Minggu, 19 Mei 2019
  • Home
  • SIAK
  • Pembangunan Sarang Walet di Temusai Resahkan Warga, Camat Bungaraya: Urus Izin Dahulu Baru Bangun!
Senin, 30 Juli 2018 15:25:00

Pembangunan Sarang Walet di Temusai Resahkan Warga, Camat Bungaraya: Urus Izin Dahulu Baru Bangun!

Oleh: koko
Senin, 30 Juli 2018 15:25:00
BAGIKAN:
Pembangunan sarang walet di RT 02/ RW 05, Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak.(Foto:Koko)

SIAK(POROSRIAU.COM)--Pembangunan sarang walet di RT 02/ RW 05, Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak Riau diduga tak miliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pasalnya, pada bangunan tersebut tidak tampak papan plang yang menunjukkan bangunan itu sudah dilegalkan oleh pemerintah setempat.

Selain itu, proses pembangunan sarang walet itu menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Menurut masyarakat, dengan adanya aktifitas pembangunan sarang walet itu, jalan mereka jadi hancur. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar intansi terkait bisa menertibkan bangunan yang belum memiliki izin tersebut.

“Biasanya kalau ada izinnya pasti dipasang plang IMB warna kuning dari Intansi terkait. Ini gak ada bang, berartikan belum ada izinnya nich bangunan. Kalau memang tak memeliki izin ya tolong pemerintah harus tegaslah,” kata Sugianto Kadus Teluk Musahab di halaman Kantor Penghulu Kampung Temusai Jum’at (27/7/2018) siang lalu.

Hal serupa juga diungkapkan warga lainnya, kata mereka, dengan adanya aktifitas pembangunan sarang walet itu jalan yang ada menjadi hancur.

“Mobil muat materialnya melebihi kapasitas jalan ini bang. Makanya jadi hancur jalan kami ini,” lontarnya.

Dilain pihak Asiam, warga Kecamatan Sei Apit yang mengaku sebagai pemilik bangunan tersebut mengatakan, bahwa izin bangunan miliknya itu masih dalam proses pengurusan. Ia juga membantah, jika kerusakan jalan itu bukan karena aktifitasnya, akan tetapi adanya aktifitas kendaraan pengangkut sawit yang ada di sana.

“Izinnya masih diurus kawan saya bang, kenapa bang. Kalau masalah kerusakan jalan itu saya cuman masukkan meterial aja kok, itu kena mobil PT bang,” kata Asiam saat dikonfirmasi wartawan melalui saluran telefon genggamnya.

Menanggapi masalah tersebut, Camat Bungaraya Hendy Derhavin menegaskan, pihaknya akan melakukan penertiban bilamana bangunan itu belum memiliki izin. Ia juga berjanji dalam waktu dekat ini pihaknya akan turun ke lokasi.

“Kalau memang apa yang disampaikan masyarakat Temusai itu benar, kita akan tertibkan, tunggu hari Senin besok lah kita akan turun ke lokasi,” tegasnya.

Camat juga berharap, agar masyarakat yang mendirikan bangunan di wilayah hukumnya mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Ia juga berharap, paradigma masyarakat terkait IMB harus dirubah dari yang biasanya.

“Itulah masyarakat, kalau membangun itu tidak mengurus izin terlebih dahulu. Kebisaan ini yang harus dirubah oleh masyarakat. Ikuti prosedur yang ada, urus izin dahulu baru bangun, jangan sebaliknya. Coba kayak gini, kalau sempat dirobohkan bangunan tersebut, siapa yang rugi, masyarakat sendirikan,” tukasnya. (Koko)

Editor: chaviz

  Berita Terkait
  • Belum Kantongi IMB, Pemilik Bangunan Tuding Pemerintah Lamban

    2 tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Pengerjaan bangunan Rumah dan Toko (Ruko) tepatnya di samping Pepsi Jaya kecamatan Bungaraya belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun anehnya, kondisi bangunan tersebut hampir siap dikerjakan. Tentunya, dengan kebera

  • Ini Penegasan Bupati Meranti Saat Lounching dan Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2018, Semua yang Mendirikan Bangunan Wajib Bayar Pajak

    12 bulan lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si melakukan Lounching dan penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (SPPT PBB

  • Tower Tak Berizin Menjamur di Bungaraya

    2 tahun lalu

    Sebagai penunjang kelancaran informasi, pembangunan Tower sangat dibutuhkan terutama di daerah pelosok atau pedalaman.

  • Restribusi Pajak Walet Nihil, Perda Siak Tentang Walet Diduga Mandul

    2 tahun lalu

    Maraknya pembangunan gedung Penangkaran Sarang Walet di Kabupaten Siak menuai kritikan tajam dari berbagai elemen masyarakat Siak.

  • Penangkaran Walet di Dayun Dianggap Meresahkan, Warga Lapor Jokowi

    6 bulan lalu

    Sebanyak 22 rumah toko atau ruko yang digunakan untuk penangkaran burung walet dianggap meresahkan warga Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau. Selain dibangun di pemukiman padat penduduk

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.