 Juni 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Oknum ASN Pemko Dumai Diduga Intimidasi dan Usir Jurnalis Perempuan Saat Liputan
Senin, 07 November 2016 14:57:00

Oknum ASN Pemko Dumai Diduga Intimidasi dan Usir Jurnalis Perempuan Saat Liputan

Senin, 07 November 2016 14:57:00
BAGIKAN:

DUMAI (porosriau.com) - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, diduga telah melakukan intimidasi terhadap junalis perempuan. Hal itu dilakukan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kabid PPA) Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Anak dan Perempuan Kota Dumai, Irfan Wahyudi terhadap Vivi Mulfita Sari dari spiritriau.com.

Hal itu terjadi saat peliputan Peluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA) di Malaka Room, Hotel, Senin (7/11/2016).

"Saat itu saya sedang duduk dan berbicara sama salah satu Humas Pemko Dumai. Tiba-tiba dia (Irfan) menghampiri saya sambil mengatakan, ngapain kau (Vivi) datang kesini, aku (Irfan) kan tidak undang kau, aku hanya undang Dian," ujar Vivi menceritakan kepada GoRiau.com, sebagaimana yang dikatakan Irfan terhadap dirinya saat itu.

Padahal kegiatan Peluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA) masuk dalam agenda Humas Pemko Dumai. Lalu mengapa Irfan mempertanyakan kehadiran jurnalis lainnya dalam kegiatan tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kabid PPA Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Anak dan Perempuan  Kota Dumai, Irfan Wahyudi menjelaskan, bahwa dirinya membantah telah mengintimidasi dan mengusir Vivi.

"Intinya saya tidak ada mengusir (Vivi), saya tidak menyebutkan nama wartawan. Hanya saja, saya bilang dengan Vivi, ngapain datang ke sini vi, saya tidak undang vivi, saya hanya undang Dian," ungkap Irfan.

Kembali dijelaskannya, karena acara cukup sibuk saat itu, dirinya pun sebenarnya tidak ada maksud untuk mengintimidasi dan mengusir jurnalis.

"Saya sudah meminta maaf dihadapan semua wartawan (jurnalis) lainnya tadi. Mungkin bahasa saya dengan Vivi saat itu salah dan tidak pada tempatnya. Sekali lagi, saya meminta maaf atas kejadian tersebut," jelasnya. ***

Editor: Mus.R

Sumber: GoRiau

  Berita Terkait
  • Aku kan tak Undang Kau...

    10 tahun lalu

    Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, sangat menyayangkan dugaan intimidasi yang dilakukan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kabid PPA) Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Anak dan Perempuan Kota Dumai

  • Bayar Parkir Tanpa Diberi Karcis, Warga Dumai Mengeluh

    10 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Pengutipan uang parkir kendaraan yang dilakukan oleh para juru parkir di Kota Dumai, sebahagian besar tidak menggunakan karcis retribusi, padahal Dinas Pendapatan Daera

  • Diduga Rekayasa Kasus Baznas Dumai, Ardi Sebut Seizin Jaksa

    3 tahun lalu

    Perencanaan atas dasar kejahatan atau persekongkolan terindikasi kuat pada kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan Baznas Dumai Tahun Anggaran 2019 hingga 2021 yang berdampak timbulnya kerugian keuangan negara sebesar Rp1.420.405.500,00. Ardi

  • Walikota Dumai Paisal dan Ery Makmur Dilaporkan ke KPK

    tahun lalu

    Indikasi rekayasa pengadaan dan pembelian lahan TPR Dishub kota Dumai begitu terasa. Dugaan kolusipun menyeruak ke permukaan. Indikasi pemufakatan jahat pada pengadaan lahan ini kemudian diadukan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

  • Pembayaran Lahan TPR Dishub Diduga ‘Pakdul’ Dana Pembangunan DIC

    tahun lalu

    Dugaan persekongkolan menggarong uang negara pada pengadaan lahan TPR Dinas Perhubungan Kota Dumai bikin geleng-geleng kepala. Tak hanya pada pola merekayasa pengadaannya, uang yang digunakan untuk pembayaran lahan juga diduga memakai dana Pembangunan DIC

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.