Jumat, 23 Januari 2026 09:05:00
Soal Adu Mulut Pasien dan Karyawan Awal Bros, Management Mengaku Sudah Selesai
Jumat, 23 Januari 2026 09:05:00
DUMAI, POROSRIAU.COM - Direktur Rumah Sakit Awal Bros Dumai, dr Avandra melalui humasnya Agum Faisal mengaku insiden adu mulut antara pasien dan petugas pelayanan ruang farmasi sudah selesai, antara pihak sudah ketemu dan saling memaafkan.
"Kita (RS Awal Bros) telah meminta maaf kepada pasien dan perusahaan atas insiden Rabu ( 21/01) kedua belah pihak sudah ketemu dan saling memaafkan," ungkap Agum Faisal Humas Umah Sakit Awal Bros , kamis (22/01) melalui sambungan teleponnya.
Menurut, Agum Faisal, saat ini, tidak ada lagi perselisihan diantara kedua belah pihak, keduanya sudah melakukan komunikasi secara langsung.
"Kita sudah melakukan mediasi antara pasien dan petugas pelayanan. Bahkan dihari yang sama sama kita juga meluruskan dengan pihak perusahaan pasien," jelas Agum tanpa merinci punca persoalan sebenarnya.
Agum Faisal juga menegaskan, setelah dilakukan mediasi, tidak ada lagi perselisihan antara kedua belah pihak. Bahkan, semua sudah berjalan normal seperti biasa .
"Untuk sekarang juga sudah tidak ada lagi perselisihan antara kami pihak Rumah Sakit dengan pasien maupun perusahaan. semua sudah berjalan dengan baik," jelasnya.
Atas insiden tersebut, pihak Rumah Sakit Awal Bros, menurut Agum Faisal, akan melakukan evaluasi atas prosedur dan standar pelayanan lebih baik lagi kedepannya.
"Kami dari pihak Rumah Sakit akan melakukan evaluasi kinerja kami,
agar kedepan bisa lebih baik lagi," tegas Agum.
Sebagaimana diketahui, sekira pukul, 11.00, Rabu (21/01) Insiden kurang menyenangkan terjadi di ruang pelayanan farmasi Rumah Sakit Awal Bros Dumai hingga menjadi tontonan keluarga pasien lain.
Kejadian ini memicu sorotan publik, kinerja dan standar serta profesionalisme management Rumah Sakit Awal Bros Dumai di pertanyakan.
Terlihat, seorang wanita terlibat cekcok mulut dengan karyawan pelayanan farmasi saat antrian obat. Wanita tersebut terlihat kesal karna terlalu lama menunggu antrian obat sementara karyawan farmasi terlihat duduk santai.
Suami wanita tersebut diduga karyawan PT WL terlihat menahan sakit ikut tersulut emosi karena melihat istrinya adu mulut dengan karyawan farmasi.
Situasi yang awalnya tenang mendadak mencekam saat pasien kembali melemparkan obat yang diberikan oleh petugas ke arah meja farmasi, Tak berhenti di situ, ia juga menyapu sejumlah barang di atas meja farmasi ke arah petugas di balik kaca pelayan.
Ketegangan memuncak saat dua petugas rumah sakit mencoba menenangkan pasien.
Dengan nada tinggi, pasien tersebut meluapkan kekecewaannya yang mendalam atas perlakuan staf farmasi yang dinilai tidak peka terhadap kondisi pasien yang sedang sakit.
”Kalian sudah lama duduk di situ kan ? Saya datang ke sini itu sakit, bukannya tidak sakit ! Ini kurang ajar namanya, Saya dari tadi menunggu lama, kalian diam saja, Saya tidak terima diginiin, saya komplain ! Saya akan ngomong dengan perusahaan saya !” tegas wanita tersebut.
Anwar, (56) salah seorang warga yang ikut antri mengambil obat, mengaku kaget melihat kejadian tersebut, karena salah seorang pasien tiba tiba mengamuk di ruang pelayanan farmasi.
"Saya kaget pak, tiba tiba ada keluarga pasien mengamuk diruang farmasi," ungkapnya. (54f)
Pasien Mengamuk di RS Awal Bros! Terlalu Lama Antri Obat, Kinerja Management Disorot
4 minggu laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Kinerja Management Rumah Sakit Awal Bros Dumai, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, salah seorang pasien diduga karyawan salah satu perusahaan di kota Dumai, mengamuk saat
Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga
9 tahun laluTernyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt
Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Rangkul Pemkab Rohul
9 tahun laluBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan merangkul Pemerintah daerah kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dalam mensosialisasikan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta yang bergabung.
Izin Mati Dua Tahun, Kimteng Tetap Beroperasi
9 tahun laluPEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walau izin yang dikantongi mati selama dua tahun, namun kedai kopi Kimteng di Jalan Senapelan, Kecamatan Senapelan yang dianggap menjadi ikon Kota Pekanbaru, tetap beroperasi.
GM Wilmar ‘Bungkam’ Soal Meninggalnya Pekerja di Kawasan Perusahaan
10 bulan laluPT Wilmar Grup terkesan menutup-nutupi kasus kecelakaan kerja yang mengakibatkan kehilangan nyawa.GM PT Wilmar Grup, Simon Panjaitan, memilih bungkam saat dikonfirmasi. Peristiwa kecelakaan kerja di kawasan perusahaan yang mengakibatkan nyawa pekerja mel









