Minggu, 31 Juli 2016 21:58:00
Terkait Raibnya Ratusan Juta Uang Pustaka
Rn Libatkan Nama Oknum Pejabat Tinggi Dumai?
Oleh: Han
Minggu, 31 Juli 2016 21:58:00
DUMAI(PR) – Uang senilai 200 juta rupiah yang dialokasikan untuk belanja langsung maupun tidak langsung di kantor Perpustakaan dan Elektronik kota Dumai raib entah kemana.
Kejadian ini memaksa pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai memanggil Zakaria,Kepala Kantor dan Rina ,Bendahara bebarapa waktu lalu.
Ardiansyah,Kepala Seksi Pidana Khusus(Kasi Pidsus) membenarkan jika pihaknya telah memriksa kasus tersebut dan ditemukan ada penyimpangan yang dilakukan.
“Ya kami telah memanggil dua oknum PNS tersebut, dan meminta keterangan terkait kasus ini,”terangnya kepada Porosriau.com baru baru ini.
Masih menurut Ardiansyah, Rn selaku bendahara tidak mampu menunjukkan bukti yang kuat terkait penggunaan uang tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan,dia(Rn),terlihat gugup dan tidak mampu menunjukkan kwitansi sah dalam setiap pengeluaran uang,”jelasnya.
Sementara itu,Rn pada penyidik berapa waktu lalu, mengatakan uang ratusan juta rupiah itu sebenarnya sebahagian besar di pergunakan untuk oknum pejabat, namun Rn tidak membuatkan kwitansi tanda terima dan pengeluaran uang.
Namun uang keluar atas persetujuan dari perintah atasannya,Bahkan dalam pemeriksaannya Rn menyampaikan secara lisan ada berapa orang nama pejabat yang bukan merupkan Pegawai di Kantor Perpustakaan.
Pada sisi lain,Wt ibu Rn mengakui peristiwa yang melibatkan anaknya tersebut hingga sampai diperiksa oleh aparat penyidik. “Ya saya harus sampai menjual tanah untuk mengembalikan atau mengganti uang ratusan juta rupiah tersebut,”tuturnya Kamis(28/07/2016) di kediamannya.
Menurut Wt hal ini dilakukan agar anaknya tidak terlibat persoalan hukum yang berujung masuk jeruji besi. “Dari keterangan anak saya, uang tersebut dinikmati oleh oknum pejabat tak usah saya sebutkan namanya, tapi biarlah saya yang mengganti agar Rn anak saya tidak masuk jeruji besi,”ungkapnya.
Sementara itu Rn saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya enggan memberikan komentar terkait kasus yang menimpanya. “Maaf saya bukan Rn ,saya hanya orang biasa,” ucapnya sambil mematikan telepon seluler.
Editor: MU
Kerabat Walikota Diisukan Ikut Tentukan Pejabat
10 tahun laluMelalui bisikan, mereka mencoba merekomendasikan nama pejabat yang bakal dilantik nanti,
Loloskan Pokok Pikiran, Oknum Wakil Rakyat Dumai Terima Upeti
10 tahun laluDUMAU(POROSRIAU.com) – Sutrisno amggota Komisi I DPRD Kota dumai membantah dirinya mendapatkan upeti setoran Fee dari sumber dana pokok pikiran yang di perjuangkan dari partai NAS
Editorial : Siapakah yang Akan Menjadi Rival Sang PETAHANA? (Part I)
7 tahun laluPOROSRIAU.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Dumai yang dijadwalkan pada tahun 2020 mendatang, disambut apresiasi masyarakat dengan banyaknya nama nama yang mencuat dibeberapa pembe
LIRA Bongkar Kebobrokan Oknum DKP Pekanbaru
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru diduga telah melakukan mark-up terhadap harga lampu dalam pekerjaan pemasangan lampu jalan LED dengan sistem kabel udara di beberapa ruas jalan di kota Pekanbaru tahun anggaran 2016
Eko Suharjo: Partai Demokrat Tetap Komitmen Berjuang Untuk Rakyat
6 tahun laluMenjawab terkait persiapannya menghadapi Pilkada Dumai 2020, Eko Suharjo mengaku dirinya mengalir bak air saja.









